Sabtu, 7 Maret 2026
- Advertisement -

Tes Urine Mendadak di Telukkuantan, Tujuh Orang Positif Narkotika

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuantan Singingi menggelar razia mendadak berupa tes urine di sejumlah hunian dan penginapan di Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (13/2), dan mendapati tujuh orang positif narkoba.

Razia ini menyasar lingkungan masyarakat, mulai dari rumah tinggal, rumah kos, hingga penginapan yang dinilai rawan penyalahgunaan narkotika. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan suasana kondusif dan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), tim pemberantasan, serta tim rehabilitasi BNNK Kuantan Singingi. Operasi dipimpin langsung Kepala BNNK Kuantan Singingi, AKBP Usril SH MH.

Baca Juga:  2.169 PPPK Kuansing Bersiap Mengabdi, SPMT Dimulai Awal 2026

“Kegiatan ini sengaja kami laksanakan menjelang Ramadan 1447 H. Tujuannya agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman, dalam lingkungan yang bersih dari pengaruh narkotika,” ujar AKBP Usril, Sabtu (14/2).

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah titik strategis di wilayah Telukkuantan yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selain memeriksa identitas penghuni, petugas juga meminta mereka menjalani tes urine di lokasi.

Menurut AKBP Usril, deteksi dini di hunian dan penginapan sangat penting karena lokasi tersebut kerap luput dari pengawasan masyarakat sekitar. Kehadiran petugas diharapkan memberi efek jera sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjauhi narkoba.

“Dari hasil tes urine di lapangan, kami mendapati tujuh orang positif menggunakan zat narkotika. Terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Segera Optimalkan BBI di Sentajo Raya

Ketujuh orang tersebut selanjutnya diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim rehabilitasi dan pemberantasan guna menentukan langkah penanganan berikutnya, baik melalui proses hukum maupun rehabilitasi medis.

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuantan Singingi menggelar razia mendadak berupa tes urine di sejumlah hunian dan penginapan di Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (13/2), dan mendapati tujuh orang positif narkoba.

Razia ini menyasar lingkungan masyarakat, mulai dari rumah tinggal, rumah kos, hingga penginapan yang dinilai rawan penyalahgunaan narkotika. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan suasana kondusif dan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), tim pemberantasan, serta tim rehabilitasi BNNK Kuantan Singingi. Operasi dipimpin langsung Kepala BNNK Kuantan Singingi, AKBP Usril SH MH.

Baca Juga:  Qori dan Qoriah Kuansing Raih Prestasi Gemilang di STQ Nasional 2025

“Kegiatan ini sengaja kami laksanakan menjelang Ramadan 1447 H. Tujuannya agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman, dalam lingkungan yang bersih dari pengaruh narkotika,” ujar AKBP Usril, Sabtu (14/2).

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah titik strategis di wilayah Telukkuantan yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selain memeriksa identitas penghuni, petugas juga meminta mereka menjalani tes urine di lokasi.

- Advertisement -

Menurut AKBP Usril, deteksi dini di hunian dan penginapan sangat penting karena lokasi tersebut kerap luput dari pengawasan masyarakat sekitar. Kehadiran petugas diharapkan memberi efek jera sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjauhi narkoba.

“Dari hasil tes urine di lapangan, kami mendapati tujuh orang positif menggunakan zat narkotika. Terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan,” ungkapnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Sah, Dian Septina Dilantik Gantikan Halim

Ketujuh orang tersebut selanjutnya diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim rehabilitasi dan pemberantasan guna menentukan langkah penanganan berikutnya, baik melalui proses hukum maupun rehabilitasi medis.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO)Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuantan Singingi menggelar razia mendadak berupa tes urine di sejumlah hunian dan penginapan di Telukkuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (13/2), dan mendapati tujuh orang positif narkoba.

Razia ini menyasar lingkungan masyarakat, mulai dari rumah tinggal, rumah kos, hingga penginapan yang dinilai rawan penyalahgunaan narkotika. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan suasana kondusif dan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), tim pemberantasan, serta tim rehabilitasi BNNK Kuantan Singingi. Operasi dipimpin langsung Kepala BNNK Kuantan Singingi, AKBP Usril SH MH.

Baca Juga:  Qori dan Qoriah Kuansing Raih Prestasi Gemilang di STQ Nasional 2025

“Kegiatan ini sengaja kami laksanakan menjelang Ramadan 1447 H. Tujuannya agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman, dalam lingkungan yang bersih dari pengaruh narkotika,” ujar AKBP Usril, Sabtu (14/2).

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah titik strategis di wilayah Telukkuantan yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selain memeriksa identitas penghuni, petugas juga meminta mereka menjalani tes urine di lokasi.

Menurut AKBP Usril, deteksi dini di hunian dan penginapan sangat penting karena lokasi tersebut kerap luput dari pengawasan masyarakat sekitar. Kehadiran petugas diharapkan memberi efek jera sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjauhi narkoba.

“Dari hasil tes urine di lapangan, kami mendapati tujuh orang positif menggunakan zat narkotika. Terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lima Petak Ruko di Kuantan Tengah Terbakar

Ketujuh orang tersebut selanjutnya diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim rehabilitasi dan pemberantasan guna menentukan langkah penanganan berikutnya, baik melalui proses hukum maupun rehabilitasi medis.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari