Senin, 11 Mei 2026
- Advertisement -

Umri Wisuda 418 Lulusan, Perkuat Langkah Menuju Kampus Unggul

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-30 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026 di kampus Umri, Sabtu (9/5). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai pengabdian di tengah masyarakat dengan membawa semangat kebermanfaatan, karakter unggul, dan kemajuan.

Wisuda kali ini mengusung tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak, Umri Unggul Mencerahkan Semesta”.

Sebanyak 418 lulusan diwisuda pada periode ini yang berasal dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Prosesi wisuda juga mencerminkan keberagaman yang harmonis di lingkungan kampus. Dari total lulusan tersebut, terdapat 24 wisudawan beragama Protestan dan dua wisudawan beragama Katolik di tengah mayoritas lulusan muslim.

Baca Juga:  Nadiem Batalkan Kenaikan UKT

Keberadaan lulusan lintas agama itu menjadi gambaran suasana akademik Umri yang inklusif serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA dalam sambutannya menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas seseorang.

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah capaian strategis yang telah diraih Umri. Saat ini, Umri telah memiliki dua guru besar, yakni Prof Ir Ahmad Kafrawi Nasution MT PhD dan Prof Dr Jufrizal Syahri MSi.

Menurutnya, Umri juga tengah merampungkan pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai dengan nilai pembangunan sekitar Rp72 miliar yang berasal dari wakaf dan infak kolektif masyarakat.

“Ke depan, Umri juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan, perpustakaan modern bertaraf internasional, dan auditorium sebagai upaya memperkuat posisi kampus unggul dan berkemajuan,” jelasnya.

Baca Juga:  Ubah Botol Plastik Bekas Jadi Pot Bunga 

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Dr H Hendri Sayuti MAg menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memberikan layanan pendidikan yang terbuka dan adil bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes, turut menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Umri yang kini telah memiliki lebih dari 15 ribu mahasiswa.

Apresiasi juga disampaikan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA kepada para dosen Umri atas kontribusi dalam memajukan pendidikan tinggi di daerah.(nto/c)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-30 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026 di kampus Umri, Sabtu (9/5). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai pengabdian di tengah masyarakat dengan membawa semangat kebermanfaatan, karakter unggul, dan kemajuan.

Wisuda kali ini mengusung tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak, Umri Unggul Mencerahkan Semesta”.

Sebanyak 418 lulusan diwisuda pada periode ini yang berasal dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Prosesi wisuda juga mencerminkan keberagaman yang harmonis di lingkungan kampus. Dari total lulusan tersebut, terdapat 24 wisudawan beragama Protestan dan dua wisudawan beragama Katolik di tengah mayoritas lulusan muslim.

Baca Juga:  Pekanbaru Siapkan Bundaran MP Bergaya Melayu, Target Jadi Landmark Baru

Keberadaan lulusan lintas agama itu menjadi gambaran suasana akademik Umri yang inklusif serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA dalam sambutannya menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas seseorang.

- Advertisement -

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah capaian strategis yang telah diraih Umri. Saat ini, Umri telah memiliki dua guru besar, yakni Prof Ir Ahmad Kafrawi Nasution MT PhD dan Prof Dr Jufrizal Syahri MSi.

Menurutnya, Umri juga tengah merampungkan pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai dengan nilai pembangunan sekitar Rp72 miliar yang berasal dari wakaf dan infak kolektif masyarakat.

- Advertisement -

“Ke depan, Umri juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan, perpustakaan modern bertaraf internasional, dan auditorium sebagai upaya memperkuat posisi kampus unggul dan berkemajuan,” jelasnya.

Baca Juga:  Seru dan Edukatif, Murid SDN 010 Siabu Belajar Media Cetak di Riau Pos

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Dr H Hendri Sayuti MAg menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memberikan layanan pendidikan yang terbuka dan adil bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes, turut menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Umri yang kini telah memiliki lebih dari 15 ribu mahasiswa.

Apresiasi juga disampaikan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA kepada para dosen Umri atas kontribusi dalam memajukan pendidikan tinggi di daerah.(nto/c)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Ke-30 Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga Tahun Akademik 2025/2026 di kampus Umri, Sabtu (9/5). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk memulai pengabdian di tengah masyarakat dengan membawa semangat kebermanfaatan, karakter unggul, dan kemajuan.

Wisuda kali ini mengusung tema “Alumni Berkarakter dan Berdampak, Umri Unggul Mencerahkan Semesta”.

Sebanyak 418 lulusan diwisuda pada periode ini yang berasal dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana. Prosesi wisuda juga mencerminkan keberagaman yang harmonis di lingkungan kampus. Dari total lulusan tersebut, terdapat 24 wisudawan beragama Protestan dan dua wisudawan beragama Katolik di tengah mayoritas lulusan muslim.

Baca Juga:  Seru dan Edukatif, Murid SDN 010 Siabu Belajar Media Cetak di Riau Pos

Keberadaan lulusan lintas agama itu menjadi gambaran suasana akademik Umri yang inklusif serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.

Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA dalam sambutannya menegaskan bahwa karakter merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas seseorang.

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah capaian strategis yang telah diraih Umri. Saat ini, Umri telah memiliki dua guru besar, yakni Prof Ir Ahmad Kafrawi Nasution MT PhD dan Prof Dr Jufrizal Syahri MSi.

Menurutnya, Umri juga tengah merampungkan pembangunan Gedung Mahmud Marzuki Tower (MMT) setinggi sembilan lantai dengan nilai pembangunan sekitar Rp72 miliar yang berasal dari wakaf dan infak kolektif masyarakat.

“Ke depan, Umri juga merencanakan pembangunan rumah sakit pendidikan, perpustakaan modern bertaraf internasional, dan auditorium sebagai upaya memperkuat posisi kampus unggul dan berkemajuan,” jelasnya.

Baca Juga:  438 CJH Pekanbaru Siap Berangkat, Wako Agung Bakal Lepas Kloter Perdana Jemaah Haji

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau Dr H Hendri Sayuti MAg menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam memberikan layanan pendidikan yang terbuka dan adil bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes, turut menyampaikan apresiasi atas perkembangan pesat Umri yang kini telah memiliki lebih dari 15 ribu mahasiswa.

Apresiasi juga disampaikan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA kepada para dosen Umri atas kontribusi dalam memajukan pendidikan tinggi di daerah.(nto/c)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari