PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Layanan pengurusan KTP elektronik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru kembali mengalami kendala. Kali ini, gangguan terjadi pada proses pencetakan KTP-el akibat masalah koneksi jaringan server dari pusat.
Berdasarkan pantauan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru yang berada di kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP), Rabu (3/6), aktivitas pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Namun, area layanan pencetakan dan pengambilan KTP-el tampak lengang dibandingkan loket pelayanan lainnya.
Salah seorang warga, Rahmat, mengaku datang untuk mengambil KTP-el miliknya. Namun setelah tiba di lokasi, ia baru mengetahui bahwa layanan pencetakan KTP-el sedang mengalami gangguan sehingga tidak dapat melayani masyarakat untuk sementara waktu.
Petugas Disdukcapil kemudian mengarahkan warga yang terdampak untuk meninggalkan data diri beserta nomor telepon agar dapat dihubungi ketika layanan kembali normal dan dokumen sudah bisa dicetak.
“Tadi saya juga panik karena memang sedang membutuhkan KTP ini. Namun petugas menjelaskan bahwa gangguan berasal dari jaringan pusat. Karena itu kami diminta meninggalkan nomor telepon agar nantinya diberi kabar ketika KTP sudah selesai dicetak,” ujarnya.
Kepala Bidang Disdukcapil Pekanbaru, Dermawan Putra, membenarkan adanya kendala teknis yang menyebabkan layanan pencetakan KTP elektronik tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya layanan tersebut. Menurutnya, saat ini Disdukcapil Pekanbaru terus berkoordinasi dengan pihak pusat di Jakarta agar permasalahan jaringan dapat segera diselesaikan.
Dermawan menjelaskan, perbaikan sedang ditangani oleh tim teknis pusat sehingga pihaknya masih menunggu proses pemulihan sistem sebelum layanan kembali beroperasi secara normal.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mengikuti informasi resmi dari Disdukcapil Pekanbaru terkait perkembangan layanan pencetakan KTP-el.
“Benar, saat ini ada masalah koneksi jaringan dengan Disdukcapil Jakarta. Sedang ditangani oleh tim teknis pusat. Jika kerusakannya tidak terlalu parah, biasanya dalam dua hingga tiga hari ke depan layanan sudah kembali normal,” katanya.(ayi)

