TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Riau ke-44 di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tinggal lima hari lagi. Pemerintah Kabupaten Kuansing terus mempercepat berbagai persiapan di lapangan, termasuk di kawasan astaka utama serta stand pameran 12 kabupaten/kota yang berada di eks Pasar Bawah hingga Taman Jalur, Jalan Jenderal Sudirman.
Aktivitas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman kini semakin padat. Arus kendaraan juga mulai meningkat seiring banyaknya masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan astaka utama, stand pameran, serta penataan wajah kota Teluk Kuantan sebagai tuan rumah MTQ Riau.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing mulai melakukan penutupan dan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut terhitung Senin (22/6/2026).
Petugas juga telah memasang water barrier di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, mulai dari Simpang Taman Jalur hingga Simpang Jalan Tuanku Tambusai.
Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi, mengatakan penutupan jalan tersebut diberlakukan sebagai bagian dari tahapan persiapan menjelang pelaksanaan MTQ Riau ke-44.
“Iya, mulai hari ini sampai pembukaan MTQ nanti, Jalan Jenderal Sudirman ini kita tutup,” ujarnya.
Menurut Hendri, penutupan tersebut juga menjadi bagian dari sosialisasi kepada masyarakat agar memahami adanya pengaturan lalu lintas selama rangkaian kegiatan MTQ berlangsung.
Selain itu, kebijakan ini diambil untuk mendukung kelancaran pembangunan astaka utama serta stand pameran agar dapat berjalan aman dan lancar.
“Jadi kita lakukan sosialisasi dulu supaya masyarakat paham. Ini juga agar aktivitas pembangunan astaka dan stand bisa berjalan aman dan lancar,” jelasnya.
Hendri menambahkan, pada saat pelaksanaan pawai taaruf nanti, tidak hanya Jalan Jenderal Sudirman yang akan ditutup, tetapi juga sejumlah ruas jalan lainnya di sekitar Kota Teluk Kuantan.
Namun, pihaknya masih melakukan finalisasi terkait titik-titik penutupan dan pengalihan arus lalu lintas, menunggu kepastian jumlah peserta pawai dari 12 kabupaten/kota.
Salah satu titik yang sudah dipastikan akan ditutup adalah kawasan Simpang Tugu Pelajar Teluk Kuantan, yang menjadi lokasi awal antrean peserta pawai taaruf pada 27 Juni 2026.
Dalam satu hingga dua hari ke depan, Dishub Kuansing juga akan melakukan finalisasi rekayasa lalu lintas, termasuk pengalihan arus kendaraan dari arah Pekanbaru dan Kiliranjao.
Dengan adanya pengaturan ini, pemerintah daerah berharap pelaksanaan MTQ Riau ke-44 dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun tamu undangan yang hadir.(dac)

