Kamis, 12 Februari 2026
- Advertisement -

FGD Unri Bahas Arah Pengembangan Kawasan Mangrove Marine Station Purnama

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peningkatan Status Mangrove Kampus Universitas Riau dalam Program Biodiversity Action Plan 2025” di Hotel Patra Dumai, Selasa (25/11).

FGD ini mempertemukan akademisi, Pemerintah Kota Dumai, serta PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Dumai untuk merumuskan pengembangan kawasan mangrove Marine Station Unri Purnama sebagai ecoedupark berbasis penelitian, konservasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan dihadiri pimpinan Unri, manajemen PT KPI, para peneliti, dosen, serta perwakilan berbagai dinas terkait dari provinsi dan kota. Acara dibuka oleh MC Nabila Afifah Azuga SPi MSi.

Ketua Panitia Dr Benny Heltonika SPi MSi menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan memperkuat status dan fungsi kawasan mangrove dalam kerangka Biodiversity Action Plan 2025. Kegiatan didukung oleh sejumlah akademisi dan staf Unri.

Baca Juga:  Cegah Abrasi Sungai Indragiri, Mahasiswa ITB-I Tanam 100 Pohon

FGD resmi dibuka oleh Pjs GM Project R&P Dumai PT KPI M Rahmad, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Dumai Drs H Muhammad Yunus, dan Wakil Rektor IV Unri Dr Sofyan Husein Siregar MPhil. Tiga sesi diskusi digelar dengan moderator Prof Dr Ir Efriyeldi MSi.

Sesi pertama menghadirkan Dr Sofyan Husein Siregar yang memaparkan materi terkait legalitas dan perencanaan master plan ecoedupark. Sesi berikutnya diisi M Rahmad mengenai peran PT KPI dalam program TJSL, dilanjutkan Prof Dr Ir Aras Muyadi DEA membahas pelaksanaan Biodiversity Action Plan 2023–2025. Penutup diskusi disampaikan Dr Muhammad Fauzi SPi MSi yang mengulas konsep kerja sama pengembangan ecoedupark.(nto)

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peningkatan Status Mangrove Kampus Universitas Riau dalam Program Biodiversity Action Plan 2025” di Hotel Patra Dumai, Selasa (25/11).

FGD ini mempertemukan akademisi, Pemerintah Kota Dumai, serta PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Dumai untuk merumuskan pengembangan kawasan mangrove Marine Station Unri Purnama sebagai ecoedupark berbasis penelitian, konservasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan dihadiri pimpinan Unri, manajemen PT KPI, para peneliti, dosen, serta perwakilan berbagai dinas terkait dari provinsi dan kota. Acara dibuka oleh MC Nabila Afifah Azuga SPi MSi.

Ketua Panitia Dr Benny Heltonika SPi MSi menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan memperkuat status dan fungsi kawasan mangrove dalam kerangka Biodiversity Action Plan 2025. Kegiatan didukung oleh sejumlah akademisi dan staf Unri.

Baca Juga:  Warga Sebangar Temukan Jasad Lansia Membusuk

FGD resmi dibuka oleh Pjs GM Project R&P Dumai PT KPI M Rahmad, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Dumai Drs H Muhammad Yunus, dan Wakil Rektor IV Unri Dr Sofyan Husein Siregar MPhil. Tiga sesi diskusi digelar dengan moderator Prof Dr Ir Efriyeldi MSi.

- Advertisement -

Sesi pertama menghadirkan Dr Sofyan Husein Siregar yang memaparkan materi terkait legalitas dan perencanaan master plan ecoedupark. Sesi berikutnya diisi M Rahmad mengenai peran PT KPI dalam program TJSL, dilanjutkan Prof Dr Ir Aras Muyadi DEA membahas pelaksanaan Biodiversity Action Plan 2023–2025. Penutup diskusi disampaikan Dr Muhammad Fauzi SPi MSi yang mengulas konsep kerja sama pengembangan ecoedupark.(nto)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Universitas Riau (Unri) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peningkatan Status Mangrove Kampus Universitas Riau dalam Program Biodiversity Action Plan 2025” di Hotel Patra Dumai, Selasa (25/11).

FGD ini mempertemukan akademisi, Pemerintah Kota Dumai, serta PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Dumai untuk merumuskan pengembangan kawasan mangrove Marine Station Unri Purnama sebagai ecoedupark berbasis penelitian, konservasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan dihadiri pimpinan Unri, manajemen PT KPI, para peneliti, dosen, serta perwakilan berbagai dinas terkait dari provinsi dan kota. Acara dibuka oleh MC Nabila Afifah Azuga SPi MSi.

Ketua Panitia Dr Benny Heltonika SPi MSi menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan memperkuat status dan fungsi kawasan mangrove dalam kerangka Biodiversity Action Plan 2025. Kegiatan didukung oleh sejumlah akademisi dan staf Unri.

Baca Juga:  Akademi Kesehatan John Paul II Pekanbaru Raih Nilai UKOM Tertinggi Nasional

FGD resmi dibuka oleh Pjs GM Project R&P Dumai PT KPI M Rahmad, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Dumai Drs H Muhammad Yunus, dan Wakil Rektor IV Unri Dr Sofyan Husein Siregar MPhil. Tiga sesi diskusi digelar dengan moderator Prof Dr Ir Efriyeldi MSi.

Sesi pertama menghadirkan Dr Sofyan Husein Siregar yang memaparkan materi terkait legalitas dan perencanaan master plan ecoedupark. Sesi berikutnya diisi M Rahmad mengenai peran PT KPI dalam program TJSL, dilanjutkan Prof Dr Ir Aras Muyadi DEA membahas pelaksanaan Biodiversity Action Plan 2023–2025. Penutup diskusi disampaikan Dr Muhammad Fauzi SPi MSi yang mengulas konsep kerja sama pengembangan ecoedupark.(nto)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari