Kamis, 3 September 2026
- Advertisement -

Musrenbang Limapuluh, Wako Paparkan Capaian dan Rencana Betonisasi Jalan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Limapuluh, Rabu (11/2), sekaligus memaparkan sejumlah capaian pembangunan sepanjang 2025.

Dalam pemaparannya, Agung menyebutkan bahwa dengan dukungan anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Limapuluh, Pemerintah Kota Pekanbaru telah merealisasikan pengaspalan di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya banyak dikeluhkan warga.

Meski demikian, masih terdapat satu ruas jalan yang belum tertangani, yakni di depan SPBU Jalan Tanjungbatu, tidak jauh dari kawasan Pelabuhan Sungai Duku. Ia memastikan, ruas tersebut segera ditingkatkan kualitasnya.

Bahkan, peningkatan jalan itu tidak lagi menggunakan aspal, melainkan konstruksi beton agar lebih kuat dan tahan lama.

“Berkat dukungan anggota dewan yang menginginkan seluruh jalan dapat ditingkatkan kualitasnya demi kenyamanan masyarakat, jalan di Tanjungbatu akan kami tingkatkan dengan konstruksi beton,” jelasnya.

Baca Juga:  Lebih dari 12 Ribu Warga Padati Danau Bandar Kayangan, HUT Pekanbaru Berlangsung Meriah

Selain infrastruktur jalan, Pemko Pekanbaru juga merencanakan pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Kecamatan Limapuluh. Fasilitas tersebut nantinya akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus ruang interaksi sosial bagi masyarakat. Untuk merealisasikan rencana itu, anggaran telah disiapkan pada tahun 2026.

Menurut Agung, keberadaan RTH dan fasilitas olahraga sangat penting, tidak hanya untuk mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Dalam forum yang sama, ia mengapresiasi peran Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang selama ini membantu menjaga kebersihan lingkungan. Untuk memperkuat upaya tersebut, tahun ini Pemko menempatkan satu unit kendaraan operasional di tingkat kecamatan yang didukung sepuluh personel dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga:  Jumlah Kendaraan Uji Kir Belum Terjadi Peningkatan

Pembersihan drainase menjadi salah satu prioritas kerja harian. Setiap petugas ditargetkan membersihkan sepanjang 20 meter drainase per hari. Dengan sepuluh personel, sekitar 200 meter drainase dapat dibersihkan setiap harinya.

“Target kami adalah pembersihan drainase sepanjang 20 meter per orang setiap hari. Dengan sepuluh petugas, berarti sekitar 200 meter drainase dapat dibersihkan setiap harinya,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Agung menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan. Ia meminta warga menyampaikan masukan terkait ruas jalan yang menjadi jalur poros utama dan paling sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, ia juga membuka ruang aspirasi terkait kebutuhan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat terwujud melalui perencanaan partisipatif yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. (ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Limapuluh, Rabu (11/2), sekaligus memaparkan sejumlah capaian pembangunan sepanjang 2025.

Dalam pemaparannya, Agung menyebutkan bahwa dengan dukungan anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Limapuluh, Pemerintah Kota Pekanbaru telah merealisasikan pengaspalan di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya banyak dikeluhkan warga.

Meski demikian, masih terdapat satu ruas jalan yang belum tertangani, yakni di depan SPBU Jalan Tanjungbatu, tidak jauh dari kawasan Pelabuhan Sungai Duku. Ia memastikan, ruas tersebut segera ditingkatkan kualitasnya.

Bahkan, peningkatan jalan itu tidak lagi menggunakan aspal, melainkan konstruksi beton agar lebih kuat dan tahan lama.

“Berkat dukungan anggota dewan yang menginginkan seluruh jalan dapat ditingkatkan kualitasnya demi kenyamanan masyarakat, jalan di Tanjungbatu akan kami tingkatkan dengan konstruksi beton,” jelasnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Harga Cabai Merah Rp60 Ribu per Kilogram

Selain infrastruktur jalan, Pemko Pekanbaru juga merencanakan pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Kecamatan Limapuluh. Fasilitas tersebut nantinya akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus ruang interaksi sosial bagi masyarakat. Untuk merealisasikan rencana itu, anggaran telah disiapkan pada tahun 2026.

Menurut Agung, keberadaan RTH dan fasilitas olahraga sangat penting, tidak hanya untuk mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

- Advertisement -

Dalam forum yang sama, ia mengapresiasi peran Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang selama ini membantu menjaga kebersihan lingkungan. Untuk memperkuat upaya tersebut, tahun ini Pemko menempatkan satu unit kendaraan operasional di tingkat kecamatan yang didukung sepuluh personel dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga:  70 Pasangan Siap Naik Pelaminan di Acara Nikah Massal Gratis Pemko Pekanbaru

Pembersihan drainase menjadi salah satu prioritas kerja harian. Setiap petugas ditargetkan membersihkan sepanjang 20 meter drainase per hari. Dengan sepuluh personel, sekitar 200 meter drainase dapat dibersihkan setiap harinya.

“Target kami adalah pembersihan drainase sepanjang 20 meter per orang setiap hari. Dengan sepuluh petugas, berarti sekitar 200 meter drainase dapat dibersihkan setiap harinya,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Agung menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan. Ia meminta warga menyampaikan masukan terkait ruas jalan yang menjadi jalur poros utama dan paling sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, ia juga membuka ruang aspirasi terkait kebutuhan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat terwujud melalui perencanaan partisipatif yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. (ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Limapuluh, Rabu (11/2), sekaligus memaparkan sejumlah capaian pembangunan sepanjang 2025.

Dalam pemaparannya, Agung menyebutkan bahwa dengan dukungan anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Limapuluh, Pemerintah Kota Pekanbaru telah merealisasikan pengaspalan di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya banyak dikeluhkan warga.

Meski demikian, masih terdapat satu ruas jalan yang belum tertangani, yakni di depan SPBU Jalan Tanjungbatu, tidak jauh dari kawasan Pelabuhan Sungai Duku. Ia memastikan, ruas tersebut segera ditingkatkan kualitasnya.

Bahkan, peningkatan jalan itu tidak lagi menggunakan aspal, melainkan konstruksi beton agar lebih kuat dan tahan lama.

“Berkat dukungan anggota dewan yang menginginkan seluruh jalan dapat ditingkatkan kualitasnya demi kenyamanan masyarakat, jalan di Tanjungbatu akan kami tingkatkan dengan konstruksi beton,” jelasnya.

Baca Juga:  Indra dan Syarifuddin Di-Nonjobkan

Selain infrastruktur jalan, Pemko Pekanbaru juga merencanakan pembangunan sarana dan prasarana olahraga di Kecamatan Limapuluh. Fasilitas tersebut nantinya akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) sekaligus ruang interaksi sosial bagi masyarakat. Untuk merealisasikan rencana itu, anggaran telah disiapkan pada tahun 2026.

Menurut Agung, keberadaan RTH dan fasilitas olahraga sangat penting, tidak hanya untuk mendukung kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Dalam forum yang sama, ia mengapresiasi peran Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang selama ini membantu menjaga kebersihan lingkungan. Untuk memperkuat upaya tersebut, tahun ini Pemko menempatkan satu unit kendaraan operasional di tingkat kecamatan yang didukung sepuluh personel dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga:  Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Pembersihan drainase menjadi salah satu prioritas kerja harian. Setiap petugas ditargetkan membersihkan sepanjang 20 meter drainase per hari. Dengan sepuluh personel, sekitar 200 meter drainase dapat dibersihkan setiap harinya.

“Target kami adalah pembersihan drainase sepanjang 20 meter per orang setiap hari. Dengan sepuluh petugas, berarti sekitar 200 meter drainase dapat dibersihkan setiap harinya,” ungkapnya.

Menutup arahannya, Agung menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan. Ia meminta warga menyampaikan masukan terkait ruas jalan yang menjadi jalur poros utama dan paling sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, ia juga membuka ruang aspirasi terkait kebutuhan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.

Menurutnya, pembangunan yang tepat sasaran hanya dapat terwujud melalui perencanaan partisipatif yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. (ali)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari