Rabu, 29 April 2026
- Advertisement -

Pasar Meranti Tutup, Disperindag: Tidak Benar, Itu Hoax

MERANTI (RIAUPOS.CO) – Beredar informasi jika sejumlah pasar di Selatpanjang, Pusat Kabupaten Kepulauan Meranti akan ditutup. Informasi tersebut bikin heboh dan menyebar dari mulut ke mulut warga setempat
 
Akhirnya, kabar itu dibantah oleh Kabid Perdagangan, Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Ade Suhartian kepada Riau Pos.Co, Kamis (26/3/20) siang. Bahkan sangking parahnya, ia mengaku sempat didatangi oleh pedagang dan ditanyai soal kebenaran dari informasi tersebut. 
 
"Iya dapat kabar dari mana. Soalnya tadi saya juga sempat ditatangi pedagang," ujarnya. Menyikapi informasi itu, Ade mengabarkan jika aktivitas pasar di seluruh kabupaten tersebut tetap berjalan normal seperti biasa. 
 
"Berita itu tidak benar. Bohong, hoaks itu! Berjalan norman seperti biasa. Jangankan menutup pasar, wacana untuk menutup saja tidak terpikirkan oleh kami," bebernya. 
 
Dengan demikian, dia menambahkan masyarakat tidak perlu resah serta membeli kebutuhan secara berlebihan di tengah merebaknya virus Covid-19.
 
"Tetap belanja tapi seperlunya dan jangan sampai menimbun bahan makanan," hendaknya. 
 
Memang, ia tidak menyangkal jika pihaknya telah menerbitkan edaran kepada para pelaku usaha terkait, dan pasar sebagai langkah untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Terutama kepada pengusahan, pedagang dan masyarakat tidak menimbun bahan pokok. 
 
"Kita  sudah keluarkan himbauan. Makanya seperlu dan secukupnya saja," beber Ade.
 
Laporan Wira Sahputra (Meranti)
Editor: Deslina
MERANTI (RIAUPOS.CO) – Beredar informasi jika sejumlah pasar di Selatpanjang, Pusat Kabupaten Kepulauan Meranti akan ditutup. Informasi tersebut bikin heboh dan menyebar dari mulut ke mulut warga setempat
 
Akhirnya, kabar itu dibantah oleh Kabid Perdagangan, Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Ade Suhartian kepada Riau Pos.Co, Kamis (26/3/20) siang. Bahkan sangking parahnya, ia mengaku sempat didatangi oleh pedagang dan ditanyai soal kebenaran dari informasi tersebut. 
 
"Iya dapat kabar dari mana. Soalnya tadi saya juga sempat ditatangi pedagang," ujarnya. Menyikapi informasi itu, Ade mengabarkan jika aktivitas pasar di seluruh kabupaten tersebut tetap berjalan normal seperti biasa. 
 
"Berita itu tidak benar. Bohong, hoaks itu! Berjalan norman seperti biasa. Jangankan menutup pasar, wacana untuk menutup saja tidak terpikirkan oleh kami," bebernya. 
 
Dengan demikian, dia menambahkan masyarakat tidak perlu resah serta membeli kebutuhan secara berlebihan di tengah merebaknya virus Covid-19.
 
"Tetap belanja tapi seperlunya dan jangan sampai menimbun bahan makanan," hendaknya. 
 
Memang, ia tidak menyangkal jika pihaknya telah menerbitkan edaran kepada para pelaku usaha terkait, dan pasar sebagai langkah untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Terutama kepada pengusahan, pedagang dan masyarakat tidak menimbun bahan pokok. 
 
"Kita  sudah keluarkan himbauan. Makanya seperlu dan secukupnya saja," beber Ade.
 
Laporan Wira Sahputra (Meranti)
Editor: Deslina
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MERANTI (RIAUPOS.CO) – Beredar informasi jika sejumlah pasar di Selatpanjang, Pusat Kabupaten Kepulauan Meranti akan ditutup. Informasi tersebut bikin heboh dan menyebar dari mulut ke mulut warga setempat
 
Akhirnya, kabar itu dibantah oleh Kabid Perdagangan, Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Ade Suhartian kepada Riau Pos.Co, Kamis (26/3/20) siang. Bahkan sangking parahnya, ia mengaku sempat didatangi oleh pedagang dan ditanyai soal kebenaran dari informasi tersebut. 
 
"Iya dapat kabar dari mana. Soalnya tadi saya juga sempat ditatangi pedagang," ujarnya. Menyikapi informasi itu, Ade mengabarkan jika aktivitas pasar di seluruh kabupaten tersebut tetap berjalan normal seperti biasa. 
 
"Berita itu tidak benar. Bohong, hoaks itu! Berjalan norman seperti biasa. Jangankan menutup pasar, wacana untuk menutup saja tidak terpikirkan oleh kami," bebernya. 
 
Dengan demikian, dia menambahkan masyarakat tidak perlu resah serta membeli kebutuhan secara berlebihan di tengah merebaknya virus Covid-19.
 
"Tetap belanja tapi seperlunya dan jangan sampai menimbun bahan makanan," hendaknya. 
 
Memang, ia tidak menyangkal jika pihaknya telah menerbitkan edaran kepada para pelaku usaha terkait, dan pasar sebagai langkah untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19. Terutama kepada pengusahan, pedagang dan masyarakat tidak menimbun bahan pokok. 
 
"Kita  sudah keluarkan himbauan. Makanya seperlu dan secukupnya saja," beber Ade.
 
Laporan Wira Sahputra (Meranti)
Editor: Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari