Sabtu, 5 September 2026
- Advertisement -

Mulai 1 September, Tarif Penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan Naik Hingga 100 Persen

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kabar penting bagi masyarakat Kepulauan Meranti, khususnya pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Harapan. PT Pelindo akan memberlakukan kenaikan tarif penumpang mulai 1 September 2025 mendatang.

Kenaikan tersebut meliputi tarif domestik yang naik 100 persen, dari Rp5.000 menjadi Rp10.000. Sementara untuk penumpang internasional, tarif naik 20 persen, dari Rp50.000 menjadi Rp60.000.

General Manager PT Pelindo Wilayah Tanjung Balai, Joni Hutama, membenarkan kebijakan ini. Ia menyebutkan bahwa proses persetujuan kenaikan sudah melalui tahapan, termasuk restu dari DPRD serta Pemkab Kepulauan Meranti.

“Sudah didukung penuh oleh Komisi II DPRD Kepulauan Meranti dan pemerintah daerah. Penyesuaian ini mulai berlaku 1 September 2025,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga:  30 Orang Terima Predikat Istimewa, Peserta PPG PAI Batch I Dikukuhkan

Menurut Joni, penyesuaian tarif dilakukan karena Pelindo telah melakukan transformasi dan penataan pelabuhan sejak 2024. Perubahan tersebut, katanya, sudah bisa dirasakan masyarakat.

“Sekarang bisa dibandingkan kondisi pelabuhan sebelum dan sesudah dibangun. Untuk melanjutkan pembangunan, tentu dibutuhkan dukungan masyarakat melalui tarif baru ini,” jelasnya usai mengikuti rapat dengan DPRD Meranti.

Joni menambahkan, pembangunan lanjutan akan berlangsung pada 2026 hingga 2030. Targetnya, Pelabuhan Tanjung Harapan dapat berstandar nasional dan menuju kelas internasional. Tahun ini pun sudah dilelang pengadaan ponton, serta rencana pembangunan ruang VIP menuju trestle seperti di Tanjungpinang.

Selain itu, Pelindo juga membuka diri untuk bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar bisa berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD). “Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu sinergi dengan pemerintah daerah maupun BUMD,” katanya.

Baca Juga:  Satpol PP Geledah Gudang Minol di Selatpanjang

Sebagai catatan, terakhir kali Pelindo menyesuaikan tarif penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan adalah pada Desember 2017. Saat itu, tarif domestik naik dari Rp2.500 menjadi Rp5.000, sedangkan internasional dari Rp15.000 menjadi Rp50.000. Alasan kenaikan serupa, yakni peningkatan fasilitas pelabuhan seperti ruang tunggu dan area parkir, serta kontribusi untuk PAD melalui kerja sama dengan BUMD.

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kabar penting bagi masyarakat Kepulauan Meranti, khususnya pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Harapan. PT Pelindo akan memberlakukan kenaikan tarif penumpang mulai 1 September 2025 mendatang.

Kenaikan tersebut meliputi tarif domestik yang naik 100 persen, dari Rp5.000 menjadi Rp10.000. Sementara untuk penumpang internasional, tarif naik 20 persen, dari Rp50.000 menjadi Rp60.000.

General Manager PT Pelindo Wilayah Tanjung Balai, Joni Hutama, membenarkan kebijakan ini. Ia menyebutkan bahwa proses persetujuan kenaikan sudah melalui tahapan, termasuk restu dari DPRD serta Pemkab Kepulauan Meranti.

“Sudah didukung penuh oleh Komisi II DPRD Kepulauan Meranti dan pemerintah daerah. Penyesuaian ini mulai berlaku 1 September 2025,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga:  Asmar Mengaku Siap Maju jadi Calon Bupati Kepulauan Meranti

Menurut Joni, penyesuaian tarif dilakukan karena Pelindo telah melakukan transformasi dan penataan pelabuhan sejak 2024. Perubahan tersebut, katanya, sudah bisa dirasakan masyarakat.

- Advertisement -

“Sekarang bisa dibandingkan kondisi pelabuhan sebelum dan sesudah dibangun. Untuk melanjutkan pembangunan, tentu dibutuhkan dukungan masyarakat melalui tarif baru ini,” jelasnya usai mengikuti rapat dengan DPRD Meranti.

Joni menambahkan, pembangunan lanjutan akan berlangsung pada 2026 hingga 2030. Targetnya, Pelabuhan Tanjung Harapan dapat berstandar nasional dan menuju kelas internasional. Tahun ini pun sudah dilelang pengadaan ponton, serta rencana pembangunan ruang VIP menuju trestle seperti di Tanjungpinang.

- Advertisement -

Selain itu, Pelindo juga membuka diri untuk bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar bisa berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD). “Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu sinergi dengan pemerintah daerah maupun BUMD,” katanya.

Baca Juga:  Pekan Ketiga Agustus Meranti Buka Pendaftaran CPNS

Sebagai catatan, terakhir kali Pelindo menyesuaikan tarif penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan adalah pada Desember 2017. Saat itu, tarif domestik naik dari Rp2.500 menjadi Rp5.000, sedangkan internasional dari Rp15.000 menjadi Rp50.000. Alasan kenaikan serupa, yakni peningkatan fasilitas pelabuhan seperti ruang tunggu dan area parkir, serta kontribusi untuk PAD melalui kerja sama dengan BUMD.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kabar penting bagi masyarakat Kepulauan Meranti, khususnya pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjung Harapan. PT Pelindo akan memberlakukan kenaikan tarif penumpang mulai 1 September 2025 mendatang.

Kenaikan tersebut meliputi tarif domestik yang naik 100 persen, dari Rp5.000 menjadi Rp10.000. Sementara untuk penumpang internasional, tarif naik 20 persen, dari Rp50.000 menjadi Rp60.000.

General Manager PT Pelindo Wilayah Tanjung Balai, Joni Hutama, membenarkan kebijakan ini. Ia menyebutkan bahwa proses persetujuan kenaikan sudah melalui tahapan, termasuk restu dari DPRD serta Pemkab Kepulauan Meranti.

“Sudah didukung penuh oleh Komisi II DPRD Kepulauan Meranti dan pemerintah daerah. Penyesuaian ini mulai berlaku 1 September 2025,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).

Baca Juga:  RAPBD 2026 Diparipurnakan, DPRD Ingatkan Belanja Jangan Melebihi Kemampuan Daerah

Menurut Joni, penyesuaian tarif dilakukan karena Pelindo telah melakukan transformasi dan penataan pelabuhan sejak 2024. Perubahan tersebut, katanya, sudah bisa dirasakan masyarakat.

“Sekarang bisa dibandingkan kondisi pelabuhan sebelum dan sesudah dibangun. Untuk melanjutkan pembangunan, tentu dibutuhkan dukungan masyarakat melalui tarif baru ini,” jelasnya usai mengikuti rapat dengan DPRD Meranti.

Joni menambahkan, pembangunan lanjutan akan berlangsung pada 2026 hingga 2030. Targetnya, Pelabuhan Tanjung Harapan dapat berstandar nasional dan menuju kelas internasional. Tahun ini pun sudah dilelang pengadaan ponton, serta rencana pembangunan ruang VIP menuju trestle seperti di Tanjungpinang.

Selain itu, Pelindo juga membuka diri untuk bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar bisa berkontribusi pada pendapatan asli daerah (PAD). “Kami tidak bisa bekerja sendiri, perlu sinergi dengan pemerintah daerah maupun BUMD,” katanya.

Baca Juga:  Heboh Surat Mutasi Palsu di Meranti, Kepsek Diminta Transfer Rp5 Juta Lewat Surat Palsu

Sebagai catatan, terakhir kali Pelindo menyesuaikan tarif penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan adalah pada Desember 2017. Saat itu, tarif domestik naik dari Rp2.500 menjadi Rp5.000, sedangkan internasional dari Rp15.000 menjadi Rp50.000. Alasan kenaikan serupa, yakni peningkatan fasilitas pelabuhan seperti ruang tunggu dan area parkir, serta kontribusi untuk PAD melalui kerja sama dengan BUMD.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari