Senin, 16 Februari 2026
- Advertisement -

Megawati Sindir Elit Politik Dorong Anak Maju Pilkada

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berharap para elite politik bijaksana ketika membesarkan anak-anaknya.

Dia tidak ingin elite memaksakan anak-anaknya untuk terjun ke panggung politik seperti pilkada.

Megawati mengungkapkan itu saat pengumuman 49 calon kapala daerah yang diusung oleh partai yang dipimpinnya, kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

"Berhentilah. Kalau kalian punya anak, jangan dipaksa-paksa," ujar Megawati.

Dia menuturkan, realitas yang terjadi saat ini yakni elite memaksakan anaknya masuk panggung politik. Dia merasa kesal realitas tersebut.

Presiden kelima RI itu mengaku tidak pernah memaksakan anak-anaknya terjun ke dunia politik. Megawati tidak pernah memaksakan anaknya yakni Puan Maharani, masuk partai dan menjadi Ketua DPR.

Baca Juga:  Legislator PDIP Gulirkan Opsi Perppu Pemilu

Wanita Yogyakarta itu menerangkan, Puan terjun ke politik atas keinginan sendiri. Begitu pun saat Puan menjadi Ketua DPR, Megawati tidak pernah mendorong-dorong agar anaknya menjabat posisi tersebut.

Menurut dia, Puan terpilih sebagai Ketua DPR karena kemampuan. Terlebih, Puan merupakan legislatif terpilih yang memiliki suara terbanyak di antara anggota lainnya.

"Ada orang yang ngomong Mbak Puan jadi ketua DPR, itu saya yang angkat-angkat, mana mungkin. Memang suarannya gede. Enggak ada yang bisa menahan," tutur dia.

Megawati juga menolak anggapan pihak lain yang menyebut partainya disebut kumpulan keluarga. Dia mengaku aneh dengan pandangan yang demikian. Sebab, baginya kader-kader di PDIP juga sebenarnya anak-anaknya yang harus diperhatikan juga.

Baca Juga:  KPU di Riau Mulai Distribusikan Logistik Pemilu

"Jadi, ini anaknya si ini, istrinya si itu, ini terakhir saya beri kesempatan seperti ini. Namun, di 2024, saya berkehendak, semuanya itu anak-anak muda yang maju. Sudah, cukup. Jangan pula mencari-cari tempat," pungkas dia. (mg10/jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berharap para elite politik bijaksana ketika membesarkan anak-anaknya.

Dia tidak ingin elite memaksakan anak-anaknya untuk terjun ke panggung politik seperti pilkada.

Megawati mengungkapkan itu saat pengumuman 49 calon kapala daerah yang diusung oleh partai yang dipimpinnya, kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

"Berhentilah. Kalau kalian punya anak, jangan dipaksa-paksa," ujar Megawati.

Dia menuturkan, realitas yang terjadi saat ini yakni elite memaksakan anaknya masuk panggung politik. Dia merasa kesal realitas tersebut.

- Advertisement -

Presiden kelima RI itu mengaku tidak pernah memaksakan anak-anaknya terjun ke dunia politik. Megawati tidak pernah memaksakan anaknya yakni Puan Maharani, masuk partai dan menjadi Ketua DPR.

Baca Juga:  Bidani Tata Kota dan Kawal Kemajuan Siak

Wanita Yogyakarta itu menerangkan, Puan terjun ke politik atas keinginan sendiri. Begitu pun saat Puan menjadi Ketua DPR, Megawati tidak pernah mendorong-dorong agar anaknya menjabat posisi tersebut.

- Advertisement -

Menurut dia, Puan terpilih sebagai Ketua DPR karena kemampuan. Terlebih, Puan merupakan legislatif terpilih yang memiliki suara terbanyak di antara anggota lainnya.

"Ada orang yang ngomong Mbak Puan jadi ketua DPR, itu saya yang angkat-angkat, mana mungkin. Memang suarannya gede. Enggak ada yang bisa menahan," tutur dia.

Megawati juga menolak anggapan pihak lain yang menyebut partainya disebut kumpulan keluarga. Dia mengaku aneh dengan pandangan yang demikian. Sebab, baginya kader-kader di PDIP juga sebenarnya anak-anaknya yang harus diperhatikan juga.

Baca Juga:  Benny: Salaman Moeldoko-AHY Tak Menandakan Perdamaian

"Jadi, ini anaknya si ini, istrinya si itu, ini terakhir saya beri kesempatan seperti ini. Namun, di 2024, saya berkehendak, semuanya itu anak-anak muda yang maju. Sudah, cukup. Jangan pula mencari-cari tempat," pungkas dia. (mg10/jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berharap para elite politik bijaksana ketika membesarkan anak-anaknya.

Dia tidak ingin elite memaksakan anak-anaknya untuk terjun ke panggung politik seperti pilkada.

Megawati mengungkapkan itu saat pengumuman 49 calon kapala daerah yang diusung oleh partai yang dipimpinnya, kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

"Berhentilah. Kalau kalian punya anak, jangan dipaksa-paksa," ujar Megawati.

Dia menuturkan, realitas yang terjadi saat ini yakni elite memaksakan anaknya masuk panggung politik. Dia merasa kesal realitas tersebut.

Presiden kelima RI itu mengaku tidak pernah memaksakan anak-anaknya terjun ke dunia politik. Megawati tidak pernah memaksakan anaknya yakni Puan Maharani, masuk partai dan menjadi Ketua DPR.

Baca Juga:  Benny: Salaman Moeldoko-AHY Tak Menandakan Perdamaian

Wanita Yogyakarta itu menerangkan, Puan terjun ke politik atas keinginan sendiri. Begitu pun saat Puan menjadi Ketua DPR, Megawati tidak pernah mendorong-dorong agar anaknya menjabat posisi tersebut.

Menurut dia, Puan terpilih sebagai Ketua DPR karena kemampuan. Terlebih, Puan merupakan legislatif terpilih yang memiliki suara terbanyak di antara anggota lainnya.

"Ada orang yang ngomong Mbak Puan jadi ketua DPR, itu saya yang angkat-angkat, mana mungkin. Memang suarannya gede. Enggak ada yang bisa menahan," tutur dia.

Megawati juga menolak anggapan pihak lain yang menyebut partainya disebut kumpulan keluarga. Dia mengaku aneh dengan pandangan yang demikian. Sebab, baginya kader-kader di PDIP juga sebenarnya anak-anaknya yang harus diperhatikan juga.

Baca Juga:  Komisi IV Akan Panggil Menteri LHK Siti Nurbaya

"Jadi, ini anaknya si ini, istrinya si itu, ini terakhir saya beri kesempatan seperti ini. Namun, di 2024, saya berkehendak, semuanya itu anak-anak muda yang maju. Sudah, cukup. Jangan pula mencari-cari tempat," pungkas dia. (mg10/jpnn)

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari