Jumat, 4 September 2026
- Advertisement -

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

RENGAT (RIAUPOS.CO)Rumah Tahanan Negara (Rutan) Rengat melakukan langkah pencegahan penyebaran penyakit dengan menggelar fogging atau pengasapan di seluruh area, Sabtu (25/4).

Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Pekan Heran sebagai upaya mengantisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) dan malaria di lingkungan rutan.

Pengasapan dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari area perkantoran hingga blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Langkah tersebut diambil untuk menekan perkembangan nyamuk yang berpotensi membawa penyakit berbahaya.

Kepala Rutan Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan AMd IP SH MH, mengatakan kegiatan ini merupakan tindakan preventif guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk.

“Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk yang berpotensi membawa penyakit berbahaya tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  ISPA di Inhu: Tujuh Pasien Dirawat, Kini Tinggal Dua Anak Masih di RSUD Rengat

Sebelum fogging dilakukan di kamar hunian, seluruh WBP terlebih dahulu dikeluarkan secara tertib dengan pengawasan ketat dari petugas. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan selama proses berlangsung.

Petugas kesehatan bersama tim kemudian melakukan pengasapan ke setiap sudut ruangan, termasuk area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Melalui kegiatan ini, diharapkan populasi nyamuk dapat ditekan secara signifikan sehingga tercipta lingkungan hunian yang lebih sehat.

Dedy menambahkan, fogging merupakan bagian dari langkah rutin yang dilakukan, terutama saat perubahan cuaca yang berisiko meningkatkan penyebaran penyakit. Selain itu, pihaknya juga terus mengimbau pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menghilangkan genangan air.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan warga binaan dan petugas dapat terhindar dari ancaman DBD dan malaria serta menciptakan lingkungan rutan yang aman, sehat, dan nyaman.(kas)

Baca Juga:  Jelang Tanah Suci, 256 JCH Inhu Masuk Tahap Manasik Terakhir

RENGAT (RIAUPOS.CO)Rumah Tahanan Negara (Rutan) Rengat melakukan langkah pencegahan penyebaran penyakit dengan menggelar fogging atau pengasapan di seluruh area, Sabtu (25/4).

Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Pekan Heran sebagai upaya mengantisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) dan malaria di lingkungan rutan.

Pengasapan dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari area perkantoran hingga blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Langkah tersebut diambil untuk menekan perkembangan nyamuk yang berpotensi membawa penyakit berbahaya.

Kepala Rutan Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan AMd IP SH MH, mengatakan kegiatan ini merupakan tindakan preventif guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk.

“Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk yang berpotensi membawa penyakit berbahaya tersebut,” ujarnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Sebelum fogging dilakukan di kamar hunian, seluruh WBP terlebih dahulu dikeluarkan secara tertib dengan pengawasan ketat dari petugas. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan selama proses berlangsung.

Petugas kesehatan bersama tim kemudian melakukan pengasapan ke setiap sudut ruangan, termasuk area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

- Advertisement -

Melalui kegiatan ini, diharapkan populasi nyamuk dapat ditekan secara signifikan sehingga tercipta lingkungan hunian yang lebih sehat.

Dedy menambahkan, fogging merupakan bagian dari langkah rutin yang dilakukan, terutama saat perubahan cuaca yang berisiko meningkatkan penyebaran penyakit. Selain itu, pihaknya juga terus mengimbau pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menghilangkan genangan air.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan warga binaan dan petugas dapat terhindar dari ancaman DBD dan malaria serta menciptakan lingkungan rutan yang aman, sehat, dan nyaman.(kas)

Baca Juga:  Jelang Tanah Suci, 256 JCH Inhu Masuk Tahap Manasik Terakhir
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RENGAT (RIAUPOS.CO)Rumah Tahanan Negara (Rutan) Rengat melakukan langkah pencegahan penyebaran penyakit dengan menggelar fogging atau pengasapan di seluruh area, Sabtu (25/4).

Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Pekan Heran sebagai upaya mengantisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) dan malaria di lingkungan rutan.

Pengasapan dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari area perkantoran hingga blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Langkah tersebut diambil untuk menekan perkembangan nyamuk yang berpotensi membawa penyakit berbahaya.

Kepala Rutan Kelas IIB Rengat, Dedy Irawan AMd IP SH MH, mengatakan kegiatan ini merupakan tindakan preventif guna memutus rantai perkembangbiakan nyamuk.

“Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memutus rantai perkembangbiakan nyamuk yang berpotensi membawa penyakit berbahaya tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Aniaya dan Curi Sepeda Motor Nenek Sendiri

Sebelum fogging dilakukan di kamar hunian, seluruh WBP terlebih dahulu dikeluarkan secara tertib dengan pengawasan ketat dari petugas. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan selama proses berlangsung.

Petugas kesehatan bersama tim kemudian melakukan pengasapan ke setiap sudut ruangan, termasuk area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Melalui kegiatan ini, diharapkan populasi nyamuk dapat ditekan secara signifikan sehingga tercipta lingkungan hunian yang lebih sehat.

Dedy menambahkan, fogging merupakan bagian dari langkah rutin yang dilakukan, terutama saat perubahan cuaca yang berisiko meningkatkan penyebaran penyakit. Selain itu, pihaknya juga terus mengimbau pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menghilangkan genangan air.

Dengan adanya upaya ini, diharapkan warga binaan dan petugas dapat terhindar dari ancaman DBD dan malaria serta menciptakan lingkungan rutan yang aman, sehat, dan nyaman.(kas)

Baca Juga:  Kantah Inhu Targetkan 4.000 Persil Sertifikat Tanah

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari