Kamis, 18 Juni 2026
- Advertisement -

Logo MTQ Riau ke-44 Diluncurkan, Kuansing Tampilkan Nuansa Budaya Melayu

TELUKKUANTAN  (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi resmi meluncurkan logo Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026 di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Kamis (7/5/2026). Peluncuran tersebut menjadi penanda kesiapan Kuansing sebagai tuan rumah pelaksanaan iven akbar syiar Islam tingkat Provinsi Riau.

Kegiatan launching logo MTQ Riau itu dihadiri Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau H Zulkifli Syukur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pengurus LPTQ Provinsi Riau, Kemenag kabupaten/kota, serta bupati dan wali kota se-Provinsi Riau.

Asisten I Setdaprov Riau, H Zulkifli Syukur menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam menyelenggarakan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan MTQ tahun depan sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta lomba desain logo MTQ yang mencapai 107 peserta.

“Luar biasa antusias masyarakat terhadap MTQ ini. Baru kali ini lomba logo MTQ diikuti hingga 107 peserta. Ini menunjukkan MTQ berada di hati masyarakat, khususnya masyarakat Kuansing,” ujarnya.

Baca Juga:  MTQ Riau Tampilkan Parade Budaya hingga Formasi Drone, Semangat Al-Qur’an Bergema di Bengkalis

Ia menyebutkan, progres persiapan pelaksanaan MTQ saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan tersebut juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM, pelestarian budaya Melayu, hingga peningkatan ekonomi masyarakat.

“Launching logo hari ini sangat luar biasa, bahkan melebihi ekspektasi dan bisa menjadi contoh serta studi tiru ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM mengatakan, MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Alquran, tetapi juga menjadi sarana memperkuat karakter masyarakat dan nilai-nilai keislaman yang berpadu dengan budaya Melayu.

“Adat bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah. MTQ ini menjadi momentum membumikan Alquran dalam kehidupan masyarakat,” ujar Suhardiman Amby.

Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan tema resmi MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026, yakni “Aktualisasi Spirit Alquran Wujudkan Riau Bermarwah dan Hebat.”

Logo MTQ yang diluncurkan mengandung filosofi khas Kuantan Singingi dengan memadukan unsur Kubah Masjid Ar-Raudhah, tulisan MTQ, mushaf Alquran, rehal, serta perahu jalur lengkap dengan empat gelombang riak air yang melambangkan persatuan dan kekompakan masyarakat.

Baca Juga:  Debit Air Sungai Kuantan Turun

Pelaksanaan MTQ tahun depan disebut akan menghadirkan konsep berbeda dibanding tahun sebelumnya. Selain pawai taaruf di darat, panitia juga merencanakan pawai air menggunakan perahu baganduang di Sungai Kuantan sebagai bagian dari promosi budaya daerah.

Tidak hanya itu, stand pameran dan bazar UMKM nantinya ditempatkan berdampingan dengan astaka utama yang dibangun di atas lahan sekitar 1,5 hektare. Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kegiatan MTQ sekaligus ruang promosi budaya dan ekonomi masyarakat.

Menurut Suhardiman, MTQ merupakan helat bersama seluruh masyarakat Riau yang harus dijalankan dengan semangat persatuan dan kebersamaan.

“Elok bumi dek basamo, dek basamo sagalo taraso ringan. Hadiah dan urutan bukan yang utama, namun yang terpenting adalah persaudaraan dan persatuan antar kabupaten/kota se-Provinsi Riau,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Ia juga menyebut Menteri Agama RI direncanakan hadir dalam pelaksanaan MTQ mendatang. Pemerintah daerah memperkirakan ribuan masyarakat akan datang ke Kabupaten Kuantan Singingi selama kegiatan berlangsung.

TELUKKUANTAN  (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi resmi meluncurkan logo Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026 di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Kamis (7/5/2026). Peluncuran tersebut menjadi penanda kesiapan Kuansing sebagai tuan rumah pelaksanaan iven akbar syiar Islam tingkat Provinsi Riau.

Kegiatan launching logo MTQ Riau itu dihadiri Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau H Zulkifli Syukur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pengurus LPTQ Provinsi Riau, Kemenag kabupaten/kota, serta bupati dan wali kota se-Provinsi Riau.

Asisten I Setdaprov Riau, H Zulkifli Syukur menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam menyelenggarakan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan MTQ tahun depan sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta lomba desain logo MTQ yang mencapai 107 peserta.

“Luar biasa antusias masyarakat terhadap MTQ ini. Baru kali ini lomba logo MTQ diikuti hingga 107 peserta. Ini menunjukkan MTQ berada di hati masyarakat, khususnya masyarakat Kuansing,” ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Logo Pacu Jalur Padukan Budaya dan Semangat

Ia menyebutkan, progres persiapan pelaksanaan MTQ saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan tersebut juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM, pelestarian budaya Melayu, hingga peningkatan ekonomi masyarakat.

“Launching logo hari ini sangat luar biasa, bahkan melebihi ekspektasi dan bisa menjadi contoh serta studi tiru ke depan,” tambahnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM mengatakan, MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Alquran, tetapi juga menjadi sarana memperkuat karakter masyarakat dan nilai-nilai keislaman yang berpadu dengan budaya Melayu.

“Adat bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah. MTQ ini menjadi momentum membumikan Alquran dalam kehidupan masyarakat,” ujar Suhardiman Amby.

Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan tema resmi MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026, yakni “Aktualisasi Spirit Alquran Wujudkan Riau Bermarwah dan Hebat.”

Logo MTQ yang diluncurkan mengandung filosofi khas Kuantan Singingi dengan memadukan unsur Kubah Masjid Ar-Raudhah, tulisan MTQ, mushaf Alquran, rehal, serta perahu jalur lengkap dengan empat gelombang riak air yang melambangkan persatuan dan kekompakan masyarakat.

Baca Juga:  Pansus DPRD Riau Rapat Finalisasi Ranperda

Pelaksanaan MTQ tahun depan disebut akan menghadirkan konsep berbeda dibanding tahun sebelumnya. Selain pawai taaruf di darat, panitia juga merencanakan pawai air menggunakan perahu baganduang di Sungai Kuantan sebagai bagian dari promosi budaya daerah.

Tidak hanya itu, stand pameran dan bazar UMKM nantinya ditempatkan berdampingan dengan astaka utama yang dibangun di atas lahan sekitar 1,5 hektare. Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kegiatan MTQ sekaligus ruang promosi budaya dan ekonomi masyarakat.

Menurut Suhardiman, MTQ merupakan helat bersama seluruh masyarakat Riau yang harus dijalankan dengan semangat persatuan dan kebersamaan.

“Elok bumi dek basamo, dek basamo sagalo taraso ringan. Hadiah dan urutan bukan yang utama, namun yang terpenting adalah persaudaraan dan persatuan antar kabupaten/kota se-Provinsi Riau,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Ia juga menyebut Menteri Agama RI direncanakan hadir dalam pelaksanaan MTQ mendatang. Pemerintah daerah memperkirakan ribuan masyarakat akan datang ke Kabupaten Kuantan Singingi selama kegiatan berlangsung.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TELUKKUANTAN  (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi resmi meluncurkan logo Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026 di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Kamis (7/5/2026). Peluncuran tersebut menjadi penanda kesiapan Kuansing sebagai tuan rumah pelaksanaan iven akbar syiar Islam tingkat Provinsi Riau.

Kegiatan launching logo MTQ Riau itu dihadiri Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau H Zulkifli Syukur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pengurus LPTQ Provinsi Riau, Kemenag kabupaten/kota, serta bupati dan wali kota se-Provinsi Riau.

Asisten I Setdaprov Riau, H Zulkifli Syukur menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam menyelenggarakan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau.

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan MTQ tahun depan sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta lomba desain logo MTQ yang mencapai 107 peserta.

“Luar biasa antusias masyarakat terhadap MTQ ini. Baru kali ini lomba logo MTQ diikuti hingga 107 peserta. Ini menunjukkan MTQ berada di hati masyarakat, khususnya masyarakat Kuansing,” ujarnya.

Baca Juga:  Lagi, Polisi Musnahkan Rakit PETI

Ia menyebutkan, progres persiapan pelaksanaan MTQ saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Selain menjadi ajang syiar Islam, kegiatan tersebut juga diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM, pelestarian budaya Melayu, hingga peningkatan ekonomi masyarakat.

“Launching logo hari ini sangat luar biasa, bahkan melebihi ekspektasi dan bisa menjadi contoh serta studi tiru ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM mengatakan, MTQ bukan hanya sekadar perlombaan membaca Alquran, tetapi juga menjadi sarana memperkuat karakter masyarakat dan nilai-nilai keislaman yang berpadu dengan budaya Melayu.

“Adat bersandi syarak, syarak bersandi kitabullah. MTQ ini menjadi momentum membumikan Alquran dalam kehidupan masyarakat,” ujar Suhardiman Amby.

Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan tema resmi MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026, yakni “Aktualisasi Spirit Alquran Wujudkan Riau Bermarwah dan Hebat.”

Logo MTQ yang diluncurkan mengandung filosofi khas Kuantan Singingi dengan memadukan unsur Kubah Masjid Ar-Raudhah, tulisan MTQ, mushaf Alquran, rehal, serta perahu jalur lengkap dengan empat gelombang riak air yang melambangkan persatuan dan kekompakan masyarakat.

Baca Juga:  SMAN 2 Singingi Wakili Kuansing ke FLS3N Tingkat Provinsi

Pelaksanaan MTQ tahun depan disebut akan menghadirkan konsep berbeda dibanding tahun sebelumnya. Selain pawai taaruf di darat, panitia juga merencanakan pawai air menggunakan perahu baganduang di Sungai Kuantan sebagai bagian dari promosi budaya daerah.

Tidak hanya itu, stand pameran dan bazar UMKM nantinya ditempatkan berdampingan dengan astaka utama yang dibangun di atas lahan sekitar 1,5 hektare. Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kegiatan MTQ sekaligus ruang promosi budaya dan ekonomi masyarakat.

Menurut Suhardiman, MTQ merupakan helat bersama seluruh masyarakat Riau yang harus dijalankan dengan semangat persatuan dan kebersamaan.

“Elok bumi dek basamo, dek basamo sagalo taraso ringan. Hadiah dan urutan bukan yang utama, namun yang terpenting adalah persaudaraan dan persatuan antar kabupaten/kota se-Provinsi Riau,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Ia juga menyebut Menteri Agama RI direncanakan hadir dalam pelaksanaan MTQ mendatang. Pemerintah daerah memperkirakan ribuan masyarakat akan datang ke Kabupaten Kuantan Singingi selama kegiatan berlangsung.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari