PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 146 peserta mengikuti tahapan seleksi Beasiswa Prestasi Yayasan Politeknik Caltex Riau (YPCR) untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/4) di Kampus Politeknik Caltex Riau (PCR).
Program Beasiswa Prestasi YPCR menjadi wujud komitmen institusi dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa berprestasi, baik dari sisi akademik maupun non-akademik. Program ini juga diprioritaskan bagi peserta yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan fasilitas pembiayaan penuh biaya kuliah sesuai program studi yang dipilih.
Kepala Bagian Pemasaran, Komunikasi, dan Penerimaan Mahasiswa Baru PCR, Edi Tri Prayitno SIKom MIKom, mengungkapkan bahwa minat pendaftar tahun ini tergolong tinggi. Sebanyak 732 calon mahasiswa tercatat mengajukan permohonan beasiswa.
Dari jumlah tersebut, setelah melalui proses seleksi administrasi, sebanyak 172 peserta dinyatakan lolos tahap berkas. Namun, hanya 146 peserta yang hadir mengikuti tahapan seleksi tes. Para peserta berasal dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Pekanbaru, tetapi juga dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta daerah lainnya.
Edi menjelaskan, seleksi dilakukan melalui dua tahap utama, yakni Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), serta wawancara. Kedua tahapan ini bertujuan untuk menilai kemampuan akademik sekaligus menggali potensi dan latar belakang peserta secara lebih mendalam.
Selain itu, setelah mengikuti tes CBT, peserta akan melanjutkan ke tahap wawancara. Pihak panitia juga akan melakukan visitasi ke rumah calon penerima beasiswa guna memastikan kondisi ekonomi sebagai bagian dari proses verifikasi.(hen)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 146 peserta mengikuti tahapan seleksi Beasiswa Prestasi Yayasan Politeknik Caltex Riau (YPCR) untuk penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/4) di Kampus Politeknik Caltex Riau (PCR).
Program Beasiswa Prestasi YPCR menjadi wujud komitmen institusi dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa berprestasi, baik dari sisi akademik maupun non-akademik. Program ini juga diprioritaskan bagi peserta yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan fasilitas pembiayaan penuh biaya kuliah sesuai program studi yang dipilih.
Kepala Bagian Pemasaran, Komunikasi, dan Penerimaan Mahasiswa Baru PCR, Edi Tri Prayitno SIKom MIKom, mengungkapkan bahwa minat pendaftar tahun ini tergolong tinggi. Sebanyak 732 calon mahasiswa tercatat mengajukan permohonan beasiswa.
Dari jumlah tersebut, setelah melalui proses seleksi administrasi, sebanyak 172 peserta dinyatakan lolos tahap berkas. Namun, hanya 146 peserta yang hadir mengikuti tahapan seleksi tes. Para peserta berasal dari berbagai wilayah, tidak hanya dari Pekanbaru, tetapi juga dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta daerah lainnya.
Edi menjelaskan, seleksi dilakukan melalui dua tahap utama, yakni Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), serta wawancara. Kedua tahapan ini bertujuan untuk menilai kemampuan akademik sekaligus menggali potensi dan latar belakang peserta secara lebih mendalam.
Selain itu, setelah mengikuti tes CBT, peserta akan melanjutkan ke tahap wawancara. Pihak panitia juga akan melakukan visitasi ke rumah calon penerima beasiswa guna memastikan kondisi ekonomi sebagai bagian dari proses verifikasi.(hen)