Minggu, 31 Mei 2026
- Advertisement -

Dikritik PKS Sering ke Luar Negeri, Gerindra Bela Menhan Prabowo

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kritikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebut Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sering berpegian ke luar negeri. Menurut Dasco, PKS jangan terlalu genit mengurusi kepergian ketua umumnya ke luar negeri.

“PKS jangan genit (untuk mengurusi kunjungan Prabowo ke luar negeri),” ujar Dasco kepada wartawan, Sabtu (18/1).

Wakil Ketua DPR ini mengatakan, kepergian Prabowo Subianto ke luar negeri berdasarkan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bukan keinginan Prabowo Subianto pribadi.

“Kunker itu atas perintah presiden, dalam rapat terbatas untuk meninjau meningkatkan hubungan kerja sama pertahanan dengan negara-negara yang dikunjungi,” katanya.

Baca Juga:  DPR Ingatkan OJK soal Profesionalisme Kerja terhadap Pegawai

Kunjungan Prabowo Subianto ke luar negeri juga dalam rangka kerja. Bukan jalan-jalan. Salah satunya adalah yang berkaitan dengan kerja sama dengan negara lain soal alutsista.

“Sekaligus kemudian melihat alat-alat pertahanan. Jadi itu bukan kehendak Pak Prabowo untuk jalan jalan gitu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, pada 16 Agutus 2019 lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan supaya para menteri jajarannya mengurangi bepergian ke luar negeri. “Pak Jokowi sudah mengingatkan meminalkan kunjungan ke luar negeri,” ujar Mardani saat dihubungi, Jumat (17/1).

Mardani mengaku masih ingat betul pesan Presiden Jokowi tersebut. Tak perlu sering melakukan kunjungan ke luar negeri karena sudah ada handphone. “Secara demonstratif beliau menunjukan via hape (handphone). Karena dunia sudah terkoneksi,” katanya.

Baca Juga:  Said Hasyim di Meranti, Komperensi di Kuansing

Jika satu menteri melakukan kunjungan kerja, lanjut dia, maka harus transparan ke publik. Memberitahukan apa yang dilakukan kegiatannya di luar negeri tersebut. “Semuanya perlu disampaikan pada publik secara transparan,” ungkapnya.

Adapun Menteri Pertahanan Prabowo kerap ke luar negeri sejak dilantik pada 23 Oktober 2019. Prabowo setidaknya telah berkunjung ke tujuh negara sejak dilantik Oktober 2019. Yakni, Malaysia, Thailand, Turki, China, Jepang, Filipina, dan terbaru Prancis.

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kritikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebut Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sering berpegian ke luar negeri. Menurut Dasco, PKS jangan terlalu genit mengurusi kepergian ketua umumnya ke luar negeri.

“PKS jangan genit (untuk mengurusi kunjungan Prabowo ke luar negeri),” ujar Dasco kepada wartawan, Sabtu (18/1).

Wakil Ketua DPR ini mengatakan, kepergian Prabowo Subianto ke luar negeri berdasarkan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bukan keinginan Prabowo Subianto pribadi.

“Kunker itu atas perintah presiden, dalam rapat terbatas untuk meninjau meningkatkan hubungan kerja sama pertahanan dengan negara-negara yang dikunjungi,” katanya.

Baca Juga:  Airlangga Tepis Klaim Surya Paloh soal Perppu KPK

Kunjungan Prabowo Subianto ke luar negeri juga dalam rangka kerja. Bukan jalan-jalan. Salah satunya adalah yang berkaitan dengan kerja sama dengan negara lain soal alutsista.

- Advertisement -

“Sekaligus kemudian melihat alat-alat pertahanan. Jadi itu bukan kehendak Pak Prabowo untuk jalan jalan gitu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, pada 16 Agutus 2019 lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan supaya para menteri jajarannya mengurangi bepergian ke luar negeri. “Pak Jokowi sudah mengingatkan meminalkan kunjungan ke luar negeri,” ujar Mardani saat dihubungi, Jumat (17/1).

- Advertisement -

Mardani mengaku masih ingat betul pesan Presiden Jokowi tersebut. Tak perlu sering melakukan kunjungan ke luar negeri karena sudah ada handphone. “Secara demonstratif beliau menunjukan via hape (handphone). Karena dunia sudah terkoneksi,” katanya.

Baca Juga:  Pelantikan Indra Gunawan Sebagai Ketua DPRD Siak Senin Depan

Jika satu menteri melakukan kunjungan kerja, lanjut dia, maka harus transparan ke publik. Memberitahukan apa yang dilakukan kegiatannya di luar negeri tersebut. “Semuanya perlu disampaikan pada publik secara transparan,” ungkapnya.

Adapun Menteri Pertahanan Prabowo kerap ke luar negeri sejak dilantik pada 23 Oktober 2019. Prabowo setidaknya telah berkunjung ke tujuh negara sejak dilantik Oktober 2019. Yakni, Malaysia, Thailand, Turki, China, Jepang, Filipina, dan terbaru Prancis.

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi kritikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyebut Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sering berpegian ke luar negeri. Menurut Dasco, PKS jangan terlalu genit mengurusi kepergian ketua umumnya ke luar negeri.

“PKS jangan genit (untuk mengurusi kunjungan Prabowo ke luar negeri),” ujar Dasco kepada wartawan, Sabtu (18/1).

Wakil Ketua DPR ini mengatakan, kepergian Prabowo Subianto ke luar negeri berdasarkan perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bukan keinginan Prabowo Subianto pribadi.

“Kunker itu atas perintah presiden, dalam rapat terbatas untuk meninjau meningkatkan hubungan kerja sama pertahanan dengan negara-negara yang dikunjungi,” katanya.

Baca Juga:  Said Hasyim di Meranti, Komperensi di Kuansing

Kunjungan Prabowo Subianto ke luar negeri juga dalam rangka kerja. Bukan jalan-jalan. Salah satunya adalah yang berkaitan dengan kerja sama dengan negara lain soal alutsista.

“Sekaligus kemudian melihat alat-alat pertahanan. Jadi itu bukan kehendak Pak Prabowo untuk jalan jalan gitu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, pada 16 Agutus 2019 lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan supaya para menteri jajarannya mengurangi bepergian ke luar negeri. “Pak Jokowi sudah mengingatkan meminalkan kunjungan ke luar negeri,” ujar Mardani saat dihubungi, Jumat (17/1).

Mardani mengaku masih ingat betul pesan Presiden Jokowi tersebut. Tak perlu sering melakukan kunjungan ke luar negeri karena sudah ada handphone. “Secara demonstratif beliau menunjukan via hape (handphone). Karena dunia sudah terkoneksi,” katanya.

Baca Juga:  Berbagai Protes Warnai Rekap Nasional

Jika satu menteri melakukan kunjungan kerja, lanjut dia, maka harus transparan ke publik. Memberitahukan apa yang dilakukan kegiatannya di luar negeri tersebut. “Semuanya perlu disampaikan pada publik secara transparan,” ungkapnya.

Adapun Menteri Pertahanan Prabowo kerap ke luar negeri sejak dilantik pada 23 Oktober 2019. Prabowo setidaknya telah berkunjung ke tujuh negara sejak dilantik Oktober 2019. Yakni, Malaysia, Thailand, Turki, China, Jepang, Filipina, dan terbaru Prancis.

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari