Senin, 13 Juli 2026
- Advertisement -

Tabrakan Maut di Tol Permai KM 46, Lima Penumpang Tewas dan Lima Luka-Luka

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden yang melibatkan satu unit minibus bernomor polisi BH 7013 RU dan dump truk Hino BM 9064 VU itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia serta lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Empat korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, personel kepolisian segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan terkait kecelakaan tersebut.

“Personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau yang sedang bertugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi korban. Petugas juga mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk memberikan pertolongan secepatnya kepada para korban,” ujar Jeki.

Ia menjelaskan, penyelamatan korban menjadi fokus utama petugas di lapangan. Para korban yang selamat langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat guna memperoleh penanganan medis.

Selain melakukan evakuasi, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres Siak dan Jasa Raharja turut melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Baca Juga:  Bupati Siak Ajak Pelaku UMKM Gali Potensi Diri

“Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres Siak dan Jasa Raharja melakukan olah TKP dan pendalaman guna mengetahui secara pasti penyebab serta kronologi lengkap kecelakaan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara menjelaskan, kecelakaan diduga bermula saat minibus yang mengangkut sembilan penumpang melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai melalui lajur kiri.

“Sesampainya di KM 46+200 Jalur A Tol Pekanbaru-Dumai, diduga pengemudi Toyota Hiace mengalami microsleep sehingga kendaraan menabrak bagian belakang dump truk Hino yang sedang bergerak di depannya,” jelas Eko.

Benturan keras menyebabkan pengemudi minibus, Roka Munanda (30), meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga penumpang lainnya yang juga meninggal di tempat yakni Tabrani (60), Nuraini (55), dan Usman R (80).

Sementara itu, Rasmida (57) meninggal dunia saat menjalani perawatan di Klinik Kasih Ibu. Adapun lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan beberapa di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Jaksa Tunggu Penghitungan Kerugian Negara

AKBP Eko menuturkan, pihaknya terus berupaya menekan angka kecelakaan di ruas jalan tol, terutama yang dipicu faktor kelelahan dan kantuk saat berkendara.

“Kami sudah melakukan beberapa upaya, antara lain berkoordinasi dengan Hutama Karya untuk mengaktifkan public address di gerbang tol sebagai sarana imbauan keselamatan kepada pengguna jalan. Selain itu, kami juga meminta pemasangan pita kejut pada beberapa titik rawan kecelakaan di ruas tol,” ujarnya.

Selain itu, personel Patroli Jalan Raya (PJR) juga diinstruksikan lebih aktif melakukan langkah pencegahan saat bertugas, khususnya pada jam-jam yang rawan terjadi kecelakaan.

“Setiap melaksanakan patroli pada waktu-waktu rawan laka, anggota PJR kami instruksikan untuk menyalakan sirene sebagai bentuk pencegahan dan pengingat bagi pengemudi yang berpotensi mengalami kelelahan atau mengantuk saat berkendara di jalan tol,” tambahnya.

Ia mengimbau seluruh pengemudi agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika kondisi tubuh tidak fit.

“Silakan manfaatkan rest area yang tersedia di tol untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Jangan memaksa untuk tetap mengemudi jika dalam kondisi lelah atau mengantuk karena sangat berisiko terhadap keselamatan. Sudah beberapa kali kasus kecelakaan di tol akibat pengemudi mengantuk,” pungkasnya. (nda)

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden yang melibatkan satu unit minibus bernomor polisi BH 7013 RU dan dump truk Hino BM 9064 VU itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia serta lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Empat korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, personel kepolisian segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan terkait kecelakaan tersebut.

“Personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau yang sedang bertugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi korban. Petugas juga mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk memberikan pertolongan secepatnya kepada para korban,” ujar Jeki.

Ia menjelaskan, penyelamatan korban menjadi fokus utama petugas di lapangan. Para korban yang selamat langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat guna memperoleh penanganan medis.

- Advertisement -

Selain melakukan evakuasi, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres Siak dan Jasa Raharja turut melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Baca Juga:  Pemprov Riau Salurkan Bantuan Banjir ke Enam Kabupaten/Kota

“Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres Siak dan Jasa Raharja melakukan olah TKP dan pendalaman guna mengetahui secara pasti penyebab serta kronologi lengkap kecelakaan tersebut,” katanya.

- Advertisement -

Sementara itu, Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara menjelaskan, kecelakaan diduga bermula saat minibus yang mengangkut sembilan penumpang melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai melalui lajur kiri.

“Sesampainya di KM 46+200 Jalur A Tol Pekanbaru-Dumai, diduga pengemudi Toyota Hiace mengalami microsleep sehingga kendaraan menabrak bagian belakang dump truk Hino yang sedang bergerak di depannya,” jelas Eko.

Benturan keras menyebabkan pengemudi minibus, Roka Munanda (30), meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga penumpang lainnya yang juga meninggal di tempat yakni Tabrani (60), Nuraini (55), dan Usman R (80).

Sementara itu, Rasmida (57) meninggal dunia saat menjalani perawatan di Klinik Kasih Ibu. Adapun lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan beberapa di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Kedatangan Presiden Bawa Dampak Positif bagi Pembangunan

AKBP Eko menuturkan, pihaknya terus berupaya menekan angka kecelakaan di ruas jalan tol, terutama yang dipicu faktor kelelahan dan kantuk saat berkendara.

“Kami sudah melakukan beberapa upaya, antara lain berkoordinasi dengan Hutama Karya untuk mengaktifkan public address di gerbang tol sebagai sarana imbauan keselamatan kepada pengguna jalan. Selain itu, kami juga meminta pemasangan pita kejut pada beberapa titik rawan kecelakaan di ruas tol,” ujarnya.

Selain itu, personel Patroli Jalan Raya (PJR) juga diinstruksikan lebih aktif melakukan langkah pencegahan saat bertugas, khususnya pada jam-jam yang rawan terjadi kecelakaan.

“Setiap melaksanakan patroli pada waktu-waktu rawan laka, anggota PJR kami instruksikan untuk menyalakan sirene sebagai bentuk pencegahan dan pengingat bagi pengemudi yang berpotensi mengalami kelelahan atau mengantuk saat berkendara di jalan tol,” tambahnya.

Ia mengimbau seluruh pengemudi agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika kondisi tubuh tidak fit.

“Silakan manfaatkan rest area yang tersedia di tol untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Jangan memaksa untuk tetap mengemudi jika dalam kondisi lelah atau mengantuk karena sangat berisiko terhadap keselamatan. Sudah beberapa kali kasus kecelakaan di tol akibat pengemudi mengantuk,” pungkasnya. (nda)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Sabtu (6/6) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden yang melibatkan satu unit minibus bernomor polisi BH 7013 RU dan dump truk Hino BM 9064 VU itu mengakibatkan lima orang meninggal dunia serta lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Empat korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan, personel kepolisian segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan terkait kecelakaan tersebut.

“Personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau yang sedang bertugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi korban. Petugas juga mengamankan tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk memberikan pertolongan secepatnya kepada para korban,” ujar Jeki.

Ia menjelaskan, penyelamatan korban menjadi fokus utama petugas di lapangan. Para korban yang selamat langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat guna memperoleh penanganan medis.

Selain melakukan evakuasi, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres Siak dan Jasa Raharja turut melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Baca Juga:  Pelantikan Kepala Daerah Serentak 26 April

“Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polres Siak dan Jasa Raharja melakukan olah TKP dan pendalaman guna mengetahui secara pasti penyebab serta kronologi lengkap kecelakaan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kasat PJR Ditlantas Polda Riau AKBP Eko Baskara menjelaskan, kecelakaan diduga bermula saat minibus yang mengangkut sembilan penumpang melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai melalui lajur kiri.

“Sesampainya di KM 46+200 Jalur A Tol Pekanbaru-Dumai, diduga pengemudi Toyota Hiace mengalami microsleep sehingga kendaraan menabrak bagian belakang dump truk Hino yang sedang bergerak di depannya,” jelas Eko.

Benturan keras menyebabkan pengemudi minibus, Roka Munanda (30), meninggal dunia di lokasi kejadian. Tiga penumpang lainnya yang juga meninggal di tempat yakni Tabrani (60), Nuraini (55), dan Usman R (80).

Sementara itu, Rasmida (57) meninggal dunia saat menjalani perawatan di Klinik Kasih Ibu. Adapun lima penumpang lainnya mengalami luka-luka dan beberapa di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Jaksa Tunggu Penghitungan Kerugian Negara

AKBP Eko menuturkan, pihaknya terus berupaya menekan angka kecelakaan di ruas jalan tol, terutama yang dipicu faktor kelelahan dan kantuk saat berkendara.

“Kami sudah melakukan beberapa upaya, antara lain berkoordinasi dengan Hutama Karya untuk mengaktifkan public address di gerbang tol sebagai sarana imbauan keselamatan kepada pengguna jalan. Selain itu, kami juga meminta pemasangan pita kejut pada beberapa titik rawan kecelakaan di ruas tol,” ujarnya.

Selain itu, personel Patroli Jalan Raya (PJR) juga diinstruksikan lebih aktif melakukan langkah pencegahan saat bertugas, khususnya pada jam-jam yang rawan terjadi kecelakaan.

“Setiap melaksanakan patroli pada waktu-waktu rawan laka, anggota PJR kami instruksikan untuk menyalakan sirene sebagai bentuk pencegahan dan pengingat bagi pengemudi yang berpotensi mengalami kelelahan atau mengantuk saat berkendara di jalan tol,” tambahnya.

Ia mengimbau seluruh pengemudi agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika kondisi tubuh tidak fit.

“Silakan manfaatkan rest area yang tersedia di tol untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Jangan memaksa untuk tetap mengemudi jika dalam kondisi lelah atau mengantuk karena sangat berisiko terhadap keselamatan. Sudah beberapa kali kasus kecelakaan di tol akibat pengemudi mengantuk,” pungkasnya. (nda)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari