Selasa, 4 Agustus 2026
- Advertisement -

Setelah Bertahun-tahun Dikeluhkan, Jalan Sontang-Duri Akhirnya Diperbaiki

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Penantian panjang masyarakat dan pengguna Jalan Provinsi Sontang-Duri mulai menemukan titik terang. Ruas jalan yang selama belasan tahun menjadi keluhan karena kondisinya rusak tersebut kini mulai mendapat penanganan darurat setelah kembali menjadi sorotan menyusul insiden yang menyebabkan korban jiwa.

Sejak Ahad (2/8/2026) hingga Senin (3/8/2026), sejumlah alat berat dan material mulai dikerahkan ke lokasi. Penanganan dilakukan di beberapa titik ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan Kabupaten Bengkalis, tepatnya dari Desa Sontang, Desa Kasang Mungkal hingga Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam.

Perbaikan tersebut dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Rohul, serta dukungan dari kalangan pengusaha.

Bupati Rohul Anton ST MM mengatakan, dimulainya pekerjaan tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang terus dilakukan Pemkab Rohul bersama Dinas PUPRPKP Provinsi Riau. Langkah itu ditempuh untuk mempercepat penanganan ruas jalan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

“Alhamdulillah, saat ini kerusakan ruas Jalan Sontang-Duri sudah mulai ditangani dan alat berat perusahaan dan Dinas PUPR-PKPP Riau sudah berada di lokasi. Penanganan diawali dengan penimbunan serta peninggian badan jalan pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah dan rendah,” ujar Anton.

Baca Juga:  Bajaj Maxride Siap Hadirkan Sejuta Manfaat untuk Warga Pekanbaru Mulai November Ini

Ia menjelaskan, pekerjaan penanganan dilakukan secara swakelola oleh Dinas PUPRPKP Provinsi Riau. Namun, proses perbaikan juga mendapat dukungan dari sejumlah pengusaha di Rohul yang membantu menyediakan material untuk kebutuhan pekerjaan.

Menurut Anton, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk gotong royong untuk mempercepat penanganan jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat dan aktivitas perekonomian.

“Ini bentuk gotong royong bersama. Pemerintah provinsi mengerjakan penanganan, Pemkab Rohul terus melakukan koordinasi, sementara para pengusaha membantu penyediaan material. Semua bergerak bersama agar jalan ini segera bisa dilalui dengan lebih aman,” kata mantan Kadis PUPR Rohul itu.

Untuk mendukung pekerjaan di lapangan, satu unit bekoloder milik PT BDB telah disiagakan bersama alat berat dari Dinas PUPRPKP Provinsi Riau.

Selain itu, pemerintah provinsi juga mengerahkan dua unit ekskavator, satu unit vibro roller, satu unit trado, serta personel dari Bidang Bina Marga dan UPT Wilayah IV Rohul.

Anton menyebutkan, proses penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kelancaran mobilisasi material. Pekerjaan dimulai dari arah Desa Bonai menuju Desa Sontang.

Baca Juga:  Tim Labfor Polda Riau Lakukan Olah TKP Kebakaran Pasar Kelurahan Ujungbatu

Strategi tersebut dilakukan agar akses menuju titik kerusakan berikutnya dapat dilalui kendaraan pengangkut material. Setelah bagian awal ditangani, pekerjaan akan dilanjutkan ke ruas Desa Sontang-Kasang Mungkal yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Kalau ruas awal tidak diperbaiki lebih dahulu, mobilisasi material menuju lokasi kerusakan berikutnya akan terhambat. Karena itu penanganan dimulai dari Bonai menuju Sontang agar distribusi material lebih lancar,” jelasnya.

Bupati berharap penanganan sejumlah titik kerusakan di ruas Jalan Provinsi Sontang-Duri dapat segera memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat. Tidak hanya kendaraan warga, ruas tersebut juga menjadi jalur bagi kendaraan logistik dan angkutan hasil perkebunan yang setiap hari melintas.

”Kita mengajak seluruh pihak mendukung dan berpartisipasi, agar proses pekerjaan penanganan kerusakan ruas jalan provinsi Sontang-Duri secara menyeleluruh dapat diselesaikan secepat mungkin, sehingga akses penghubung Rokan Hulu dan Bengkalis kembali aman, nyaman dan tidak lagi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” pinta Bupati Anton. (epp)

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Penantian panjang masyarakat dan pengguna Jalan Provinsi Sontang-Duri mulai menemukan titik terang. Ruas jalan yang selama belasan tahun menjadi keluhan karena kondisinya rusak tersebut kini mulai mendapat penanganan darurat setelah kembali menjadi sorotan menyusul insiden yang menyebabkan korban jiwa.

Sejak Ahad (2/8/2026) hingga Senin (3/8/2026), sejumlah alat berat dan material mulai dikerahkan ke lokasi. Penanganan dilakukan di beberapa titik ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan Kabupaten Bengkalis, tepatnya dari Desa Sontang, Desa Kasang Mungkal hingga Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam.

Perbaikan tersebut dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Rohul, serta dukungan dari kalangan pengusaha.

Bupati Rohul Anton ST MM mengatakan, dimulainya pekerjaan tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang terus dilakukan Pemkab Rohul bersama Dinas PUPRPKP Provinsi Riau. Langkah itu ditempuh untuk mempercepat penanganan ruas jalan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

“Alhamdulillah, saat ini kerusakan ruas Jalan Sontang-Duri sudah mulai ditangani dan alat berat perusahaan dan Dinas PUPR-PKPP Riau sudah berada di lokasi. Penanganan diawali dengan penimbunan serta peninggian badan jalan pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah dan rendah,” ujar Anton.

- Advertisement -
Baca Juga:  Bupati Sukiman Siap Pertahankan Status Kabupaten Bebas Frambusia

Ia menjelaskan, pekerjaan penanganan dilakukan secara swakelola oleh Dinas PUPRPKP Provinsi Riau. Namun, proses perbaikan juga mendapat dukungan dari sejumlah pengusaha di Rohul yang membantu menyediakan material untuk kebutuhan pekerjaan.

Menurut Anton, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk gotong royong untuk mempercepat penanganan jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat dan aktivitas perekonomian.

- Advertisement -

“Ini bentuk gotong royong bersama. Pemerintah provinsi mengerjakan penanganan, Pemkab Rohul terus melakukan koordinasi, sementara para pengusaha membantu penyediaan material. Semua bergerak bersama agar jalan ini segera bisa dilalui dengan lebih aman,” kata mantan Kadis PUPR Rohul itu.

Untuk mendukung pekerjaan di lapangan, satu unit bekoloder milik PT BDB telah disiagakan bersama alat berat dari Dinas PUPRPKP Provinsi Riau.

Selain itu, pemerintah provinsi juga mengerahkan dua unit ekskavator, satu unit vibro roller, satu unit trado, serta personel dari Bidang Bina Marga dan UPT Wilayah IV Rohul.

Anton menyebutkan, proses penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kelancaran mobilisasi material. Pekerjaan dimulai dari arah Desa Bonai menuju Desa Sontang.

Baca Juga:  Polres Inhu Gerebek Empat Pengedar Narkoba, Satu Tersangka Ternyata ASN

Strategi tersebut dilakukan agar akses menuju titik kerusakan berikutnya dapat dilalui kendaraan pengangkut material. Setelah bagian awal ditangani, pekerjaan akan dilanjutkan ke ruas Desa Sontang-Kasang Mungkal yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Kalau ruas awal tidak diperbaiki lebih dahulu, mobilisasi material menuju lokasi kerusakan berikutnya akan terhambat. Karena itu penanganan dimulai dari Bonai menuju Sontang agar distribusi material lebih lancar,” jelasnya.

Bupati berharap penanganan sejumlah titik kerusakan di ruas Jalan Provinsi Sontang-Duri dapat segera memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat. Tidak hanya kendaraan warga, ruas tersebut juga menjadi jalur bagi kendaraan logistik dan angkutan hasil perkebunan yang setiap hari melintas.

”Kita mengajak seluruh pihak mendukung dan berpartisipasi, agar proses pekerjaan penanganan kerusakan ruas jalan provinsi Sontang-Duri secara menyeleluruh dapat diselesaikan secepat mungkin, sehingga akses penghubung Rokan Hulu dan Bengkalis kembali aman, nyaman dan tidak lagi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” pinta Bupati Anton. (epp)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PASIRPENGARAIAN (RIAUPOS.CO) – Penantian panjang masyarakat dan pengguna Jalan Provinsi Sontang-Duri mulai menemukan titik terang. Ruas jalan yang selama belasan tahun menjadi keluhan karena kondisinya rusak tersebut kini mulai mendapat penanganan darurat setelah kembali menjadi sorotan menyusul insiden yang menyebabkan korban jiwa.

Sejak Ahad (2/8/2026) hingga Senin (3/8/2026), sejumlah alat berat dan material mulai dikerahkan ke lokasi. Penanganan dilakukan di beberapa titik ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan Kabupaten Bengkalis, tepatnya dari Desa Sontang, Desa Kasang Mungkal hingga Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam.

Perbaikan tersebut dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Rohul, serta dukungan dari kalangan pengusaha.

Bupati Rohul Anton ST MM mengatakan, dimulainya pekerjaan tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang terus dilakukan Pemkab Rohul bersama Dinas PUPRPKP Provinsi Riau. Langkah itu ditempuh untuk mempercepat penanganan ruas jalan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

“Alhamdulillah, saat ini kerusakan ruas Jalan Sontang-Duri sudah mulai ditangani dan alat berat perusahaan dan Dinas PUPR-PKPP Riau sudah berada di lokasi. Penanganan diawali dengan penimbunan serta peninggian badan jalan pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah dan rendah,” ujar Anton.

Baca Juga:  Tim SAR Lakukan Pencarian Balita yang Hanyut di Sungai Rokan

Ia menjelaskan, pekerjaan penanganan dilakukan secara swakelola oleh Dinas PUPRPKP Provinsi Riau. Namun, proses perbaikan juga mendapat dukungan dari sejumlah pengusaha di Rohul yang membantu menyediakan material untuk kebutuhan pekerjaan.

Menurut Anton, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk gotong royong untuk mempercepat penanganan jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat dan aktivitas perekonomian.

“Ini bentuk gotong royong bersama. Pemerintah provinsi mengerjakan penanganan, Pemkab Rohul terus melakukan koordinasi, sementara para pengusaha membantu penyediaan material. Semua bergerak bersama agar jalan ini segera bisa dilalui dengan lebih aman,” kata mantan Kadis PUPR Rohul itu.

Untuk mendukung pekerjaan di lapangan, satu unit bekoloder milik PT BDB telah disiagakan bersama alat berat dari Dinas PUPRPKP Provinsi Riau.

Selain itu, pemerintah provinsi juga mengerahkan dua unit ekskavator, satu unit vibro roller, satu unit trado, serta personel dari Bidang Bina Marga dan UPT Wilayah IV Rohul.

Anton menyebutkan, proses penanganan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kelancaran mobilisasi material. Pekerjaan dimulai dari arah Desa Bonai menuju Desa Sontang.

Baca Juga:  Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Strategi tersebut dilakukan agar akses menuju titik kerusakan berikutnya dapat dilalui kendaraan pengangkut material. Setelah bagian awal ditangani, pekerjaan akan dilanjutkan ke ruas Desa Sontang-Kasang Mungkal yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Kalau ruas awal tidak diperbaiki lebih dahulu, mobilisasi material menuju lokasi kerusakan berikutnya akan terhambat. Karena itu penanganan dimulai dari Bonai menuju Sontang agar distribusi material lebih lancar,” jelasnya.

Bupati berharap penanganan sejumlah titik kerusakan di ruas Jalan Provinsi Sontang-Duri dapat segera memberikan dampak terhadap kelancaran mobilitas masyarakat. Tidak hanya kendaraan warga, ruas tersebut juga menjadi jalur bagi kendaraan logistik dan angkutan hasil perkebunan yang setiap hari melintas.

”Kita mengajak seluruh pihak mendukung dan berpartisipasi, agar proses pekerjaan penanganan kerusakan ruas jalan provinsi Sontang-Duri secara menyeleluruh dapat diselesaikan secepat mungkin, sehingga akses penghubung Rokan Hulu dan Bengkalis kembali aman, nyaman dan tidak lagi membahayakan keselamatan pengguna jalan,” pinta Bupati Anton. (epp)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari