Selasa, 20 Oktober 2026
- Advertisement -

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pencarian terhadap Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, berakhir duka.

Korban yang sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (17/10/2026) sore tersebut ditemukan meninggal dunia di kawasan perairan Desa Tanjung Kedabu, Ahad (18/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh paman korban bersama warga setempat dalam posisi tengkurap di sekitar belat atau jaring penangkap ikan.

Sebelum menghilang, korban sempat pergi dari rumah menggunakan sepeda motor sekitar pukul 16.30 WIB dengan alasan hendak menyusul orang tuanya.

Namun, tak lama kemudian korban mengirimkan pesan WhatsApp berisi ungkapan kesedihan serta pesan agar dirinya tidak dicari apabila meninggal dunia.

Baca Juga:  Renovasi Rumah Dinas, Bupati Meranti Asmar Tempati Rumah Sewa Eks Bupati Irwan Nasir

Keluarga yang khawatir langsung melakukan pencarian dan menemukan sepeda motor, telepon genggam, serta sepatu milik korban di sekitar Jalan Parit Seribu dan area pantai.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita melalui Kapolsek Rangsang AKP Aguslan mengonfirmasi penemuan tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan luar oleh bidan desa setempat, tidak ditemukan luka memar atau tanda kekerasan pada tubuh korban.(wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pencarian terhadap Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, berakhir duka.

Korban yang sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (17/10/2026) sore tersebut ditemukan meninggal dunia di kawasan perairan Desa Tanjung Kedabu, Ahad (18/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh paman korban bersama warga setempat dalam posisi tengkurap di sekitar belat atau jaring penangkap ikan.

Sebelum menghilang, korban sempat pergi dari rumah menggunakan sepeda motor sekitar pukul 16.30 WIB dengan alasan hendak menyusul orang tuanya.

Namun, tak lama kemudian korban mengirimkan pesan WhatsApp berisi ungkapan kesedihan serta pesan agar dirinya tidak dicari apabila meninggal dunia.

- Advertisement -
Baca Juga:  Paradigma Baru Badan Litbang KLHK dan Inivasi Hadapi Dinamika Global

Keluarga yang khawatir langsung melakukan pencarian dan menemukan sepeda motor, telepon genggam, serta sepatu milik korban di sekitar Jalan Parit Seribu dan area pantai.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita melalui Kapolsek Rangsang AKP Aguslan mengonfirmasi penemuan tersebut.

- Advertisement -

Berdasarkan pemeriksaan luar oleh bidan desa setempat, tidak ditemukan luka memar atau tanda kekerasan pada tubuh korban.(wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Pencarian terhadap Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, berakhir duka.

Korban yang sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (17/10/2026) sore tersebut ditemukan meninggal dunia di kawasan perairan Desa Tanjung Kedabu, Ahad (18/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh paman korban bersama warga setempat dalam posisi tengkurap di sekitar belat atau jaring penangkap ikan.

Sebelum menghilang, korban sempat pergi dari rumah menggunakan sepeda motor sekitar pukul 16.30 WIB dengan alasan hendak menyusul orang tuanya.

Namun, tak lama kemudian korban mengirimkan pesan WhatsApp berisi ungkapan kesedihan serta pesan agar dirinya tidak dicari apabila meninggal dunia.

Baca Juga:  PLN Ungkap Penyebab Listrik Selatpanjang Padam Berjam-jam, Ada Tiga Gangguan Sekaligus

Keluarga yang khawatir langsung melakukan pencarian dan menemukan sepeda motor, telepon genggam, serta sepatu milik korban di sekitar Jalan Parit Seribu dan area pantai.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita melalui Kapolsek Rangsang AKP Aguslan mengonfirmasi penemuan tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan luar oleh bidan desa setempat, tidak ditemukan luka memar atau tanda kekerasan pada tubuh korban.(wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari