Senin, 18 Mei 2026
- Advertisement -

Bawah Jembatan Maredan Tak Terbakar, Hanya Lahan di Jalan Baru Siak-Dayun

SIAK (RIAUPOS.CO)- Video yang beredar dan menyatakan lahan di bawah Jembatan Maredan atau Jembatan Sultan Syarif Hasyim terbakar ternyata tidak terbukti.

“Kami sudah turun ke sana. Bahkan tim kami berulang ulang membuktikan kebenaran video hang beredar itu, namun tidak kami temukan titik api atau lahan yanh terbakar di bawah Jembatan Maredan,” jelas Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priatna, Kamis (12/9) malam.

Sementara Camat Tualang Zalik Efendi menjelaskan kepada Riau Pos, tidak ada kebakaran lahan di bawah Jembatan Maredan.

“Kami sudah cek ke bawah jembatan, tidak ada kebakaran lahan di sana,” ungkapnya.

Karhutla kembali landa Jalan baru Siak-Dayun. Tim Damkar BPBD Siak termasuk Srikandi Damkar turun berjibaku memadamkan api.

Baca Juga:  Istri PM Spanyol Dinyatakan Positif Corona

Menurut Kabid Damkar Irwan Priatna, kebakaran mulai terjadi menjelang Salat Jumat. Pihaknya langsung menurunkan tim.

“Hingga siang ini, api berhasil kami padamkan. Namun kami tetap berada di lokasi kebakaran untuk melokalisir agar tidak menyebar sekaligus pendinginan,” ungkapnya.

Lahan sawit dan semak ini diindikasi milik warga dan pemiliknya memang harus mempertanggung jawabkan dengan memberikan penjelasan penyebab lahannya terbakar.

Laporan  monang/wiwik wirdaningsih
Editor: Deslina

SIAK (RIAUPOS.CO)- Video yang beredar dan menyatakan lahan di bawah Jembatan Maredan atau Jembatan Sultan Syarif Hasyim terbakar ternyata tidak terbukti.

“Kami sudah turun ke sana. Bahkan tim kami berulang ulang membuktikan kebenaran video hang beredar itu, namun tidak kami temukan titik api atau lahan yanh terbakar di bawah Jembatan Maredan,” jelas Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priatna, Kamis (12/9) malam.

Sementara Camat Tualang Zalik Efendi menjelaskan kepada Riau Pos, tidak ada kebakaran lahan di bawah Jembatan Maredan.

“Kami sudah cek ke bawah jembatan, tidak ada kebakaran lahan di sana,” ungkapnya.

Karhutla kembali landa Jalan baru Siak-Dayun. Tim Damkar BPBD Siak termasuk Srikandi Damkar turun berjibaku memadamkan api.

- Advertisement -
Baca Juga:  2019, KPK Telah Usut 142 Kasus Korupsi

Menurut Kabid Damkar Irwan Priatna, kebakaran mulai terjadi menjelang Salat Jumat. Pihaknya langsung menurunkan tim.

“Hingga siang ini, api berhasil kami padamkan. Namun kami tetap berada di lokasi kebakaran untuk melokalisir agar tidak menyebar sekaligus pendinginan,” ungkapnya.

- Advertisement -

Lahan sawit dan semak ini diindikasi milik warga dan pemiliknya memang harus mempertanggung jawabkan dengan memberikan penjelasan penyebab lahannya terbakar.

Laporan  monang/wiwik wirdaningsih
Editor: Deslina
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO)- Video yang beredar dan menyatakan lahan di bawah Jembatan Maredan atau Jembatan Sultan Syarif Hasyim terbakar ternyata tidak terbukti.

“Kami sudah turun ke sana. Bahkan tim kami berulang ulang membuktikan kebenaran video hang beredar itu, namun tidak kami temukan titik api atau lahan yanh terbakar di bawah Jembatan Maredan,” jelas Kabid Damkar BPBD Siak Irwan Priatna, Kamis (12/9) malam.

Sementara Camat Tualang Zalik Efendi menjelaskan kepada Riau Pos, tidak ada kebakaran lahan di bawah Jembatan Maredan.

“Kami sudah cek ke bawah jembatan, tidak ada kebakaran lahan di sana,” ungkapnya.

Karhutla kembali landa Jalan baru Siak-Dayun. Tim Damkar BPBD Siak termasuk Srikandi Damkar turun berjibaku memadamkan api.

Baca Juga:  AJI, AMSI dan IJTI Ajukan Permohonan sebagai Pihak Terkait

Menurut Kabid Damkar Irwan Priatna, kebakaran mulai terjadi menjelang Salat Jumat. Pihaknya langsung menurunkan tim.

“Hingga siang ini, api berhasil kami padamkan. Namun kami tetap berada di lokasi kebakaran untuk melokalisir agar tidak menyebar sekaligus pendinginan,” ungkapnya.

Lahan sawit dan semak ini diindikasi milik warga dan pemiliknya memang harus mempertanggung jawabkan dengan memberikan penjelasan penyebab lahannya terbakar.

Laporan  monang/wiwik wirdaningsih
Editor: Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari