Selasa, 6 Oktober 2026
- Advertisement -

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series siap dimulai. Kompetisi bolabasket antarpelajar tingkat SMP dan SMA tersebut akan berlangsung selama delapan hari, 12-19 September 2026, di GOR Tribuana Pekanbaru.

HSBL Pekanbaru Series tahun ini membawa pembaruan dengan hadirnya kategori Junior HSBL. Kategori tersebut diperuntukkan bagi pelajar SMP atau sederajat sebagai ruang untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan potensi di olahraga bola basket.

Total 46 tim telah memastikan keikutsertaan. Sebanyak 22 tim akan bersaing di kategori putra SMA, 13 tim putri SMA, dan 11 tim putra SMP pada kategori Junior Riau Pos-HSBL.

Promotion Section Head PT Capella Dinamik Nusantara, Haryanto Budhiman, mengatakan format pertandingan HSBL kategori SMA tahun ini pada dasarnya masih sama dengan pelaksanaan sebelumnya.

Perbedaannya, penyelenggara menambahkan kelas junior khusus jenjang SMP atau sederajat, yang tahun ini baru dibuka untuk tim putra.

Baca Juga:  Satu per Satu Hilang Dicuri

“Tahun ini HSBL masih berlangsung dengan format yang sama seperti tahun lalu untuk kategori SMA. Namun yang berbeda, tahun ini kami menambahkan satu kelas, yakni kelas junior untuk level SMP atau sederajat, tetapi hanya untuk tim putra saja,” ujarnya, Rabu (9/9).

Menurut Haryanto, penambahan kategori tersebut dilakukan karena tingginya minat pelajar SMP terhadap bola basket. Karena itu, dibutuhkan wadah kompetisi yang dapat menampung sekaligus mengembangkan kemampuan para pemain muda.

“Di sini kami akan mencoba, minat di SMP ini cukup besar, cukup luas. Dan juga menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh junior,” katanya.

Untuk tahun ini, kategori Junior HSBL memang masih terbatas bagi tim putra. Haryanto mengatakan kategori serupa untuk putri belum dapat direalisasikan, meski peluang untuk mengembangkannya pada penyelenggaraan mendatang tetap terbuka.

Baca Juga:  LCC Duri Pastikan Ikut Riau Pos Fun Bike 2026, Turunkan 25 Peserta ke Pekanbaru

“Kami belum bisa merealisasikan semuanya untuk putri juga. Tetapi kami mencoba sebagian dulu, yakni untuk tim putra dulu. Tetapi ini khusus untuk Pekanbaru Series,” jelasnya.

Haryanto menilai HSBL memiliki peran penting sebagai kompetisi antarpelajar yang memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Secara konsep, HSBL disebut memiliki kemiripan dengan kompetisi pelajar bola basket lainnya, seperti Development Basketball League (DBL). Namun, HSBL memiliki cakupan dan karakter penyelenggaraan tersendiri.

HSBL Pekanbaru Series diperuntukkan bagi pelajar di Kota Pekanbaru. Sementara di daerah lain, kompetisi tersebut digelar melalui series yang diselenggarakan di masing-masing kabupaten/kota.

“Seperti yang sudah kita tahu bahwa HSBL itu hampir sebanding dengan DBL. Hanya saja HSBL itu Series Pekanbaru, sementara DBL itu di Riau Series. Sementara HSBL itu Series Pekanbaru dan untuk series lainnya, per kabupaten kita laksanakan,” ungkapnya.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series siap dimulai. Kompetisi bolabasket antarpelajar tingkat SMP dan SMA tersebut akan berlangsung selama delapan hari, 12-19 September 2026, di GOR Tribuana Pekanbaru.

HSBL Pekanbaru Series tahun ini membawa pembaruan dengan hadirnya kategori Junior HSBL. Kategori tersebut diperuntukkan bagi pelajar SMP atau sederajat sebagai ruang untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan potensi di olahraga bola basket.

Total 46 tim telah memastikan keikutsertaan. Sebanyak 22 tim akan bersaing di kategori putra SMA, 13 tim putri SMA, dan 11 tim putra SMP pada kategori Junior Riau Pos-HSBL.

Promotion Section Head PT Capella Dinamik Nusantara, Haryanto Budhiman, mengatakan format pertandingan HSBL kategori SMA tahun ini pada dasarnya masih sama dengan pelaksanaan sebelumnya.

Perbedaannya, penyelenggara menambahkan kelas junior khusus jenjang SMP atau sederajat, yang tahun ini baru dibuka untuk tim putra.

- Advertisement -
Baca Juga:  Gregoria Lolos ke Perempatfinal

“Tahun ini HSBL masih berlangsung dengan format yang sama seperti tahun lalu untuk kategori SMA. Namun yang berbeda, tahun ini kami menambahkan satu kelas, yakni kelas junior untuk level SMP atau sederajat, tetapi hanya untuk tim putra saja,” ujarnya, Rabu (9/9).

Menurut Haryanto, penambahan kategori tersebut dilakukan karena tingginya minat pelajar SMP terhadap bola basket. Karena itu, dibutuhkan wadah kompetisi yang dapat menampung sekaligus mengembangkan kemampuan para pemain muda.

- Advertisement -

“Di sini kami akan mencoba, minat di SMP ini cukup besar, cukup luas. Dan juga menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh junior,” katanya.

Untuk tahun ini, kategori Junior HSBL memang masih terbatas bagi tim putra. Haryanto mengatakan kategori serupa untuk putri belum dapat direalisasikan, meski peluang untuk mengembangkannya pada penyelenggaraan mendatang tetap terbuka.

Baca Juga:  BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

“Kami belum bisa merealisasikan semuanya untuk putri juga. Tetapi kami mencoba sebagian dulu, yakni untuk tim putra dulu. Tetapi ini khusus untuk Pekanbaru Series,” jelasnya.

Haryanto menilai HSBL memiliki peran penting sebagai kompetisi antarpelajar yang memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Secara konsep, HSBL disebut memiliki kemiripan dengan kompetisi pelajar bola basket lainnya, seperti Development Basketball League (DBL). Namun, HSBL memiliki cakupan dan karakter penyelenggaraan tersendiri.

HSBL Pekanbaru Series diperuntukkan bagi pelajar di Kota Pekanbaru. Sementara di daerah lain, kompetisi tersebut digelar melalui series yang diselenggarakan di masing-masing kabupaten/kota.

“Seperti yang sudah kita tahu bahwa HSBL itu hampir sebanding dengan DBL. Hanya saja HSBL itu Series Pekanbaru, sementara DBL itu di Riau Series. Sementara HSBL itu Series Pekanbaru dan untuk series lainnya, per kabupaten kita laksanakan,” ungkapnya.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Riau Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) 2026 Pekanbaru Series siap dimulai. Kompetisi bolabasket antarpelajar tingkat SMP dan SMA tersebut akan berlangsung selama delapan hari, 12-19 September 2026, di GOR Tribuana Pekanbaru.

HSBL Pekanbaru Series tahun ini membawa pembaruan dengan hadirnya kategori Junior HSBL. Kategori tersebut diperuntukkan bagi pelajar SMP atau sederajat sebagai ruang untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan potensi di olahraga bola basket.

Total 46 tim telah memastikan keikutsertaan. Sebanyak 22 tim akan bersaing di kategori putra SMA, 13 tim putri SMA, dan 11 tim putra SMP pada kategori Junior Riau Pos-HSBL.

Promotion Section Head PT Capella Dinamik Nusantara, Haryanto Budhiman, mengatakan format pertandingan HSBL kategori SMA tahun ini pada dasarnya masih sama dengan pelaksanaan sebelumnya.

Perbedaannya, penyelenggara menambahkan kelas junior khusus jenjang SMP atau sederajat, yang tahun ini baru dibuka untuk tim putra.

Baca Juga:  Yeyen Pelatih Kepala Timnas Lawan Malaysia, McMenemy Hanya Supervisi

“Tahun ini HSBL masih berlangsung dengan format yang sama seperti tahun lalu untuk kategori SMA. Namun yang berbeda, tahun ini kami menambahkan satu kelas, yakni kelas junior untuk level SMP atau sederajat, tetapi hanya untuk tim putra saja,” ujarnya, Rabu (9/9).

Menurut Haryanto, penambahan kategori tersebut dilakukan karena tingginya minat pelajar SMP terhadap bola basket. Karena itu, dibutuhkan wadah kompetisi yang dapat menampung sekaligus mengembangkan kemampuan para pemain muda.

“Di sini kami akan mencoba, minat di SMP ini cukup besar, cukup luas. Dan juga menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh junior,” katanya.

Untuk tahun ini, kategori Junior HSBL memang masih terbatas bagi tim putra. Haryanto mengatakan kategori serupa untuk putri belum dapat direalisasikan, meski peluang untuk mengembangkannya pada penyelenggaraan mendatang tetap terbuka.

Baca Juga:  Wako Agung Minta Warga dan Aparat Bersatu Cegah Banjir dan Atasi Gepeng di Pekanbaru

“Kami belum bisa merealisasikan semuanya untuk putri juga. Tetapi kami mencoba sebagian dulu, yakni untuk tim putra dulu. Tetapi ini khusus untuk Pekanbaru Series,” jelasnya.

Haryanto menilai HSBL memiliki peran penting sebagai kompetisi antarpelajar yang memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Secara konsep, HSBL disebut memiliki kemiripan dengan kompetisi pelajar bola basket lainnya, seperti Development Basketball League (DBL). Namun, HSBL memiliki cakupan dan karakter penyelenggaraan tersendiri.

HSBL Pekanbaru Series diperuntukkan bagi pelajar di Kota Pekanbaru. Sementara di daerah lain, kompetisi tersebut digelar melalui series yang diselenggarakan di masing-masing kabupaten/kota.

“Seperti yang sudah kita tahu bahwa HSBL itu hampir sebanding dengan DBL. Hanya saja HSBL itu Series Pekanbaru, sementara DBL itu di Riau Series. Sementara HSBL itu Series Pekanbaru dan untuk series lainnya, per kabupaten kita laksanakan,” ungkapnya.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari