Kamis, 13 Agustus 2026
- Advertisement -

Jejak Tapir Muncul di Belakang Rumah Warga Langkai,

SIAK (RIAUPOS.CO) – Warga Dusun Paritbaru, Desa Langkai, Kecamatan Siak, dibuat waspada setelah menemukan sejumlah jejak yang dipastikan merupakan jejak tapir di sekitar permukiman dalam beberapa hari terakhir.

Temuan terbaru terjadi pada Rabu (12/8/2026). Seorang warga Langkai bernama Hengky menemukan sejumlah jejak hewan tersebut di belakang rumahnya.

Jejak yang ditemukan cukup banyak. Temuan itu kemudian direkam dalam bentuk foto dan video hingga menyebar dengan cepat di kalangan warga.

Warga Langkai lainnya, Andi, mengatakan jejak tapir terlihat mulai dari kawasan belakang Kantor Desa Langkai hingga menuju Pos Bhabinkamtibmas.

“Tidak jauh dari kantor desa jejaknya,” terang Andi.

Kepala Bidang II BBKSDA Siak, Hermanto, membenarkan bahwa jejak yang terlihat dalam foto dan video warga merupakan jejak tapir. Kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pengecekan terhadap dokumentasi yang diterima.

Baca Juga:  Renovasi dan Hidupkan Kembali Pasar Seni

“Ukuran tapak tapir 18×13 sentimeter,” terangnya.

Menyikapi keberadaan satwa tersebut, Hermanto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di kebun. Warga diminta membawa alat yang dapat menimbulkan bunyi serta tidak pergi seorang diri.

Selain itu, masyarakat juga disarankan menghindari aktivitas di kebun hingga menjelang senja. BBKSDA Siak dalam waktu dekat akan turun langsung untuk melakukan pengecekan di lokasi.

“Hindari berada di kebun sampai senja. Kami dalam waktu dekat akan turun melakukan pengecekan,” ucap Hermanto.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan warga selama beraktivitas, meskipun hingga kini tidak ada laporan mengenai serangan tapir terhadap masyarakat. (mng)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Warga Dusun Paritbaru, Desa Langkai, Kecamatan Siak, dibuat waspada setelah menemukan sejumlah jejak yang dipastikan merupakan jejak tapir di sekitar permukiman dalam beberapa hari terakhir.

Temuan terbaru terjadi pada Rabu (12/8/2026). Seorang warga Langkai bernama Hengky menemukan sejumlah jejak hewan tersebut di belakang rumahnya.

Jejak yang ditemukan cukup banyak. Temuan itu kemudian direkam dalam bentuk foto dan video hingga menyebar dengan cepat di kalangan warga.

Warga Langkai lainnya, Andi, mengatakan jejak tapir terlihat mulai dari kawasan belakang Kantor Desa Langkai hingga menuju Pos Bhabinkamtibmas.

“Tidak jauh dari kantor desa jejaknya,” terang Andi.

- Advertisement -

Kepala Bidang II BBKSDA Siak, Hermanto, membenarkan bahwa jejak yang terlihat dalam foto dan video warga merupakan jejak tapir. Kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pengecekan terhadap dokumentasi yang diterima.

Baca Juga:  SMAN 5 Tualang Raih Juara Dance di HSBL Siak 2025

“Ukuran tapak tapir 18×13 sentimeter,” terangnya.

- Advertisement -

Menyikapi keberadaan satwa tersebut, Hermanto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di kebun. Warga diminta membawa alat yang dapat menimbulkan bunyi serta tidak pergi seorang diri.

Selain itu, masyarakat juga disarankan menghindari aktivitas di kebun hingga menjelang senja. BBKSDA Siak dalam waktu dekat akan turun langsung untuk melakukan pengecekan di lokasi.

“Hindari berada di kebun sampai senja. Kami dalam waktu dekat akan turun melakukan pengecekan,” ucap Hermanto.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan warga selama beraktivitas, meskipun hingga kini tidak ada laporan mengenai serangan tapir terhadap masyarakat. (mng)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Warga Dusun Paritbaru, Desa Langkai, Kecamatan Siak, dibuat waspada setelah menemukan sejumlah jejak yang dipastikan merupakan jejak tapir di sekitar permukiman dalam beberapa hari terakhir.

Temuan terbaru terjadi pada Rabu (12/8/2026). Seorang warga Langkai bernama Hengky menemukan sejumlah jejak hewan tersebut di belakang rumahnya.

Jejak yang ditemukan cukup banyak. Temuan itu kemudian direkam dalam bentuk foto dan video hingga menyebar dengan cepat di kalangan warga.

Warga Langkai lainnya, Andi, mengatakan jejak tapir terlihat mulai dari kawasan belakang Kantor Desa Langkai hingga menuju Pos Bhabinkamtibmas.

“Tidak jauh dari kantor desa jejaknya,” terang Andi.

Kepala Bidang II BBKSDA Siak, Hermanto, membenarkan bahwa jejak yang terlihat dalam foto dan video warga merupakan jejak tapir. Kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pengecekan terhadap dokumentasi yang diterima.

Baca Juga:  Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

“Ukuran tapak tapir 18×13 sentimeter,” terangnya.

Menyikapi keberadaan satwa tersebut, Hermanto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di kebun. Warga diminta membawa alat yang dapat menimbulkan bunyi serta tidak pergi seorang diri.

Selain itu, masyarakat juga disarankan menghindari aktivitas di kebun hingga menjelang senja. BBKSDA Siak dalam waktu dekat akan turun langsung untuk melakukan pengecekan di lokasi.

“Hindari berada di kebun sampai senja. Kami dalam waktu dekat akan turun melakukan pengecekan,” ucap Hermanto.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan warga selama beraktivitas, meskipun hingga kini tidak ada laporan mengenai serangan tapir terhadap masyarakat. (mng)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari