TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk Jalan Lintas Enok RT 02/RW 02, Kelurahan Seberang Tembilahan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (2/6/2026) pagi, mengakibatkan dua unit rumah semipermanen milik warga mengalami kerusakan. Satu rumah hangus terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan cukup parah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.24 WIB. Rumah yang terdampak diketahui milik Salmiah (49), seorang ibu rumah tangga, dan Andi Jalaluddin (45), yang berprofesi sebagai pekebun.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora SIK melalui Kapolsek Tembilahan Ipda Ripal Indrawata SH MH menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui warga setelah melihat asap tebal mengepul dari rumah Salmiah. Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang keluar untuk membeli santan kelapa.
Melihat kondisi tersebut, warga langsung berteriak meminta bantuan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sambil menunggu petugas datang, masyarakat berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan air sumur yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Namun, api dengan cepat membesar karena sebagian besar material bangunan terbuat dari kayu dan papan, sehingga kobaran api mudah menjalar ke bagian lain bangunan.
Setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.20 WIB.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah dilaporkan ludes terbakar. Sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sedang hingga berat akibat terdampak kobaran api.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kata Ipda Ripal, kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp95 juta,” ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendataan serta penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.(*2)

