Kamis, 16 April 2026
- Advertisement -

Listrik Bagansiapiapi Padam Lebih 2 Jam, Warga dan Pelaku Usaha Terdampak

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Pemadaman listrik mendadak terjadi di sejumlah wilayah Kota Bagansiapiapi, ibu kota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (12/2) siang.

Pemadaman yang sudah beberapa kali terjadi sejak Januari 2026 itu, kali ini berlangsung lebih lama dari biasanya. Listrik padam sekitar pukul 14.00 WIB dan baru kembali normal pada pukul 16.30 WIB atau lebih dari dua jam.

Sejumlah warga mengaku pemadaman terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Kondisi tersebut membuat aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil ikut terdampak.

“Lampu padam, terpaksa pergi ke rumah teman yang tidak kena pemadaman karena kepanasan, listrik tidak menyala di rumah,” ujar Rudi, salah seorang warga Bagansiapiapi.

Baca Juga:  Satu Warga Meninggal, Kasus DBD di Bangko Capai 38 Orang

Pemadaman juga berdampak pada pelaku usaha, terutama warung kopi yang mengandalkan peralatan listrik serta penggunaan wifi gratis untuk pelanggan.

Sebagian pemilik usaha memilih menyalakan genset agar tetap bisa melayani pelanggan. Namun, bagi yang tidak memiliki genset, terpaksa menghentikan operasional untuk sementara waktu.

Terpisah, Bagian Pelayanan Pelanggan PLN ULP Bagansiapiapi, Jeki, menjelaskan pemadaman terjadi akibat kondisi defisit daya.

“Pemadaman dikarenakan defisit daya dari transmisi Belawan,” kata Jeki.

Selama proses pemadaman berlangsung, pihak ULP Bagansiapiapi terus berkoordinasi dengan pihak transmisi di Belawan.

Sebagai informasi, Transmisi Belawan merupakan jaringan penyaluran listrik tegangan tinggi dari pembangkit di kawasan Belawan, Sumatera Utara. Jaringan ini menjadi salah satu sumber pasokan listrik untuk sistem interkoneksi Sumatera Bagian Tengah, termasuk sebagian wilayah Riau. Listrik kembali normal sekitar pukul 16.30 WIB.(fad)

Baca Juga:  Kasus Malaria Kembali Naik, Sinaboi Catat 44 Pasien di Awal Tahun

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Pemadaman listrik mendadak terjadi di sejumlah wilayah Kota Bagansiapiapi, ibu kota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (12/2) siang.

Pemadaman yang sudah beberapa kali terjadi sejak Januari 2026 itu, kali ini berlangsung lebih lama dari biasanya. Listrik padam sekitar pukul 14.00 WIB dan baru kembali normal pada pukul 16.30 WIB atau lebih dari dua jam.

Sejumlah warga mengaku pemadaman terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Kondisi tersebut membuat aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil ikut terdampak.

“Lampu padam, terpaksa pergi ke rumah teman yang tidak kena pemadaman karena kepanasan, listrik tidak menyala di rumah,” ujar Rudi, salah seorang warga Bagansiapiapi.

Baca Juga:  Bau Menyengat Sampah dan Bangkai, Jalan Pelajar Bagan Batu Dikeluhkan Warga

Pemadaman juga berdampak pada pelaku usaha, terutama warung kopi yang mengandalkan peralatan listrik serta penggunaan wifi gratis untuk pelanggan.

- Advertisement -

Sebagian pemilik usaha memilih menyalakan genset agar tetap bisa melayani pelanggan. Namun, bagi yang tidak memiliki genset, terpaksa menghentikan operasional untuk sementara waktu.

Terpisah, Bagian Pelayanan Pelanggan PLN ULP Bagansiapiapi, Jeki, menjelaskan pemadaman terjadi akibat kondisi defisit daya.

- Advertisement -

“Pemadaman dikarenakan defisit daya dari transmisi Belawan,” kata Jeki.

Selama proses pemadaman berlangsung, pihak ULP Bagansiapiapi terus berkoordinasi dengan pihak transmisi di Belawan.

Sebagai informasi, Transmisi Belawan merupakan jaringan penyaluran listrik tegangan tinggi dari pembangkit di kawasan Belawan, Sumatera Utara. Jaringan ini menjadi salah satu sumber pasokan listrik untuk sistem interkoneksi Sumatera Bagian Tengah, termasuk sebagian wilayah Riau. Listrik kembali normal sekitar pukul 16.30 WIB.(fad)

Baca Juga:  Cuaca Panas Ekstrem di Mekkah, JCH Rohil Tetap Sehat dan Lancar Jalani Ibadah Haji
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Pemadaman listrik mendadak terjadi di sejumlah wilayah Kota Bagansiapiapi, ibu kota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (12/2) siang.

Pemadaman yang sudah beberapa kali terjadi sejak Januari 2026 itu, kali ini berlangsung lebih lama dari biasanya. Listrik padam sekitar pukul 14.00 WIB dan baru kembali normal pada pukul 16.30 WIB atau lebih dari dua jam.

Sejumlah warga mengaku pemadaman terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Kondisi tersebut membuat aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil ikut terdampak.

“Lampu padam, terpaksa pergi ke rumah teman yang tidak kena pemadaman karena kepanasan, listrik tidak menyala di rumah,” ujar Rudi, salah seorang warga Bagansiapiapi.

Baca Juga:  Barongsai dan Lampion Terangi Malam Cap Go Meh di Bagansiapiapi

Pemadaman juga berdampak pada pelaku usaha, terutama warung kopi yang mengandalkan peralatan listrik serta penggunaan wifi gratis untuk pelanggan.

Sebagian pemilik usaha memilih menyalakan genset agar tetap bisa melayani pelanggan. Namun, bagi yang tidak memiliki genset, terpaksa menghentikan operasional untuk sementara waktu.

Terpisah, Bagian Pelayanan Pelanggan PLN ULP Bagansiapiapi, Jeki, menjelaskan pemadaman terjadi akibat kondisi defisit daya.

“Pemadaman dikarenakan defisit daya dari transmisi Belawan,” kata Jeki.

Selama proses pemadaman berlangsung, pihak ULP Bagansiapiapi terus berkoordinasi dengan pihak transmisi di Belawan.

Sebagai informasi, Transmisi Belawan merupakan jaringan penyaluran listrik tegangan tinggi dari pembangkit di kawasan Belawan, Sumatera Utara. Jaringan ini menjadi salah satu sumber pasokan listrik untuk sistem interkoneksi Sumatera Bagian Tengah, termasuk sebagian wilayah Riau. Listrik kembali normal sekitar pukul 16.30 WIB.(fad)

Baca Juga:  Tersangka Pencurian dan Penadah Diamankan Polisi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari