Selasa, 9 Juni 2026
- Advertisement -

Pelukan dan Air Mata Warnai Kepulangan Jemaah Haji Asal Kepulauan Meranti

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 110 jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti akhirnya kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH-06 tiba dengan selamat melalui Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing pada Senin (8/6/2026).

Kedatangan para jemaah disambut penuh kebahagiaan oleh keluarga yang telah menunggu di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang. Suasana haru pun tak terelakkan ketika para jemaah kembali bertemu dengan keluarga setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah di Arab Saudi. Tangisan bahagia dan pelukan hangat mewarnai momen penyambutan tersebut.

Sebelumnya, pada Ahad (7/6/2026) malam, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyambut langsung kedatangan rombongan jemaah di Asrama Haji Batam. Ia memastikan seluruh jemaah asal Kepulauan Meranti tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci.

“Alhamdulillah jemaah kita sudah sampai di Batam dengan selamat. Semoga seluruh rangkaian perjalanan hingga kembali ke rumah masing-masing berjalan lancar,” ujar Muzamil.

Baca Juga:  Perayaan Imlek, Aktivitas Penumpang di Tanjung Harapan Turun 

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengingatkan para jemaah agar tetap menjaga kesehatan setelah menjalani ibadah dan perjalanan yang cukup panjang. Mereka diimbau untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan laut menuju kampung halaman.

Setibanya di Selatpanjang, rombongan jemaah disambut Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, yang hadir mewakili pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dan berharap para jemaah dapat mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.

“Kami bersyukur seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga menjadi haji yang mabrur serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” kata Sudandri.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti, Syafrizal, menjelaskan bahwa jumlah jemaah haji asal Kepulauan Meranti pada musim haji tahun ini mencapai 110 orang, terdiri dari 47 laki-laki dan 63 perempuan.

Baca Juga:  Tiga Rumah di Selatpanjang Hangus Dilalap Api, Warga Panik Berhamburan

Ia menuturkan, tidak semua jemaah mengikuti prosesi penyambutan di Selatpanjang. Sejumlah jemaah yang berasal dari Kecamatan Tebingtinggi Timur dan Kecamatan Rangsang langsung turun di Pelabuhan Tanjungsamak agar lebih mudah melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

“Pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh kebutuhan pemulangan sehingga para jemaah dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Diketahui, jemaah haji asal Kepulauan Meranti berangkat ke Tanah Suci pada 28 April 2026 melalui Embarkasi Batam dan tergabung dalam Kloter BTH-06 bersama jemaah dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Dumai.

Kepulangan seluruh jemaah dalam kondisi lengkap dan selamat menjadi kabar yang membahagiakan bagi keluarga maupun masyarakat Kepulauan Meranti. Selain menandai berakhirnya pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, kehadiran mereka diharapkan dapat membawa semangat keteladanan, kebersamaan, dan nilai-nilai keagamaan yang semakin kuat di tengah kehidupan masyarakat. (wir)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 110 jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti akhirnya kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH-06 tiba dengan selamat melalui Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing pada Senin (8/6/2026).

Kedatangan para jemaah disambut penuh kebahagiaan oleh keluarga yang telah menunggu di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang. Suasana haru pun tak terelakkan ketika para jemaah kembali bertemu dengan keluarga setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah di Arab Saudi. Tangisan bahagia dan pelukan hangat mewarnai momen penyambutan tersebut.

Sebelumnya, pada Ahad (7/6/2026) malam, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyambut langsung kedatangan rombongan jemaah di Asrama Haji Batam. Ia memastikan seluruh jemaah asal Kepulauan Meranti tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci.

“Alhamdulillah jemaah kita sudah sampai di Batam dengan selamat. Semoga seluruh rangkaian perjalanan hingga kembali ke rumah masing-masing berjalan lancar,” ujar Muzamil.

Baca Juga:  Segera Tindak Lanjuti Pembangunan Pelabuhan Dorak

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengingatkan para jemaah agar tetap menjaga kesehatan setelah menjalani ibadah dan perjalanan yang cukup panjang. Mereka diimbau untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan laut menuju kampung halaman.

- Advertisement -

Setibanya di Selatpanjang, rombongan jemaah disambut Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, yang hadir mewakili pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dan berharap para jemaah dapat mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.

“Kami bersyukur seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga menjadi haji yang mabrur serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” kata Sudandri.

- Advertisement -

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti, Syafrizal, menjelaskan bahwa jumlah jemaah haji asal Kepulauan Meranti pada musim haji tahun ini mencapai 110 orang, terdiri dari 47 laki-laki dan 63 perempuan.

Baca Juga:  Tetap Berpuasa, Siang hingga Dini Hari Bergelut Padamkan Api

Ia menuturkan, tidak semua jemaah mengikuti prosesi penyambutan di Selatpanjang. Sejumlah jemaah yang berasal dari Kecamatan Tebingtinggi Timur dan Kecamatan Rangsang langsung turun di Pelabuhan Tanjungsamak agar lebih mudah melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

“Pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh kebutuhan pemulangan sehingga para jemaah dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Diketahui, jemaah haji asal Kepulauan Meranti berangkat ke Tanah Suci pada 28 April 2026 melalui Embarkasi Batam dan tergabung dalam Kloter BTH-06 bersama jemaah dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Dumai.

Kepulangan seluruh jemaah dalam kondisi lengkap dan selamat menjadi kabar yang membahagiakan bagi keluarga maupun masyarakat Kepulauan Meranti. Selain menandai berakhirnya pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, kehadiran mereka diharapkan dapat membawa semangat keteladanan, kebersamaan, dan nilai-nilai keagamaan yang semakin kuat di tengah kehidupan masyarakat. (wir)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 110 jemaah haji asal Kabupaten Kepulauan Meranti akhirnya kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH-06 tiba dengan selamat melalui Batam sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing pada Senin (8/6/2026).

Kedatangan para jemaah disambut penuh kebahagiaan oleh keluarga yang telah menunggu di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang. Suasana haru pun tak terelakkan ketika para jemaah kembali bertemu dengan keluarga setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah di Arab Saudi. Tangisan bahagia dan pelukan hangat mewarnai momen penyambutan tersebut.

Sebelumnya, pada Ahad (7/6/2026) malam, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menyambut langsung kedatangan rombongan jemaah di Asrama Haji Batam. Ia memastikan seluruh jemaah asal Kepulauan Meranti tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci.

“Alhamdulillah jemaah kita sudah sampai di Batam dengan selamat. Semoga seluruh rangkaian perjalanan hingga kembali ke rumah masing-masing berjalan lancar,” ujar Muzamil.

Baca Juga:  Segera Tindak Lanjuti Pembangunan Pelabuhan Dorak

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga mengingatkan para jemaah agar tetap menjaga kesehatan setelah menjalani ibadah dan perjalanan yang cukup panjang. Mereka diimbau untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan laut menuju kampung halaman.

Setibanya di Selatpanjang, rombongan jemaah disambut Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, yang hadir mewakili pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dan berharap para jemaah dapat mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.

“Kami bersyukur seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga menjadi haji yang mabrur serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” kata Sudandri.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kepulauan Meranti, Syafrizal, menjelaskan bahwa jumlah jemaah haji asal Kepulauan Meranti pada musim haji tahun ini mencapai 110 orang, terdiri dari 47 laki-laki dan 63 perempuan.

Baca Juga:  Operasional Sentra IKM Sagu Sungai Tohor Kepulauan Meranti Berhenti Operasi

Ia menuturkan, tidak semua jemaah mengikuti prosesi penyambutan di Selatpanjang. Sejumlah jemaah yang berasal dari Kecamatan Tebingtinggi Timur dan Kecamatan Rangsang langsung turun di Pelabuhan Tanjungsamak agar lebih mudah melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

“Pemerintah daerah telah menyiapkan seluruh kebutuhan pemulangan sehingga para jemaah dapat kembali ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Diketahui, jemaah haji asal Kepulauan Meranti berangkat ke Tanah Suci pada 28 April 2026 melalui Embarkasi Batam dan tergabung dalam Kloter BTH-06 bersama jemaah dari Kabupaten Indragiri Hulu dan Kota Dumai.

Kepulangan seluruh jemaah dalam kondisi lengkap dan selamat menjadi kabar yang membahagiakan bagi keluarga maupun masyarakat Kepulauan Meranti. Selain menandai berakhirnya pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, kehadiran mereka diharapkan dapat membawa semangat keteladanan, kebersamaan, dan nilai-nilai keagamaan yang semakin kuat di tengah kehidupan masyarakat. (wir)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari