Kamis, 2 Juli 2026
- Advertisement -

Pembantu Gasak Duit Majikan Rp42 Juta

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Seorang pembantu rumah tangga di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir berinisial RMS, nekat mengasak tabungan majikannya. Tersangka menghabiskan uang majikannya sebanyak Rp42.400.000 dengan melakukan 23 kali penarikan.

Aksi RMS ini terbongkar setelah majikannya Jenni Marpaung (81), ingin melakukan print out buku tabungan. Korban mengambil buku tabungannya yang disimpan di dalam sebuah tas di rumahnya.

"Ketika Jenni mengambil tas tersebut, masih menemukan buku tabungannya. Hanya saja korban terkejut saat diperiksa di dalam buku tabungan ini tidak menemukan lagi ATM serta catatan pin ATM-nya," terang Kapolsek Pinggir Kompol Firman Sianipar melalui Kasi Humas Bripka Juanda M Marpaung, Jumat (23/4/2021) siang.

Hilangnya ATM tersebut, korban curiga uang di dalam buku tabungannya diambil orang. Kemudian sehari setelah itu korban mendatangi bank untuk meminta print out rekening koran miliknya.

Baca Juga:  Launching TAKE Komitmen Bupati Wujudkan Desa Bermasa

Korban terkejut, hasil print out rekening koran tercatat 23 kali transaksi yang tidak dilakukannya. Bahkan transaksi terakhir kali ada transfer dari rekeningnya ke rekening bank lain.

"Atas kejadian ini korban melaporkan pencurian yang dialaminya ke Mapolsek Pinggir. Laporan korban kita terima pada 9 April lalu dengan kerugian yang dialami korban sebesar empat puluh dua juta empat ratus ribu rupiah," tambah Juanda.

Adanya laporan ini, Kapolsek Pinggir langsung memerintahkan unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan. Tim Opsnal yang mendapat perintah ini langsung mendatangi tempat kejadian perkara guna mengumpulkan barang bukti.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan ditemukan sejumlah transaksi yang tidak diketahui korban. Petugas melacak transaksi terakhir yang dilakukan, melalui ATM di daerah Kandis, Kabupaten Siak.

Baca Juga:  PLN Bengkalis Siagakan 65 Personel dan Lima Posko

"Petugas melakukan pengecekan transaksi di ATM tersebut serta memeriksa rekaman CCTV. Dari pemeriksaan inilah diketahui ternyata pelaku merupakan pembantu korban," terang Juanda.

Pembantu korban berinisial RMS melakukan penarikan di ATM tersebut sebanyak beberapa kali. Di antaranya tanggal 7 Februari, 11 Februari dan 16 Februari 2021.

"Dengan alat bukti yang kuat Tim Opsnal kita pada 21 April langsung meringkus RMS sekitar pukul 18.00 WIB di Desa Pangkalan Libut. Saat dinterogasi ditempat, RMS akhirnya mengakui perbuatannya yang mengambil uang tersebut," tambah Juanda.

Petugas kemudian langsung membawa RMS ke Mapolsek Pinggir guna mempertangungjawabkan perbuatannya. Saat ini RMS mendekam di tahanan Polsek Pinggir dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Seorang pembantu rumah tangga di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir berinisial RMS, nekat mengasak tabungan majikannya. Tersangka menghabiskan uang majikannya sebanyak Rp42.400.000 dengan melakukan 23 kali penarikan.

Aksi RMS ini terbongkar setelah majikannya Jenni Marpaung (81), ingin melakukan print out buku tabungan. Korban mengambil buku tabungannya yang disimpan di dalam sebuah tas di rumahnya.

"Ketika Jenni mengambil tas tersebut, masih menemukan buku tabungannya. Hanya saja korban terkejut saat diperiksa di dalam buku tabungan ini tidak menemukan lagi ATM serta catatan pin ATM-nya," terang Kapolsek Pinggir Kompol Firman Sianipar melalui Kasi Humas Bripka Juanda M Marpaung, Jumat (23/4/2021) siang.

Hilangnya ATM tersebut, korban curiga uang di dalam buku tabungannya diambil orang. Kemudian sehari setelah itu korban mendatangi bank untuk meminta print out rekening koran miliknya.

Baca Juga:  Hanya Dilayani Satu Kapal, Ribuan Penumpang Antre

Korban terkejut, hasil print out rekening koran tercatat 23 kali transaksi yang tidak dilakukannya. Bahkan transaksi terakhir kali ada transfer dari rekeningnya ke rekening bank lain.

- Advertisement -

"Atas kejadian ini korban melaporkan pencurian yang dialaminya ke Mapolsek Pinggir. Laporan korban kita terima pada 9 April lalu dengan kerugian yang dialami korban sebesar empat puluh dua juta empat ratus ribu rupiah," tambah Juanda.

Adanya laporan ini, Kapolsek Pinggir langsung memerintahkan unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan. Tim Opsnal yang mendapat perintah ini langsung mendatangi tempat kejadian perkara guna mengumpulkan barang bukti.

- Advertisement -

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan ditemukan sejumlah transaksi yang tidak diketahui korban. Petugas melacak transaksi terakhir yang dilakukan, melalui ATM di daerah Kandis, Kabupaten Siak.

Baca Juga:  PLN Bengkalis Siagakan 65 Personel dan Lima Posko

"Petugas melakukan pengecekan transaksi di ATM tersebut serta memeriksa rekaman CCTV. Dari pemeriksaan inilah diketahui ternyata pelaku merupakan pembantu korban," terang Juanda.

Pembantu korban berinisial RMS melakukan penarikan di ATM tersebut sebanyak beberapa kali. Di antaranya tanggal 7 Februari, 11 Februari dan 16 Februari 2021.

"Dengan alat bukti yang kuat Tim Opsnal kita pada 21 April langsung meringkus RMS sekitar pukul 18.00 WIB di Desa Pangkalan Libut. Saat dinterogasi ditempat, RMS akhirnya mengakui perbuatannya yang mengambil uang tersebut," tambah Juanda.

Petugas kemudian langsung membawa RMS ke Mapolsek Pinggir guna mempertangungjawabkan perbuatannya. Saat ini RMS mendekam di tahanan Polsek Pinggir dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Seorang pembantu rumah tangga di Desa Pangkalan Libut, Kecamatan Pinggir berinisial RMS, nekat mengasak tabungan majikannya. Tersangka menghabiskan uang majikannya sebanyak Rp42.400.000 dengan melakukan 23 kali penarikan.

Aksi RMS ini terbongkar setelah majikannya Jenni Marpaung (81), ingin melakukan print out buku tabungan. Korban mengambil buku tabungannya yang disimpan di dalam sebuah tas di rumahnya.

"Ketika Jenni mengambil tas tersebut, masih menemukan buku tabungannya. Hanya saja korban terkejut saat diperiksa di dalam buku tabungan ini tidak menemukan lagi ATM serta catatan pin ATM-nya," terang Kapolsek Pinggir Kompol Firman Sianipar melalui Kasi Humas Bripka Juanda M Marpaung, Jumat (23/4/2021) siang.

Hilangnya ATM tersebut, korban curiga uang di dalam buku tabungannya diambil orang. Kemudian sehari setelah itu korban mendatangi bank untuk meminta print out rekening koran miliknya.

Baca Juga:  KUA Mandau Distribusikan Alquran ke Masjid dan Pondok Pesantren

Korban terkejut, hasil print out rekening koran tercatat 23 kali transaksi yang tidak dilakukannya. Bahkan transaksi terakhir kali ada transfer dari rekeningnya ke rekening bank lain.

"Atas kejadian ini korban melaporkan pencurian yang dialaminya ke Mapolsek Pinggir. Laporan korban kita terima pada 9 April lalu dengan kerugian yang dialami korban sebesar empat puluh dua juta empat ratus ribu rupiah," tambah Juanda.

Adanya laporan ini, Kapolsek Pinggir langsung memerintahkan unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan. Tim Opsnal yang mendapat perintah ini langsung mendatangi tempat kejadian perkara guna mengumpulkan barang bukti.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan ditemukan sejumlah transaksi yang tidak diketahui korban. Petugas melacak transaksi terakhir yang dilakukan, melalui ATM di daerah Kandis, Kabupaten Siak.

Baca Juga:  BRK Syariah Gelar Pembukaan Rekening Pelajar secara Massal

"Petugas melakukan pengecekan transaksi di ATM tersebut serta memeriksa rekaman CCTV. Dari pemeriksaan inilah diketahui ternyata pelaku merupakan pembantu korban," terang Juanda.

Pembantu korban berinisial RMS melakukan penarikan di ATM tersebut sebanyak beberapa kali. Di antaranya tanggal 7 Februari, 11 Februari dan 16 Februari 2021.

"Dengan alat bukti yang kuat Tim Opsnal kita pada 21 April langsung meringkus RMS sekitar pukul 18.00 WIB di Desa Pangkalan Libut. Saat dinterogasi ditempat, RMS akhirnya mengakui perbuatannya yang mengambil uang tersebut," tambah Juanda.

Petugas kemudian langsung membawa RMS ke Mapolsek Pinggir guna mempertangungjawabkan perbuatannya. Saat ini RMS mendekam di tahanan Polsek Pinggir dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari