Jumat, 17 Juli 2026
- Advertisement -

BKSDA Riau dan DPKP Pekanbaru Cegah Perdagangan Hewan

(RIAUPOS.CO) — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru dalam upaya penyelamatan satwa liar, Jumat (21/6).
“Adanya gangguan satwa yang tidak dikehendaki. Contohnya, tiba-tiba ada ular, biawak dan sebagainya. Itu bisa ditangani bersama,” ujar Kepala BKSDA Suharyono kepada Riau Pos. 
Sekarang ini, gangguan yang disebabkan satwa liar lebih sering lagi. Mulai dari buaya, ular, oak, monyet ekor panjang, beberapa kasus yang sering ditangani oleh pihaknya. 
“Ke depan bersama-sama bisa mengawasi dan melindungi satwa liar yang dilindungi,” terangnya.
Terlebih lagi, praktik ilegal yang memperdagangkan hewan maupun organ-organnya, masih marak dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. “Dengan kerja sama ini, semoga dapat meminimalisir perdagangan hewan maupun bagian-bagiannya di Pekanbaru,” ujarnya. 
Selain penyelamatan satwa liar, kesepahaman bersama bertujuan untuk peningkatan SDM rescuer team dalam penanggulangan gangguan satwa liar, penyelenggaraan latihan bersama dan sosialisasi penyelamatan satwa liar secara bersama dari kedua belah pihak.(*1/jrr)

Laporan MARRIO KISAZ, Kota
Baca Juga:  13 Hari Melampaui Kasus Enam Bulan
(RIAUPOS.CO) — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru dalam upaya penyelamatan satwa liar, Jumat (21/6).
“Adanya gangguan satwa yang tidak dikehendaki. Contohnya, tiba-tiba ada ular, biawak dan sebagainya. Itu bisa ditangani bersama,” ujar Kepala BKSDA Suharyono kepada Riau Pos. 
Sekarang ini, gangguan yang disebabkan satwa liar lebih sering lagi. Mulai dari buaya, ular, oak, monyet ekor panjang, beberapa kasus yang sering ditangani oleh pihaknya. 
“Ke depan bersama-sama bisa mengawasi dan melindungi satwa liar yang dilindungi,” terangnya.
Terlebih lagi, praktik ilegal yang memperdagangkan hewan maupun organ-organnya, masih marak dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. “Dengan kerja sama ini, semoga dapat meminimalisir perdagangan hewan maupun bagian-bagiannya di Pekanbaru,” ujarnya. 
Selain penyelamatan satwa liar, kesepahaman bersama bertujuan untuk peningkatan SDM rescuer team dalam penanggulangan gangguan satwa liar, penyelenggaraan latihan bersama dan sosialisasi penyelamatan satwa liar secara bersama dari kedua belah pihak.(*1/jrr)

Laporan MARRIO KISAZ, Kota
Baca Juga:  Istri Tak Mau Rujuk, Duda di Pulau Meranti Ini Pilih Mati Gantung DirI
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

(RIAUPOS.CO) — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru dalam upaya penyelamatan satwa liar, Jumat (21/6).
“Adanya gangguan satwa yang tidak dikehendaki. Contohnya, tiba-tiba ada ular, biawak dan sebagainya. Itu bisa ditangani bersama,” ujar Kepala BKSDA Suharyono kepada Riau Pos. 
Sekarang ini, gangguan yang disebabkan satwa liar lebih sering lagi. Mulai dari buaya, ular, oak, monyet ekor panjang, beberapa kasus yang sering ditangani oleh pihaknya. 
“Ke depan bersama-sama bisa mengawasi dan melindungi satwa liar yang dilindungi,” terangnya.
Terlebih lagi, praktik ilegal yang memperdagangkan hewan maupun organ-organnya, masih marak dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab. “Dengan kerja sama ini, semoga dapat meminimalisir perdagangan hewan maupun bagian-bagiannya di Pekanbaru,” ujarnya. 
Selain penyelamatan satwa liar, kesepahaman bersama bertujuan untuk peningkatan SDM rescuer team dalam penanggulangan gangguan satwa liar, penyelenggaraan latihan bersama dan sosialisasi penyelamatan satwa liar secara bersama dari kedua belah pihak.(*1/jrr)

Laporan MARRIO KISAZ, Kota
Baca Juga:  Kembali 11 Orang Riau Terkonfirmasi Positif Covid-19

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari