Minggu, 26 Juli 2026
- Advertisement -

Harimau Sumatra Muncul di Inhil, Warga Diminta Waspada dan Tak Keluar Sendirian

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diminta meningkatkan kewaspadaan setelah seekor harimau sumatra dilaporkan muncul di sekitar wilayah tersebut. Satwa dilindungi itu bahkan disebut telah memangsa seekor sapi milik warga beberapa waktu lalu.

Kemunculan satwa liar tersebut membuat masyarakat khawatir. Sejumlah warga kini lebih berhati-hati dan memilih mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya pada malam hari, untuk mengantisipasi kemungkinan harimau kembali terlihat di sekitar permukiman.

Kapolsek Pulau Burung Iptu Danu Hidayat mengingatkan warga agar lebih waspada ketika beraktivitas di luar rumah. Ia juga meminta masyarakat tidak bepergian seorang diri dan segera melapor kepada pihak berwenang jika kembali melihat keberadaan harimau.

Baca Juga:  Pj Wako Pekanbaru Apresiasi Gelaran Riau Pos Fun Bike 2024

“Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Jangan bepergian sendirian dan segera melapor apabila melihat keberadaan harimau,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).

Mengantisipasi potensi ancaman terhadap keselamatan warga, Polsek Pulau Burung juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil. Koordinasi tersebut berkaitan dengan kemungkinan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar apabila kondisi di wilayah tersebut belum dinyatakan aman.

“Jika diperlukan, aktivitas belajar mengajar akan diliburkan sementara sampai situasi benar-benar aman,” kata Iptu Danu.

Selain berkoordinasi dengan pihak pendidikan, kepolisian juga telah menghubungi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan petunjuk teknis terkait penanganan dan upaya evakuasi harimau sumatra yang dilaporkan muncul di Desa Danai.

Baca Juga:  Diterjang Ombak Besar, Speedboat Rute Kuala Tungkal–Sungai Guntung Karam, Seluruh Penumpang Selamat

Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri jika kembali menemukan harimau di sekitar permukiman. Warga diminta segera menyampaikan laporan kepada aparat sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur sekaligus mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar. (*2)

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diminta meningkatkan kewaspadaan setelah seekor harimau sumatra dilaporkan muncul di sekitar wilayah tersebut. Satwa dilindungi itu bahkan disebut telah memangsa seekor sapi milik warga beberapa waktu lalu.

Kemunculan satwa liar tersebut membuat masyarakat khawatir. Sejumlah warga kini lebih berhati-hati dan memilih mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya pada malam hari, untuk mengantisipasi kemungkinan harimau kembali terlihat di sekitar permukiman.

Kapolsek Pulau Burung Iptu Danu Hidayat mengingatkan warga agar lebih waspada ketika beraktivitas di luar rumah. Ia juga meminta masyarakat tidak bepergian seorang diri dan segera melapor kepada pihak berwenang jika kembali melihat keberadaan harimau.

Baca Juga:  Pelayanan Publik Harus Maksimal

“Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Jangan bepergian sendirian dan segera melapor apabila melihat keberadaan harimau,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).

Mengantisipasi potensi ancaman terhadap keselamatan warga, Polsek Pulau Burung juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil. Koordinasi tersebut berkaitan dengan kemungkinan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar apabila kondisi di wilayah tersebut belum dinyatakan aman.

- Advertisement -

“Jika diperlukan, aktivitas belajar mengajar akan diliburkan sementara sampai situasi benar-benar aman,” kata Iptu Danu.

Selain berkoordinasi dengan pihak pendidikan, kepolisian juga telah menghubungi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan petunjuk teknis terkait penanganan dan upaya evakuasi harimau sumatra yang dilaporkan muncul di Desa Danai.

- Advertisement -
Baca Juga:  Harga Beras Terus Naik, Cabai Rp100 Ribu per Kg

Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri jika kembali menemukan harimau di sekitar permukiman. Warga diminta segera menyampaikan laporan kepada aparat sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur sekaligus mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar. (*2)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Warga Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), diminta meningkatkan kewaspadaan setelah seekor harimau sumatra dilaporkan muncul di sekitar wilayah tersebut. Satwa dilindungi itu bahkan disebut telah memangsa seekor sapi milik warga beberapa waktu lalu.

Kemunculan satwa liar tersebut membuat masyarakat khawatir. Sejumlah warga kini lebih berhati-hati dan memilih mengurangi aktivitas di luar rumah, khususnya pada malam hari, untuk mengantisipasi kemungkinan harimau kembali terlihat di sekitar permukiman.

Kapolsek Pulau Burung Iptu Danu Hidayat mengingatkan warga agar lebih waspada ketika beraktivitas di luar rumah. Ia juga meminta masyarakat tidak bepergian seorang diri dan segera melapor kepada pihak berwenang jika kembali melihat keberadaan harimau.

Baca Juga:  NPC Riau Harapkan Atletnya Raih 2 Emas, 1 Perunggu di Paralimpiade Paris 2024,

“Kami meminta masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Jangan bepergian sendirian dan segera melapor apabila melihat keberadaan harimau,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7/2026).

Mengantisipasi potensi ancaman terhadap keselamatan warga, Polsek Pulau Burung juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil. Koordinasi tersebut berkaitan dengan kemungkinan penghentian sementara kegiatan belajar mengajar apabila kondisi di wilayah tersebut belum dinyatakan aman.

“Jika diperlukan, aktivitas belajar mengajar akan diliburkan sementara sampai situasi benar-benar aman,” kata Iptu Danu.

Selain berkoordinasi dengan pihak pendidikan, kepolisian juga telah menghubungi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan petunjuk teknis terkait penanganan dan upaya evakuasi harimau sumatra yang dilaporkan muncul di Desa Danai.

Baca Juga:  Kreatif! Guru dan Murid SDN 007 Tanjung Raja Inhil Gunakan Koran sebagai Media Belajar Literasi

Polisi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri jika kembali menemukan harimau di sekitar permukiman. Warga diminta segera menyampaikan laporan kepada aparat sehingga penanganan dapat dilakukan sesuai prosedur sekaligus mencegah terjadinya konflik antara manusia dan satwa liar. (*2)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari