Minggu, 28 Juni 2026
- Advertisement -

Hari Pertama SPMB SMP, Disdik Pekanbaru Minta Orang Tua Tetap Coba Akses Sistem

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kota Pekanbaru mulai dipadati pendaftar pada hari pertama pembukaan, Senin (22/6/2026). Ribuan calon peserta didik tercatat telah mendaftarkan diri melalui berbagai jalur yang tersedia.

Berdasarkan data pada laman resmi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru hingga Senin siang, jalur domisili menjadi yang paling banyak diminati. Jumlah pendaftar melalui jalur tersebut mencapai 4.127 siswa atau sekitar 54 persen dari total kuota yang disediakan.

Sementara itu, jalur afirmasi telah diikuti sebanyak 732 calon peserta didik atau sekitar 23 persen dari kuota yang tersedia.

Untuk jalur mutasi, tercatat sebanyak 53 siswa telah melakukan pendaftaran atau sekitar 6 persen dari kuota yang disiapkan. Sedangkan jalur prestasi nonakademik telah menarik minat 171 pendaftar atau sekitar 7 persen dari kuota.

Baca Juga:  Penutupan PBL Prodi S1 Kesmas STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Pada jalur prestasi akademik berdasarkan nilai rapor, jumlah pendaftar mencapai 523 siswa atau sekitar 34 persen dari kuota yang tersedia.

Adapun jalur prestasi akademik melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) masih mencatat jumlah pendaftar yang relatif sedikit. Hingga Senin siang, baru 11 calon peserta didik yang mendaftar atau sekitar 3 persen dari kuota yang disediakan.

Di tengah tingginya minat masyarakat mengikuti SPMB tahun ini, sejumlah orang tua mengaku mengalami kendala saat mengakses sistem pendaftaran secara daring.

Salah seorang wali murid, Riswan, mengaku belum berhasil masuk ke akun pendaftaran meskipun telah beberapa kali mencoba sejak pagi.

“Belum bisa masuk mendaftar sampai siang. Saat login muncul keterangan bahwa password tidak sesuai,” ujarnya.

Baca Juga:  Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, menjelaskan bahwa kendala yang dialami sebagian pengguna kemungkinan disebabkan tingginya trafik akses pada hari pertama pendaftaran.

“Bisa dilakukan pendaftaran berulang-ulang. Kemungkinan karena banyaknya pendaftar yang mengakses sistem pada hari pertama,” kata Alek.

Ia memastikan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru terus memantau jalannya proses pendaftaran agar seluruh calon peserta didik dapat terlayani dengan baik.

Pendaftaran SPMB SMP Kota Pekanbaru secara online dijadwalkan berlangsung hingga 25 Juni 2026. Selama masa pendaftaran, Disdik Pekanbaru akan terus melakukan pengawasan terhadap sistem untuk memastikan proses berjalan lancar dan dapat diakses seluruh peserta. (ilo)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kota Pekanbaru mulai dipadati pendaftar pada hari pertama pembukaan, Senin (22/6/2026). Ribuan calon peserta didik tercatat telah mendaftarkan diri melalui berbagai jalur yang tersedia.

Berdasarkan data pada laman resmi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru hingga Senin siang, jalur domisili menjadi yang paling banyak diminati. Jumlah pendaftar melalui jalur tersebut mencapai 4.127 siswa atau sekitar 54 persen dari total kuota yang disediakan.

Sementara itu, jalur afirmasi telah diikuti sebanyak 732 calon peserta didik atau sekitar 23 persen dari kuota yang tersedia.

Untuk jalur mutasi, tercatat sebanyak 53 siswa telah melakukan pendaftaran atau sekitar 6 persen dari kuota yang disiapkan. Sedangkan jalur prestasi nonakademik telah menarik minat 171 pendaftar atau sekitar 7 persen dari kuota.

Baca Juga:  Kesempatan Jadi Kepsek, Disdik Riau Buka Seleksi Terbuka 69 SMA/SMK Negeri

Pada jalur prestasi akademik berdasarkan nilai rapor, jumlah pendaftar mencapai 523 siswa atau sekitar 34 persen dari kuota yang tersedia.

- Advertisement -

Adapun jalur prestasi akademik melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) masih mencatat jumlah pendaftar yang relatif sedikit. Hingga Senin siang, baru 11 calon peserta didik yang mendaftar atau sekitar 3 persen dari kuota yang disediakan.

Di tengah tingginya minat masyarakat mengikuti SPMB tahun ini, sejumlah orang tua mengaku mengalami kendala saat mengakses sistem pendaftaran secara daring.

- Advertisement -

Salah seorang wali murid, Riswan, mengaku belum berhasil masuk ke akun pendaftaran meskipun telah beberapa kali mencoba sejak pagi.

“Belum bisa masuk mendaftar sampai siang. Saat login muncul keterangan bahwa password tidak sesuai,” ujarnya.

Baca Juga:  Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, menjelaskan bahwa kendala yang dialami sebagian pengguna kemungkinan disebabkan tingginya trafik akses pada hari pertama pendaftaran.

“Bisa dilakukan pendaftaran berulang-ulang. Kemungkinan karena banyaknya pendaftar yang mengakses sistem pada hari pertama,” kata Alek.

Ia memastikan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru terus memantau jalannya proses pendaftaran agar seluruh calon peserta didik dapat terlayani dengan baik.

Pendaftaran SPMB SMP Kota Pekanbaru secara online dijadwalkan berlangsung hingga 25 Juni 2026. Selama masa pendaftaran, Disdik Pekanbaru akan terus melakukan pengawasan terhadap sistem untuk memastikan proses berjalan lancar dan dapat diakses seluruh peserta. (ilo)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kota Pekanbaru mulai dipadati pendaftar pada hari pertama pembukaan, Senin (22/6/2026). Ribuan calon peserta didik tercatat telah mendaftarkan diri melalui berbagai jalur yang tersedia.

Berdasarkan data pada laman resmi Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru hingga Senin siang, jalur domisili menjadi yang paling banyak diminati. Jumlah pendaftar melalui jalur tersebut mencapai 4.127 siswa atau sekitar 54 persen dari total kuota yang disediakan.

Sementara itu, jalur afirmasi telah diikuti sebanyak 732 calon peserta didik atau sekitar 23 persen dari kuota yang tersedia.

Untuk jalur mutasi, tercatat sebanyak 53 siswa telah melakukan pendaftaran atau sekitar 6 persen dari kuota yang disiapkan. Sedangkan jalur prestasi nonakademik telah menarik minat 171 pendaftar atau sekitar 7 persen dari kuota.

Baca Juga:  Hari Pertama PPDB Kuansing 2025, Jalur Domisili Dibuka Hingga 5 Juli

Pada jalur prestasi akademik berdasarkan nilai rapor, jumlah pendaftar mencapai 523 siswa atau sekitar 34 persen dari kuota yang tersedia.

Adapun jalur prestasi akademik melalui Tes Kemampuan Akademik (TKA) masih mencatat jumlah pendaftar yang relatif sedikit. Hingga Senin siang, baru 11 calon peserta didik yang mendaftar atau sekitar 3 persen dari kuota yang disediakan.

Di tengah tingginya minat masyarakat mengikuti SPMB tahun ini, sejumlah orang tua mengaku mengalami kendala saat mengakses sistem pendaftaran secara daring.

Salah seorang wali murid, Riswan, mengaku belum berhasil masuk ke akun pendaftaran meskipun telah beberapa kali mencoba sejak pagi.

“Belum bisa masuk mendaftar sampai siang. Saat login muncul keterangan bahwa password tidak sesuai,” ujarnya.

Baca Juga:  Mayat Tunawisma Membusuk di Bawah Kolong Jembatan Pusat Kota Pekanbaru

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, menjelaskan bahwa kendala yang dialami sebagian pengguna kemungkinan disebabkan tingginya trafik akses pada hari pertama pendaftaran.

“Bisa dilakukan pendaftaran berulang-ulang. Kemungkinan karena banyaknya pendaftar yang mengakses sistem pada hari pertama,” kata Alek.

Ia memastikan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru terus memantau jalannya proses pendaftaran agar seluruh calon peserta didik dapat terlayani dengan baik.

Pendaftaran SPMB SMP Kota Pekanbaru secara online dijadwalkan berlangsung hingga 25 Juni 2026. Selama masa pendaftaran, Disdik Pekanbaru akan terus melakukan pengawasan terhadap sistem untuk memastikan proses berjalan lancar dan dapat diakses seluruh peserta. (ilo)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari