PERLIS (RIAUPOS.CO) – Tim woodball Indonesia menorehkan prestasi membanggakan dengan keluar sebagai juara umum kategori senior pada 10th World Cup Woodball Championship di Perlis, Malaysia. Hingga turnamen yang berlangsung selama sepekan dan berakhir Kamis (30/7), Indonesia berhasil mengoleksi empat medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
Pencapaian tersebut diraih Indonesia dalam kejuaraan yang digelar di Universiti Malaysia Perlis. Dengan raihan tersebut, Indonesia berhasil mengungguli tuan rumah Malaysia yang mengumpulkan dua emas, tujuh perak, dan satu perunggu.
Sementara itu, Taiwan berada di posisi ketiga klasemen setelah mengoleksi dua medali emas, satu perak, dan empat perunggu.
Prestasi Indonesia juga berlanjut pada kategori youth. Walaupun hanya mengirimkan dua atlet, kontingen Merah Putih tetap mampu membawa pulang satu medali emas dan menempati posisi keempat klasemen akhir kategori tersebut.
Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA) Aang Sunadji mengapresiasi pencapaian para atlet Indonesia. Menurutnya, keberhasilan menjadi juara umum menunjukkan bahwa Indonesia masih memiliki posisi penting sebagai salah satu kekuatan utama dalam olahraga woodball dunia.
“Menjadi juara umum di World Cup tentu bukan hal yang mudah karena kami menghadapi negara-negara terbaik. Yang lebih membanggakan, atlet-atlet muda kita juga mampu mempersembahkan medali emas meski hanya berangkat dengan dua atlet. Ini menunjukkan kualitas pembinaan yang kita miliki,” bebernya.
Empat medali emas yang disumbangkan Indonesia berasal dari nomor Fairway Men’s Team, Fairway Women’s Doubles, Fairway Women’s Individual, dan Stroke Women’s Team.
Sementara itu, dua medali perak diraih melalui nomor Fairway Women’s Team dan Stroke Women’s Individual. Adapun satu medali perunggu diperoleh dari nomor Stroke Women’s Doubles.
Aang menilai hasil yang diraih di Perlis menjadi bekal penting bagi Indonesia untuk mempertahankan konsistensi prestasi di ajang woodball internasional. Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya.
Dalam waktu dekat, Indonesia akan kembali mendapat kesempatan tampil sebagai tuan rumah. Ajang 8th Aice Indonesia Open 2026 dijadwalkan berlangsung di Lapangan Cricket Udayana, Bali, pada 18-23 Agustus mendatang. (fiq/dns/jpg)

