Jumat, 28 Agustus 2026
- Advertisement -

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

BENGKALIS, RIAUPOS.CO — Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyarakat membuat stok Minyakita yang disediakan cepat habis terjual.

Dalam kegiatan tersebut, bahan pangan yang dijual meliputi Minyakita dan beras SPHP dari Perum Bulog Bengkalis. Kedua komoditas itu menjadi incaran masyarakat karena harga di pasaran saat ini dinilai sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Bulog Bengkalis, Delly Bayu Putra, mengatakan pihaknya menyediakan sekitar 50 kotak Minyakita atau setara 600 hingga 720 liter minyak goreng kemasan satu liter. Selain itu, tersedia juga sekitar 600 kilogram beras SPHP.

Baca Juga:  Diduga Edarkan Obat Ilegal, Pemilik Jadi Tersangka

“Minyakita yang disiapkan langsung habis dalam waktu singkat,” ujarnya, Kamis (14/5).

Salah seorang warga Jalan Pertanian Bengkalis, Yanti, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia membeli empat liter Minyakita dengan harga Rp62 ribu, yang menurutnya jauh lebih murah dibanding harga di kedai-kedai.

“Kalau di kedai sekarang bisa sampai Rp20 ribu per liter,” ungkapnya.

Yanti berharap kegiatan pasar murah dapat terus dilaksanakan agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga sesuai HET.

Delly menambahkan, Gerakan Pasar Murah dengan skala lebih besar kembali direncanakan berlangsung pada 20 Mei mendatang bekerja sama dengan DKP Bengkalis.

“Kita sudah koordinasikan dan akan menyiapkan stok lebih besar untuk kegiatan berikutnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Malam 7 Likur Bersinar, Festival Lampu Colok Bengkalis Dipadati Pengunjung

Sementara itu, Kepala DKP Bengkalis, Susy Hartati, mengakui stok Minyakita pada kegiatan sebelumnya memang masih terbatas sehingga belum semua warga mendapatkan bagian.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menambah jumlah stok pada pelaksanaan GPM selanjutnya.

“Pekan depan gerakan pangan murah kembali kita laksanakan dan stok akan diperbanyak,” kata Susy.

Ia juga menyebutkan, kegiatan GPM mendatang tidak hanya melibatkan Bulog, tetapi turut menggandeng sejumlah distributor pangan lainnya.(ksm)

BENGKALIS, RIAUPOS.CO — Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyarakat membuat stok Minyakita yang disediakan cepat habis terjual.

Dalam kegiatan tersebut, bahan pangan yang dijual meliputi Minyakita dan beras SPHP dari Perum Bulog Bengkalis. Kedua komoditas itu menjadi incaran masyarakat karena harga di pasaran saat ini dinilai sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Bulog Bengkalis, Delly Bayu Putra, mengatakan pihaknya menyediakan sekitar 50 kotak Minyakita atau setara 600 hingga 720 liter minyak goreng kemasan satu liter. Selain itu, tersedia juga sekitar 600 kilogram beras SPHP.

Baca Juga:  Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

“Minyakita yang disiapkan langsung habis dalam waktu singkat,” ujarnya, Kamis (14/5).

Salah seorang warga Jalan Pertanian Bengkalis, Yanti, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia membeli empat liter Minyakita dengan harga Rp62 ribu, yang menurutnya jauh lebih murah dibanding harga di kedai-kedai.

- Advertisement -

“Kalau di kedai sekarang bisa sampai Rp20 ribu per liter,” ungkapnya.

Yanti berharap kegiatan pasar murah dapat terus dilaksanakan agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga sesuai HET.

- Advertisement -

Delly menambahkan, Gerakan Pasar Murah dengan skala lebih besar kembali direncanakan berlangsung pada 20 Mei mendatang bekerja sama dengan DKP Bengkalis.

“Kita sudah koordinasikan dan akan menyiapkan stok lebih besar untuk kegiatan berikutnya,” jelasnya.

Baca Juga:  HPMR Bengkalis Tuntut Penambangan Pasir di Rupat Dilegalkan untuk Masyarakat

Sementara itu, Kepala DKP Bengkalis, Susy Hartati, mengakui stok Minyakita pada kegiatan sebelumnya memang masih terbatas sehingga belum semua warga mendapatkan bagian.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menambah jumlah stok pada pelaksanaan GPM selanjutnya.

“Pekan depan gerakan pangan murah kembali kita laksanakan dan stok akan diperbanyak,” kata Susy.

Ia juga menyebutkan, kegiatan GPM mendatang tidak hanya melibatkan Bulog, tetapi turut menggandeng sejumlah distributor pangan lainnya.(ksm)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS, RIAUPOS.CO — Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyarakat membuat stok Minyakita yang disediakan cepat habis terjual.

Dalam kegiatan tersebut, bahan pangan yang dijual meliputi Minyakita dan beras SPHP dari Perum Bulog Bengkalis. Kedua komoditas itu menjadi incaran masyarakat karena harga di pasaran saat ini dinilai sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Bulog Bengkalis, Delly Bayu Putra, mengatakan pihaknya menyediakan sekitar 50 kotak Minyakita atau setara 600 hingga 720 liter minyak goreng kemasan satu liter. Selain itu, tersedia juga sekitar 600 kilogram beras SPHP.

Baca Juga:  Pemkab Bengkalis Nyatakan Kesiapan Suplai 140 Ton Sampah untuk Energi Listrik

“Minyakita yang disiapkan langsung habis dalam waktu singkat,” ujarnya, Kamis (14/5).

Salah seorang warga Jalan Pertanian Bengkalis, Yanti, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia membeli empat liter Minyakita dengan harga Rp62 ribu, yang menurutnya jauh lebih murah dibanding harga di kedai-kedai.

“Kalau di kedai sekarang bisa sampai Rp20 ribu per liter,” ungkapnya.

Yanti berharap kegiatan pasar murah dapat terus dilaksanakan agar masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga sesuai HET.

Delly menambahkan, Gerakan Pasar Murah dengan skala lebih besar kembali direncanakan berlangsung pada 20 Mei mendatang bekerja sama dengan DKP Bengkalis.

“Kita sudah koordinasikan dan akan menyiapkan stok lebih besar untuk kegiatan berikutnya,” jelasnya.

Baca Juga:  Jalan Lintas Dumai Pakning Nyaris Putus

Sementara itu, Kepala DKP Bengkalis, Susy Hartati, mengakui stok Minyakita pada kegiatan sebelumnya memang masih terbatas sehingga belum semua warga mendapatkan bagian.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menambah jumlah stok pada pelaksanaan GPM selanjutnya.

“Pekan depan gerakan pangan murah kembali kita laksanakan dan stok akan diperbanyak,” kata Susy.

Ia juga menyebutkan, kegiatan GPM mendatang tidak hanya melibatkan Bulog, tetapi turut menggandeng sejumlah distributor pangan lainnya.(ksm)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari