Jumat, 6 Maret 2026
- Advertisement -

Rekor Unggul, Jojo Siap Tempur Hadapi Kodai di Perempat Final Malaysia Open 2026

KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) – Indonesia mengirimkan dua wakil tunggal putra pada turnamen Malaysia Open 2026. Namun, hingga babak perempat final, hanya Jonatan Christie yang masih bertahan dan menjaga asa Merah Putih.

Jonatan Christie, yang akrab disapa Jojo, menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra pada turnamen level Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Sementara rekannya, Alwi Farhan, harus tersingkir lebih awal di babak 32 besar.

Alwi terhenti setelah kalah tiga gim dari pebulu tangkis Prancis, Alex Lanier, dengan skor 13-21, 21-19, 13-21. Di sisi lain, Jojo tampil konsisten dengan menyingkirkan Lee Chia-hao asal Taiwan di 32 besar dan Leon Jun Hao dari Malaysia pada laga sebelumnya, Kamis (8/1).

Baca Juga:  Jangan Lengah

Di perempat final yang digelar hari ini, Jumat (9/1), Jojo akan menghadapi wakil Jepang, Kodai Naraoka. Laga ini menjadi pertemuan kelima bagi kedua pemain.

Dari catatan pertemuan, Jojo unggul dengan empat kemenangan dan satu kekalahan. Pertemuan terakhir terjadi pada babak 16 besar Denmark Open 2025, di mana Jojo menang meyakinkan 21-7, 21-13. Sebelumnya, Jojo juga mencatat kemenangan atas Kodai di BWF World Tour Finals, Hong Kong Open 2024, serta French Open 2023. Sementara satu-satunya kemenangan Kodai terjadi pada Singapore Open 2022.

Menjelang laga, Jojo memilih menjaga fokus dan kondisi mental, mengingat padatnya jadwal turnamen internasional. “Saya lebih fokus ke pikiran dan mental. Capek pasti, karena sejak Juni tahun lalu jadwal pertandingan cukup padat,” ujar Jojo dalam siaran pers PBSI.

Baca Juga:  Karena sang Ibu, Ozil Pilih Pindah ke Fenerbahce

Berkaca dari kemenangannya atas Leon Jun Hao yang bermain di hadapan publik sendiri, Jojo menyebut kunci permainannya adalah menikmati pertandingan. Strategi tersebut juga akan ia terapkan saat menghadapi Kodai. “Saya harus bermain nothing to lose dan menikmati pertandingan,” ucapnya.

Tak hanya dari sektor tunggal putra, kabar positif juga datang dari ganda putri. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari sukses menumbangkan unggulan kedua tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dengan skor 26-24, 21-17.

Febriana mengatakan tekanan dari publik Malaysia sudah mereka antisipasi sejak awal. “Kami sudah siap dengan tekanan karena lawan bermain di depan pendukungnya. Kami fokus bermain dengan pola kami sendiri,” ujarnya. (fiq/dns/jpg)

KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) – Indonesia mengirimkan dua wakil tunggal putra pada turnamen Malaysia Open 2026. Namun, hingga babak perempat final, hanya Jonatan Christie yang masih bertahan dan menjaga asa Merah Putih.

Jonatan Christie, yang akrab disapa Jojo, menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra pada turnamen level Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Sementara rekannya, Alwi Farhan, harus tersingkir lebih awal di babak 32 besar.

Alwi terhenti setelah kalah tiga gim dari pebulu tangkis Prancis, Alex Lanier, dengan skor 13-21, 21-19, 13-21. Di sisi lain, Jojo tampil konsisten dengan menyingkirkan Lee Chia-hao asal Taiwan di 32 besar dan Leon Jun Hao dari Malaysia pada laga sebelumnya, Kamis (8/1).

Baca Juga:  Jangan Bergantung Keberuntungan

Di perempat final yang digelar hari ini, Jumat (9/1), Jojo akan menghadapi wakil Jepang, Kodai Naraoka. Laga ini menjadi pertemuan kelima bagi kedua pemain.

Dari catatan pertemuan, Jojo unggul dengan empat kemenangan dan satu kekalahan. Pertemuan terakhir terjadi pada babak 16 besar Denmark Open 2025, di mana Jojo menang meyakinkan 21-7, 21-13. Sebelumnya, Jojo juga mencatat kemenangan atas Kodai di BWF World Tour Finals, Hong Kong Open 2024, serta French Open 2023. Sementara satu-satunya kemenangan Kodai terjadi pada Singapore Open 2022.

- Advertisement -

Menjelang laga, Jojo memilih menjaga fokus dan kondisi mental, mengingat padatnya jadwal turnamen internasional. “Saya lebih fokus ke pikiran dan mental. Capek pasti, karena sejak Juni tahun lalu jadwal pertandingan cukup padat,” ujar Jojo dalam siaran pers PBSI.

Baca Juga:  MMKSI Raih Penjualan Positif di IIMS

Berkaca dari kemenangannya atas Leon Jun Hao yang bermain di hadapan publik sendiri, Jojo menyebut kunci permainannya adalah menikmati pertandingan. Strategi tersebut juga akan ia terapkan saat menghadapi Kodai. “Saya harus bermain nothing to lose dan menikmati pertandingan,” ucapnya.

- Advertisement -

Tak hanya dari sektor tunggal putra, kabar positif juga datang dari ganda putri. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari sukses menumbangkan unggulan kedua tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dengan skor 26-24, 21-17.

Febriana mengatakan tekanan dari publik Malaysia sudah mereka antisipasi sejak awal. “Kami sudah siap dengan tekanan karena lawan bermain di depan pendukungnya. Kami fokus bermain dengan pola kami sendiri,” ujarnya. (fiq/dns/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

KUALA LUMPUR (RIAUPOS.CO) – Indonesia mengirimkan dua wakil tunggal putra pada turnamen Malaysia Open 2026. Namun, hingga babak perempat final, hanya Jonatan Christie yang masih bertahan dan menjaga asa Merah Putih.

Jonatan Christie, yang akrab disapa Jojo, menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor tunggal putra pada turnamen level Super 1000 yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur. Sementara rekannya, Alwi Farhan, harus tersingkir lebih awal di babak 32 besar.

Alwi terhenti setelah kalah tiga gim dari pebulu tangkis Prancis, Alex Lanier, dengan skor 13-21, 21-19, 13-21. Di sisi lain, Jojo tampil konsisten dengan menyingkirkan Lee Chia-hao asal Taiwan di 32 besar dan Leon Jun Hao dari Malaysia pada laga sebelumnya, Kamis (8/1).

Baca Juga:  Pertandingan Persahabatan, PB PTPN IV Uji Kekuatan PB RPG

Di perempat final yang digelar hari ini, Jumat (9/1), Jojo akan menghadapi wakil Jepang, Kodai Naraoka. Laga ini menjadi pertemuan kelima bagi kedua pemain.

Dari catatan pertemuan, Jojo unggul dengan empat kemenangan dan satu kekalahan. Pertemuan terakhir terjadi pada babak 16 besar Denmark Open 2025, di mana Jojo menang meyakinkan 21-7, 21-13. Sebelumnya, Jojo juga mencatat kemenangan atas Kodai di BWF World Tour Finals, Hong Kong Open 2024, serta French Open 2023. Sementara satu-satunya kemenangan Kodai terjadi pada Singapore Open 2022.

Menjelang laga, Jojo memilih menjaga fokus dan kondisi mental, mengingat padatnya jadwal turnamen internasional. “Saya lebih fokus ke pikiran dan mental. Capek pasti, karena sejak Juni tahun lalu jadwal pertandingan cukup padat,” ujar Jojo dalam siaran pers PBSI.

Baca Juga:  Taklukkan Kalteng Putra, Semen Padang Keluar dari Zona Degradasi

Berkaca dari kemenangannya atas Leon Jun Hao yang bermain di hadapan publik sendiri, Jojo menyebut kunci permainannya adalah menikmati pertandingan. Strategi tersebut juga akan ia terapkan saat menghadapi Kodai. “Saya harus bermain nothing to lose dan menikmati pertandingan,” ucapnya.

Tak hanya dari sektor tunggal putra, kabar positif juga datang dari ganda putri. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari sukses menumbangkan unggulan kedua tuan rumah, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dengan skor 26-24, 21-17.

Febriana mengatakan tekanan dari publik Malaysia sudah mereka antisipasi sejak awal. “Kami sudah siap dengan tekanan karena lawan bermain di depan pendukungnya. Kami fokus bermain dengan pola kami sendiri,” ujarnya. (fiq/dns/jpg)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari