Selasa, 5 Mei 2026
- Advertisement -

Amien Rais Akan Kritisi Prabowo Cs Setelah 6 Bulan

YOGYAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais enggan menanggapi masuknya Prabowo Subianto ke Kabinet Indonesia Maju bentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Politikus senior itu beralasan, dirinya tidak dalam posisi menentang ataupun menyetujui keputusan politik rival Jokowi di Pilpres 2019 tersebut.

"Kalau saya bapaknya Prabowo, saya merestui. Saya enggak merestui, tidak menolak, tidak melawan juga," kata Amien usai menjadi pembicara kajian bertema Islam dan Komunis di di Masjid Jami' Karangkajen, Yogyakarta, Ahad (27/10).

Seperti diketahui, Prabowo menjadi menteri pertahanan di Kabinet Indonesia Maju. Prabowo juga membawa serta Partai Gerindra yang dipimpinnya ke barisan koalisi pendukung pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Tahniah, Ini 44 Pengurus DPW PAN Riau Periode 2020-2025

Dari Gerindra tak hanya Prabowo yang jadi menteri. Ada pula Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo yang menjadi menteri kelautan dan perikanan di Kabinet Indonesia Maju.

Amien mengatakan, dirinya untuk sementara masih menahan diri mengkritisi kabinet anyar bentukan Presiden Jokowi. Mantan ketua umum PAN itu menegaskan, dirinya harus bersikap sportif dengan memberi waktu kepada Kabinet Indonesia Maju untuk bekerja.

"Jadi sementara ini saya masih menahan diri, karena saya harus fair harus sportif. Berikan dulu waktu untuk konsolidasi dan lain-lain,” katanya.

Karena itu Amien memberi tenggat selama enam bulan bagi Kabinet Indonesia Maju. “Kalau ternyata sudah enam bulan jebulnya (ternyata) tidak bisa apa-apa, nanti kami buat perhitungan," katanya.

Baca Juga:  Fahri Hamzah Minta Jokowi Ambil Pelajaran dari Demo Tolak Omnibus Law

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

YOGYAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais enggan menanggapi masuknya Prabowo Subianto ke Kabinet Indonesia Maju bentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Politikus senior itu beralasan, dirinya tidak dalam posisi menentang ataupun menyetujui keputusan politik rival Jokowi di Pilpres 2019 tersebut.

"Kalau saya bapaknya Prabowo, saya merestui. Saya enggak merestui, tidak menolak, tidak melawan juga," kata Amien usai menjadi pembicara kajian bertema Islam dan Komunis di di Masjid Jami' Karangkajen, Yogyakarta, Ahad (27/10).

Seperti diketahui, Prabowo menjadi menteri pertahanan di Kabinet Indonesia Maju. Prabowo juga membawa serta Partai Gerindra yang dipimpinnya ke barisan koalisi pendukung pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Jokowi Yakin Menteri yang Baru Dilantik Mumpuni

Dari Gerindra tak hanya Prabowo yang jadi menteri. Ada pula Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo yang menjadi menteri kelautan dan perikanan di Kabinet Indonesia Maju.

Amien mengatakan, dirinya untuk sementara masih menahan diri mengkritisi kabinet anyar bentukan Presiden Jokowi. Mantan ketua umum PAN itu menegaskan, dirinya harus bersikap sportif dengan memberi waktu kepada Kabinet Indonesia Maju untuk bekerja.

- Advertisement -

"Jadi sementara ini saya masih menahan diri, karena saya harus fair harus sportif. Berikan dulu waktu untuk konsolidasi dan lain-lain,” katanya.

Karena itu Amien memberi tenggat selama enam bulan bagi Kabinet Indonesia Maju. “Kalau ternyata sudah enam bulan jebulnya (ternyata) tidak bisa apa-apa, nanti kami buat perhitungan," katanya.

- Advertisement -
Baca Juga:  PDIP: Kewenangan soal Calon Presiden di Tangan Megawati

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

YOGYAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais enggan menanggapi masuknya Prabowo Subianto ke Kabinet Indonesia Maju bentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Politikus senior itu beralasan, dirinya tidak dalam posisi menentang ataupun menyetujui keputusan politik rival Jokowi di Pilpres 2019 tersebut.

"Kalau saya bapaknya Prabowo, saya merestui. Saya enggak merestui, tidak menolak, tidak melawan juga," kata Amien usai menjadi pembicara kajian bertema Islam dan Komunis di di Masjid Jami' Karangkajen, Yogyakarta, Ahad (27/10).

Seperti diketahui, Prabowo menjadi menteri pertahanan di Kabinet Indonesia Maju. Prabowo juga membawa serta Partai Gerindra yang dipimpinnya ke barisan koalisi pendukung pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Jokowi Yakin Menteri yang Baru Dilantik Mumpuni

Dari Gerindra tak hanya Prabowo yang jadi menteri. Ada pula Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo yang menjadi menteri kelautan dan perikanan di Kabinet Indonesia Maju.

Amien mengatakan, dirinya untuk sementara masih menahan diri mengkritisi kabinet anyar bentukan Presiden Jokowi. Mantan ketua umum PAN itu menegaskan, dirinya harus bersikap sportif dengan memberi waktu kepada Kabinet Indonesia Maju untuk bekerja.

"Jadi sementara ini saya masih menahan diri, karena saya harus fair harus sportif. Berikan dulu waktu untuk konsolidasi dan lain-lain,” katanya.

Karena itu Amien memberi tenggat selama enam bulan bagi Kabinet Indonesia Maju. “Kalau ternyata sudah enam bulan jebulnya (ternyata) tidak bisa apa-apa, nanti kami buat perhitungan," katanya.

Baca Juga:  Malam Ini Debat Kandidat Calon Kepala Daerah Inhu

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari