Senin, 10 Agustus 2026
- Advertisement -

Target 100 Pohon per Gudep, Wali Kota Pekanbaru Libatkan Pramuka dalam Green City

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru didorong untuk mengambil peran lebih luas dalam pembangunan lingkungan. Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM ingin Pramuka tidak hanya dikenal sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan program green city atau kota hijau.

Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru mengajak seluruh pengurus, anggota dan kader Pramuka ikut ambil bagian dalam mewujudkan program tersebut.

Dorongan itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan kepengurusan Satuan Karya (Saka), Satuan Komunitas (Sako) dan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Pekanbaru masa bakti 2025-2030 di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu, Jumat (7/8).

Menurut Agung, Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor kegiatan pembangunan yang berkaitan dengan lingkungan. Karena itu, keterlibatan mereka dalam program green city Pekanbaru diharapkan diwujudkan melalui aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Terima Pendemo Jadi Tugas Pertama Ketua DPRD Pekanbaru

”Kita ingin Pramuka ini menjadi pelopor utama program green city atau yang lebih spesifiknya lagi Pekanbaru Lestari,” ujar Agung.

Salah satu langkah yang dinilai bisa segera dilakukan adalah menggerakkan seluruh gugus depan (gudep) di Kota Pekanbaru untuk menanam sekaligus merawat pohon.

Agung bahkan mendorong setiap gudep memiliki target sedikitnya 100 pohon untuk ditanam dan dirawat. Dengan jumlah gudep yang cukup banyak, gerakan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penghijauan Kota Pekanbaru.

”Semua gudep, minimalnya bisa menanam dan merawat 100 pohon,” ucapnya.

Ia menegaskan, mewujudkan kota hijau bukan pekerjaan yang hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat secara luas juga dibutuhkan, termasuk generasi muda yang berada dalam Gerakan Pramuka.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Hj Sulastri Agung SSos MH melantik secara langsung kepengurusan Saka, Sako dan Kwarran masa bakti 2025-2030.

Baca Juga:  IHGMA Berbagi di Panti Sosial Tresna Wreda

Pelantikan seluruh kepengurusan tersebut dilaksanakan secara serentak di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu dan disaksikan Agung Nugroho sebagai Ketua Mabicab Pramuka Kota Pekanbaru.

Sulastri mengatakan, pelantikan serentak tersebut menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali berbagai satuan kepramukaan di Kota Pekanbaru.

Menurutnya, momen tersebut juga menjadi sejarah baru bagi Gerakan Pramuka Pekanbaru. Sebab, tidak seluruh Saka sebelumnya berada dalam kondisi aktif. Bahkan, terdapat satuan yang belum pernah aktif dan kini kembali diupayakan untuk berjalan.

”Pelantikan serentak ini merupakan sejarah. Karena tidak semua Saka yang dilantik sudah hidup atau aktif, bahkan ada sebagian yang belum pernah aktif sama sekali dan sekarang kita aktifkan kembali,” ujarnya. (ali)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru didorong untuk mengambil peran lebih luas dalam pembangunan lingkungan. Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM ingin Pramuka tidak hanya dikenal sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan program green city atau kota hijau.

Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru mengajak seluruh pengurus, anggota dan kader Pramuka ikut ambil bagian dalam mewujudkan program tersebut.

Dorongan itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan kepengurusan Satuan Karya (Saka), Satuan Komunitas (Sako) dan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Pekanbaru masa bakti 2025-2030 di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu, Jumat (7/8).

Menurut Agung, Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor kegiatan pembangunan yang berkaitan dengan lingkungan. Karena itu, keterlibatan mereka dalam program green city Pekanbaru diharapkan diwujudkan melalui aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  IKPI Sumbagteng Gelar Seminar Pajak Jelang Akhir Tahun, Bekali Wajib Pajak Hadapi Pelaporan 2025

”Kita ingin Pramuka ini menjadi pelopor utama program green city atau yang lebih spesifiknya lagi Pekanbaru Lestari,” ujar Agung.

- Advertisement -

Salah satu langkah yang dinilai bisa segera dilakukan adalah menggerakkan seluruh gugus depan (gudep) di Kota Pekanbaru untuk menanam sekaligus merawat pohon.

Agung bahkan mendorong setiap gudep memiliki target sedikitnya 100 pohon untuk ditanam dan dirawat. Dengan jumlah gudep yang cukup banyak, gerakan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penghijauan Kota Pekanbaru.

- Advertisement -

”Semua gudep, minimalnya bisa menanam dan merawat 100 pohon,” ucapnya.

Ia menegaskan, mewujudkan kota hijau bukan pekerjaan yang hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat secara luas juga dibutuhkan, termasuk generasi muda yang berada dalam Gerakan Pramuka.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Hj Sulastri Agung SSos MH melantik secara langsung kepengurusan Saka, Sako dan Kwarran masa bakti 2025-2030.

Baca Juga:  Petani Riau Diimbau Buat Kelompok

Pelantikan seluruh kepengurusan tersebut dilaksanakan secara serentak di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu dan disaksikan Agung Nugroho sebagai Ketua Mabicab Pramuka Kota Pekanbaru.

Sulastri mengatakan, pelantikan serentak tersebut menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali berbagai satuan kepramukaan di Kota Pekanbaru.

Menurutnya, momen tersebut juga menjadi sejarah baru bagi Gerakan Pramuka Pekanbaru. Sebab, tidak seluruh Saka sebelumnya berada dalam kondisi aktif. Bahkan, terdapat satuan yang belum pernah aktif dan kini kembali diupayakan untuk berjalan.

”Pelantikan serentak ini merupakan sejarah. Karena tidak semua Saka yang dilantik sudah hidup atau aktif, bahkan ada sebagian yang belum pernah aktif sama sekali dan sekarang kita aktifkan kembali,” ujarnya. (ali)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru didorong untuk mengambil peran lebih luas dalam pembangunan lingkungan. Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM ingin Pramuka tidak hanya dikenal sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan program green city atau kota hijau.

Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru mengajak seluruh pengurus, anggota dan kader Pramuka ikut ambil bagian dalam mewujudkan program tersebut.

Dorongan itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan kepengurusan Satuan Karya (Saka), Satuan Komunitas (Sako) dan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Pekanbaru masa bakti 2025-2030 di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu, Jumat (7/8).

Menurut Agung, Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor kegiatan pembangunan yang berkaitan dengan lingkungan. Karena itu, keterlibatan mereka dalam program green city Pekanbaru diharapkan diwujudkan melalui aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Beraksi di 10 TKP, Tiga Pria Spesialis Curanmor Diringkus

”Kita ingin Pramuka ini menjadi pelopor utama program green city atau yang lebih spesifiknya lagi Pekanbaru Lestari,” ujar Agung.

Salah satu langkah yang dinilai bisa segera dilakukan adalah menggerakkan seluruh gugus depan (gudep) di Kota Pekanbaru untuk menanam sekaligus merawat pohon.

Agung bahkan mendorong setiap gudep memiliki target sedikitnya 100 pohon untuk ditanam dan dirawat. Dengan jumlah gudep yang cukup banyak, gerakan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penghijauan Kota Pekanbaru.

”Semua gudep, minimalnya bisa menanam dan merawat 100 pohon,” ucapnya.

Ia menegaskan, mewujudkan kota hijau bukan pekerjaan yang hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat secara luas juga dibutuhkan, termasuk generasi muda yang berada dalam Gerakan Pramuka.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Hj Sulastri Agung SSos MH melantik secara langsung kepengurusan Saka, Sako dan Kwarran masa bakti 2025-2030.

Baca Juga:  Polsek Tampan Bantu Penimbunan Tanah Kuburan yang Amblas

Pelantikan seluruh kepengurusan tersebut dilaksanakan secara serentak di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu dan disaksikan Agung Nugroho sebagai Ketua Mabicab Pramuka Kota Pekanbaru.

Sulastri mengatakan, pelantikan serentak tersebut menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali berbagai satuan kepramukaan di Kota Pekanbaru.

Menurutnya, momen tersebut juga menjadi sejarah baru bagi Gerakan Pramuka Pekanbaru. Sebab, tidak seluruh Saka sebelumnya berada dalam kondisi aktif. Bahkan, terdapat satuan yang belum pernah aktif dan kini kembali diupayakan untuk berjalan.

”Pelantikan serentak ini merupakan sejarah. Karena tidak semua Saka yang dilantik sudah hidup atau aktif, bahkan ada sebagian yang belum pernah aktif sama sekali dan sekarang kita aktifkan kembali,” ujarnya. (ali)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari