Minggu, 19 Juli 2026
- Advertisement -

Unri Datangi TKP Tewasnya Dokter PPDS di Siak, Koordinasi Langsung dengan Polisi

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pimpinan Universitas Riau (Unri) mendatangi Polres Siak dan lokasi penemuan jenazah dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Unri, Alex Cristo Lotis (30), sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus untuk mengetahui perkembangan penyelidikan yang dilakukan kepolisian.

Rombongan Unri dipimpin Wakil Rektor I Dr Mexsasai Indra SH MH, didampingi Wakil Rektor III Prof Dr Hermandra MA serta Dekan Fakultas Kedokteran Unri dr TB Odih Rhomdani Wahid SpBA SubSp DA K MKM FIAPS.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk berkoordinasi dengan penyidik sekaligus melihat langsung lokasi ditemukannya dokter PPDS spesialis anestesi itu yang meninggal di area samping pagar RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak.

Alex Cristo Lotis diketahui baru menjalani masa magang di RSUD Tengku Rafian sejak Kamis (2/7/2026). Namun, pada Selasa (14/7/2026), ia ditemukan meninggal dunia di semak-semak di dekat pagar rumah sakit. Hingga kini, penyebab kematiannya masih didalami oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:  Dari Siak Merajut Pusaka Indonesia dan Menyapa Dunia

Wakil Rektor I Universitas Riau, Dr Mexsasai Indra, mengatakan kedatangan pihak kampus merupakan bentuk kepedulian terhadap mahasiswa sekaligus untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Kami datang untuk berkoordinasi dengan pihak Polres Siak terkait sejauh mana proses penanganan perkara ini dan juga bentuk kepedulian terhadap mahasiswa kami,” ujar Mexsasai, Sabtu (18/7/2026).

Selain menemui penyidik di Polres Siak, rombongan juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melihat langsung kondisi lokasi penemuan jenazah dan menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang terkait peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polres Siak Dr Raja Kosmo Parmulais SH MH mengatakan, pihak Universitas Riau ingin mengetahui secara rinci proses penyelidikan yang sedang dilakukan polisi.

“Intinya kami di sini bentuk kepedulian dari Unri, sehingga mereka ingin tahu lebih detail terkait penanganan perkara ini,” kata Raja Kosmo.

Baca Juga:  Dampingi dan Perlakukan dengan Baik

Ia menjelaskan, penyidik telah mengirimkan sampel dari jenazah korban beserta sejumlah obat-obatan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kami menunggu hasil laboratorium. Kami juga sudah memeriksa lima saksi,” jelasnya.

Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan adanya luka lebam di bagian kepala, tangan, dan dada korban, Raja Kosmo meminta masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau.

“Nanti akan kami jelaskan, karena hasil otopsi belum keluar secara utuh. Nanti juga akan dijelaskan oleh ahlinya dari Biddokkes,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran Unri, bersama Kasat Reskrim Polres Siak menelusuri sejumlah titik di lokasi kejadian untuk mengetahui kemungkinan bagaimana korban bisa berada di area semak tempat jenazah ditemukan.(dof)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pimpinan Universitas Riau (Unri) mendatangi Polres Siak dan lokasi penemuan jenazah dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Unri, Alex Cristo Lotis (30), sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus untuk mengetahui perkembangan penyelidikan yang dilakukan kepolisian.

Rombongan Unri dipimpin Wakil Rektor I Dr Mexsasai Indra SH MH, didampingi Wakil Rektor III Prof Dr Hermandra MA serta Dekan Fakultas Kedokteran Unri dr TB Odih Rhomdani Wahid SpBA SubSp DA K MKM FIAPS.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk berkoordinasi dengan penyidik sekaligus melihat langsung lokasi ditemukannya dokter PPDS spesialis anestesi itu yang meninggal di area samping pagar RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak.

Alex Cristo Lotis diketahui baru menjalani masa magang di RSUD Tengku Rafian sejak Kamis (2/7/2026). Namun, pada Selasa (14/7/2026), ia ditemukan meninggal dunia di semak-semak di dekat pagar rumah sakit. Hingga kini, penyebab kematiannya masih didalami oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:  Ibek dan Tim Sadar Ucapkan Selamat untuk Pasangan SAH

Wakil Rektor I Universitas Riau, Dr Mexsasai Indra, mengatakan kedatangan pihak kampus merupakan bentuk kepedulian terhadap mahasiswa sekaligus untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

- Advertisement -

“Kami datang untuk berkoordinasi dengan pihak Polres Siak terkait sejauh mana proses penanganan perkara ini dan juga bentuk kepedulian terhadap mahasiswa kami,” ujar Mexsasai, Sabtu (18/7/2026).

Selain menemui penyidik di Polres Siak, rombongan juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melihat langsung kondisi lokasi penemuan jenazah dan menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang terkait peristiwa tersebut.

- Advertisement -

Kasat Reskrim Polres Siak Dr Raja Kosmo Parmulais SH MH mengatakan, pihak Universitas Riau ingin mengetahui secara rinci proses penyelidikan yang sedang dilakukan polisi.

“Intinya kami di sini bentuk kepedulian dari Unri, sehingga mereka ingin tahu lebih detail terkait penanganan perkara ini,” kata Raja Kosmo.

Baca Juga:  Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Ia menjelaskan, penyidik telah mengirimkan sampel dari jenazah korban beserta sejumlah obat-obatan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kami menunggu hasil laboratorium. Kami juga sudah memeriksa lima saksi,” jelasnya.

Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan adanya luka lebam di bagian kepala, tangan, dan dada korban, Raja Kosmo meminta masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau.

“Nanti akan kami jelaskan, karena hasil otopsi belum keluar secara utuh. Nanti juga akan dijelaskan oleh ahlinya dari Biddokkes,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran Unri, bersama Kasat Reskrim Polres Siak menelusuri sejumlah titik di lokasi kejadian untuk mengetahui kemungkinan bagaimana korban bisa berada di area semak tempat jenazah ditemukan.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Pimpinan Universitas Riau (Unri) mendatangi Polres Siak dan lokasi penemuan jenazah dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Unri, Alex Cristo Lotis (30), sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus untuk mengetahui perkembangan penyelidikan yang dilakukan kepolisian.

Rombongan Unri dipimpin Wakil Rektor I Dr Mexsasai Indra SH MH, didampingi Wakil Rektor III Prof Dr Hermandra MA serta Dekan Fakultas Kedokteran Unri dr TB Odih Rhomdani Wahid SpBA SubSp DA K MKM FIAPS.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk berkoordinasi dengan penyidik sekaligus melihat langsung lokasi ditemukannya dokter PPDS spesialis anestesi itu yang meninggal di area samping pagar RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak.

Alex Cristo Lotis diketahui baru menjalani masa magang di RSUD Tengku Rafian sejak Kamis (2/7/2026). Namun, pada Selasa (14/7/2026), ia ditemukan meninggal dunia di semak-semak di dekat pagar rumah sakit. Hingga kini, penyebab kematiannya masih didalami oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:  Website Siak Hijau, Wadah Meningkatkan Kesejahteraan

Wakil Rektor I Universitas Riau, Dr Mexsasai Indra, mengatakan kedatangan pihak kampus merupakan bentuk kepedulian terhadap mahasiswa sekaligus untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Kami datang untuk berkoordinasi dengan pihak Polres Siak terkait sejauh mana proses penanganan perkara ini dan juga bentuk kepedulian terhadap mahasiswa kami,” ujar Mexsasai, Sabtu (18/7/2026).

Selain menemui penyidik di Polres Siak, rombongan juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melihat langsung kondisi lokasi penemuan jenazah dan menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang terkait peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Polres Siak Dr Raja Kosmo Parmulais SH MH mengatakan, pihak Universitas Riau ingin mengetahui secara rinci proses penyelidikan yang sedang dilakukan polisi.

“Intinya kami di sini bentuk kepedulian dari Unri, sehingga mereka ingin tahu lebih detail terkait penanganan perkara ini,” kata Raja Kosmo.

Baca Juga:  PPK Mandau Cek Gedung Bathin Betuah

Ia menjelaskan, penyidik telah mengirimkan sampel dari jenazah korban beserta sejumlah obat-obatan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kami menunggu hasil laboratorium. Kami juga sudah memeriksa lima saksi,” jelasnya.

Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan adanya luka lebam di bagian kepala, tangan, dan dada korban, Raja Kosmo meminta masyarakat menunggu hasil resmi pemeriksaan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau.

“Nanti akan kami jelaskan, karena hasil otopsi belum keluar secara utuh. Nanti juga akan dijelaskan oleh ahlinya dari Biddokkes,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran Unri, bersama Kasat Reskrim Polres Siak menelusuri sejumlah titik di lokasi kejadian untuk mengetahui kemungkinan bagaimana korban bisa berada di area semak tempat jenazah ditemukan.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari