Kamis, 16 Juli 2026
- Advertisement -

Abu Samma : Dua Titik Terdapat Lubang Kedalaman 50 Centimeter

Pascabanjir, Jalan Lintas Bono Rusak Parah

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai merupakan impian masyarakat, tapi impian tersebut belum bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pelalawan, khususnya Kecamatan Teluk Meranti. Di mana masih ada terdapat beberapa jalan yang mengalami rusak parah, terutama dirasakan masyarakat Kecamatan Teluk Meranti.

Pasalnya, ada beberapa titik Jalan Lintas Bono di Kelurahan Teluk Meranti mengalami rusak parah. Kerusakan Jalan tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat dalam kurung waktu tiga bulan terakhir. Untuk itu, masyarakat berharap kepada pemerintah untuk bisa menanggapi keluhan masyarakat.

Demikian disampaikan Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra SSos melalui Lurah Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti Abu Samma SE kepada Riau Pos, Senin (29/4). Dikatakannnya, masyarakat Kelurahan Teluk meranti sangat mengeluhkan kerusakan Jalan Lintas Bono yang disebabkan banjir beberapa bulan yang lalu. Ada lebih kurang 10 titik jalan yang mengalami kerusakan, tapi yang parahnya ada dua titik.

Baca Juga:  Demo Mahasiswa di Pekanbaru Ricuh, Pagar Kantor Gubernur Riau Roboh

“Jadi, dari 10 titik jalan yang rusak, ada dua titik jalan yang rusak parah yakni berlobang sedalam 50 centimeter. Sudah 3 bulan terakhirnya ini jalan lintas Bono di kelurahan kita yang mengalami kerusakan, tapi belum juga ada perbaikan dari pemerintah,”terangnya.

Diungkapkan Abu Samma bahwa, infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Dimana Jalan Lintas Bono merupakan akses jalan utama yang menghubungkan antar kecamatan dan kelurahan ke desa yang ada di Kecamatan Teluk Merantai. Sehingga, jika tidak ada tanggapan serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut, dipastikan bisa menghambat perekonomian masyarakat sekitar.

“Jalan Lintas Bono merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Untuk itu saya berharap untuk secepatnya memperbaiki Jalan tersebut. Ya, kalau diam seperti ini terus bisa menghambat perekonomian warga sekitar dan bisa menimbulkan kecelakaan nantinya. Jangan ada korban jiwa dulu, baru pemerintah sibuk untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Stok Darah Aman Jelang Idulfitri

Ditambahkannya bahwa, dirinya sangat mendukung percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono yang lagi digesa oleh Pemprov Riau saat ini, dengan melakukan pengaspalan jalan tersebut setiap tahunnya. Namun demikian, masyarakat berharap.kepada Pemprov Riau bisa memperhatikan lagi jalan yang mengalami kerusakan pasca banjir kemarin ini.(amn)

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai merupakan impian masyarakat, tapi impian tersebut belum bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pelalawan, khususnya Kecamatan Teluk Meranti. Di mana masih ada terdapat beberapa jalan yang mengalami rusak parah, terutama dirasakan masyarakat Kecamatan Teluk Meranti.

Pasalnya, ada beberapa titik Jalan Lintas Bono di Kelurahan Teluk Meranti mengalami rusak parah. Kerusakan Jalan tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat dalam kurung waktu tiga bulan terakhir. Untuk itu, masyarakat berharap kepada pemerintah untuk bisa menanggapi keluhan masyarakat.

Demikian disampaikan Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra SSos melalui Lurah Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti Abu Samma SE kepada Riau Pos, Senin (29/4). Dikatakannnya, masyarakat Kelurahan Teluk meranti sangat mengeluhkan kerusakan Jalan Lintas Bono yang disebabkan banjir beberapa bulan yang lalu. Ada lebih kurang 10 titik jalan yang mengalami kerusakan, tapi yang parahnya ada dua titik.

Baca Juga:  Tragedi di Hutan Pulau Muda: Operator Alat Berat Tewas Diterkam Harimau Saat ke Toilet

“Jadi, dari 10 titik jalan yang rusak, ada dua titik jalan yang rusak parah yakni berlobang sedalam 50 centimeter. Sudah 3 bulan terakhirnya ini jalan lintas Bono di kelurahan kita yang mengalami kerusakan, tapi belum juga ada perbaikan dari pemerintah,”terangnya.

Diungkapkan Abu Samma bahwa, infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Dimana Jalan Lintas Bono merupakan akses jalan utama yang menghubungkan antar kecamatan dan kelurahan ke desa yang ada di Kecamatan Teluk Merantai. Sehingga, jika tidak ada tanggapan serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut, dipastikan bisa menghambat perekonomian masyarakat sekitar.

- Advertisement -

“Jalan Lintas Bono merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Untuk itu saya berharap untuk secepatnya memperbaiki Jalan tersebut. Ya, kalau diam seperti ini terus bisa menghambat perekonomian warga sekitar dan bisa menimbulkan kecelakaan nantinya. Jangan ada korban jiwa dulu, baru pemerintah sibuk untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Bahas Kerja Sama Bidang Pendidikan dan Infrastruktur

Ditambahkannya bahwa, dirinya sangat mendukung percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono yang lagi digesa oleh Pemprov Riau saat ini, dengan melakukan pengaspalan jalan tersebut setiap tahunnya. Namun demikian, masyarakat berharap.kepada Pemprov Riau bisa memperhatikan lagi jalan yang mengalami kerusakan pasca banjir kemarin ini.(amn)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUK MERANTI (RIAUPOS.CO) – Pembangunan infrastruktur jalan yang memadai merupakan impian masyarakat, tapi impian tersebut belum bisa dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Pelalawan, khususnya Kecamatan Teluk Meranti. Di mana masih ada terdapat beberapa jalan yang mengalami rusak parah, terutama dirasakan masyarakat Kecamatan Teluk Meranti.

Pasalnya, ada beberapa titik Jalan Lintas Bono di Kelurahan Teluk Meranti mengalami rusak parah. Kerusakan Jalan tersebut sudah dirasakan oleh masyarakat dalam kurung waktu tiga bulan terakhir. Untuk itu, masyarakat berharap kepada pemerintah untuk bisa menanggapi keluhan masyarakat.

Demikian disampaikan Camat Teluk Meranti Raja Eka Putra SSos melalui Lurah Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti Abu Samma SE kepada Riau Pos, Senin (29/4). Dikatakannnya, masyarakat Kelurahan Teluk meranti sangat mengeluhkan kerusakan Jalan Lintas Bono yang disebabkan banjir beberapa bulan yang lalu. Ada lebih kurang 10 titik jalan yang mengalami kerusakan, tapi yang parahnya ada dua titik.

Baca Juga:  Tragedi di Hutan Pulau Muda: Operator Alat Berat Tewas Diterkam Harimau Saat ke Toilet

“Jadi, dari 10 titik jalan yang rusak, ada dua titik jalan yang rusak parah yakni berlobang sedalam 50 centimeter. Sudah 3 bulan terakhirnya ini jalan lintas Bono di kelurahan kita yang mengalami kerusakan, tapi belum juga ada perbaikan dari pemerintah,”terangnya.

Diungkapkan Abu Samma bahwa, infrastruktur jalan yang memadai sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Dimana Jalan Lintas Bono merupakan akses jalan utama yang menghubungkan antar kecamatan dan kelurahan ke desa yang ada di Kecamatan Teluk Merantai. Sehingga, jika tidak ada tanggapan serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut, dipastikan bisa menghambat perekonomian masyarakat sekitar.

“Jalan Lintas Bono merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Riau. Untuk itu saya berharap untuk secepatnya memperbaiki Jalan tersebut. Ya, kalau diam seperti ini terus bisa menghambat perekonomian warga sekitar dan bisa menimbulkan kecelakaan nantinya. Jangan ada korban jiwa dulu, baru pemerintah sibuk untuk memperbaikinya,” ujarnya.

Baca Juga:  Anggaran Rp3,049 Triliun, Pemko Pekanbaru Prioritaskan Drainase dan Banjir

Ditambahkannya bahwa, dirinya sangat mendukung percepatan pembangunan Jalan Lintas Bono yang lagi digesa oleh Pemprov Riau saat ini, dengan melakukan pengaspalan jalan tersebut setiap tahunnya. Namun demikian, masyarakat berharap.kepada Pemprov Riau bisa memperhatikan lagi jalan yang mengalami kerusakan pasca banjir kemarin ini.(amn)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari