Minggu, 12 Juli 2026
- Advertisement -

Kondisi Kesehatan Belum Stabil, 6 Jemaah Haji Riau Jalani Perawatan di Rumah Sakit Batam

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau masih menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Batam usai kembali dari Tanah Suci. Kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih membuat mereka belum dapat melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menjelaskan enam jemaah yang saat ini dirawat terdiri dari dua orang jemaah Kloter BTH 03, satu orang jemaah Kloter BTH 04, dan tiga orang jemaah Kloter BTH 05.

Seluruh jemaah tersebut mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam. Mereka masih memerlukan penanganan kesehatan sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

Baca Juga:  68 Tahun Riau, Gubri Fokus pada Kesejahteraan dan Pemerataan Pembangunan

Di sela menunggu kedatangan jemaah haji Kloter BTH 06, Defizon menyempatkan diri mengunjungi para jemaah yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Alhamdulillah saya berkesempatan menjenguk jemaah haji BTH 05 asal Kabupaten Kampar yang dirawat di rumah sakit Batam. Saya doakan semoga lekas sembuh dan dapat kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.

Menurut Defizon, kepulangan para jemaah akan dilakukan setelah kondisi kesehatan mereka membaik dan telah mendapatkan rekomendasi layak terbang dari tim medis.

“Insya Allah setelah sehat, kepulangan jemaah ke daerah asal menjadi tanggung jawab pihak travel angkutan domestik PT Krakatau,” katanya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Provinsi Riau Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi masih terus berlangsung melalui Debarkasi Batam.

Baca Juga:  Test Drive Suzuki Fronx Bisa Bawa Pulang Mobil hingga iPhone!

Hingga kedatangan Kloter BTH 06, tercatat sebanyak 1.768 jemaah dan petugas haji asal Riau telah kembali ke Tanah Air. Jumlah tersebut terdiri dari 1.741 jemaah haji, 8 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 16 petugas kloter. (ilo)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau masih menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Batam usai kembali dari Tanah Suci. Kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih membuat mereka belum dapat melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menjelaskan enam jemaah yang saat ini dirawat terdiri dari dua orang jemaah Kloter BTH 03, satu orang jemaah Kloter BTH 04, dan tiga orang jemaah Kloter BTH 05.

Seluruh jemaah tersebut mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam. Mereka masih memerlukan penanganan kesehatan sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

Baca Juga:  Gubri Ajak Masyarakat Bangkit dan Bersinergi Majukan Riau

Di sela menunggu kedatangan jemaah haji Kloter BTH 06, Defizon menyempatkan diri mengunjungi para jemaah yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Alhamdulillah saya berkesempatan menjenguk jemaah haji BTH 05 asal Kabupaten Kampar yang dirawat di rumah sakit Batam. Saya doakan semoga lekas sembuh dan dapat kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.

- Advertisement -

Menurut Defizon, kepulangan para jemaah akan dilakukan setelah kondisi kesehatan mereka membaik dan telah mendapatkan rekomendasi layak terbang dari tim medis.

“Insya Allah setelah sehat, kepulangan jemaah ke daerah asal menjadi tanggung jawab pihak travel angkutan domestik PT Krakatau,” katanya.

- Advertisement -

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Provinsi Riau Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi masih terus berlangsung melalui Debarkasi Batam.

Baca Juga:  Pemilu di Riau Aman dan Lancar

Hingga kedatangan Kloter BTH 06, tercatat sebanyak 1.768 jemaah dan petugas haji asal Riau telah kembali ke Tanah Air. Jumlah tersebut terdiri dari 1.741 jemaah haji, 8 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 16 petugas kloter. (ilo)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak enam jemaah haji asal Provinsi Riau masih menjalani perawatan di rumah sakit di Kota Batam usai kembali dari Tanah Suci. Kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya pulih membuat mereka belum dapat melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menjelaskan enam jemaah yang saat ini dirawat terdiri dari dua orang jemaah Kloter BTH 03, satu orang jemaah Kloter BTH 04, dan tiga orang jemaah Kloter BTH 05.

Seluruh jemaah tersebut mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam. Mereka masih memerlukan penanganan kesehatan sebelum diizinkan melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.

Baca Juga:  Harga Cabai Naik, Pemprov Riau Tambah Pasokan dari Luar Daerah

Di sela menunggu kedatangan jemaah haji Kloter BTH 06, Defizon menyempatkan diri mengunjungi para jemaah yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Alhamdulillah saya berkesempatan menjenguk jemaah haji BTH 05 asal Kabupaten Kampar yang dirawat di rumah sakit Batam. Saya doakan semoga lekas sembuh dan dapat kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.

Menurut Defizon, kepulangan para jemaah akan dilakukan setelah kondisi kesehatan mereka membaik dan telah mendapatkan rekomendasi layak terbang dari tim medis.

“Insya Allah setelah sehat, kepulangan jemaah ke daerah asal menjadi tanggung jawab pihak travel angkutan domestik PT Krakatau,” katanya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Provinsi Riau Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi masih terus berlangsung melalui Debarkasi Batam.

Baca Juga:  Petugas KPPS Meninggal di Riau Jadi Dua Orang

Hingga kedatangan Kloter BTH 06, tercatat sebanyak 1.768 jemaah dan petugas haji asal Riau telah kembali ke Tanah Air. Jumlah tersebut terdiri dari 1.741 jemaah haji, 8 Petugas Haji Daerah (PHD), 3 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 16 petugas kloter. (ilo)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari