Selasa, 30 Juni 2026
- Advertisement -

PKB Setuju Gerindra Masuk Kabinet Jokowi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melanjutkan safari politiknya menemui Muhaimin Iskandar. Ketua Umum PKB itu menerimanya di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Senin (14/10).

Cak Imin mengatakan, dalam pertemuan itu ia banyak berdiskusi dengan Prabowo tentang masa depan Indonesia ke depan. Itu semata-mata dilakukan agar Indonesia makmur dan sejahtera ke depannya.

"Apa yang kita bahas semata-mata untuk masa depan Indonesia yang adil dan makmur serta sejahtera," ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (14/10).

Wakil Ketua DPR ini menambahkan, PKB siap bekerja sama dengan Gerindra dalam segala hal. Komitmennya adalah, PKB dan Gerindra ingin bekerja sekuat tenaga bagi kepentingan rakyat Indonesia.

Baca Juga:  Panaskan Kontestasi di Pilwako, Gerindra Tunggu Arahan DPP

Cak Imin menegaskan, PKB menerima Gerindra bisa masuk kabinet di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Maaruf Amin. Bagi Cak Imin, membangun Indonesia dibutuhkan kerja sama dengan banyak pihak. Sehingga bisa semakin maksimal.

"Ya semua aspek yang menuju pembaharuan dan perbaikan bangsa kita lakukan dengan kerja sama," kata Cak Imin.

‎Sementara itu, Prabowo Subianto mengatakan, pertemuan dengan para elite ‎partai sangat penting. Sebab komunikasi politik harus tetap dilakukan. Memang parpol selalu melakukan kompetisi dalam segala hal. Namun setelah pertarungan selesai, maka para ketua umum harus bisa guyub rukun.

"Harus kita cari titik-titik persamaannya, dan negara seperti kita memerlukan penggabungan semua kekuatan untuk bekerja demi rakyat. Jadi kita harus menghindari perpecahan," tutur Prabowo.

Baca Juga:  KIB Makin Solid setelah Golkar, PPP dan PAN Ijab Kabul Menuju Pemilu 2024

Karena itu, menurut Prabowo, suatu kehormatan bisa melakukan silaturahmi bersama Cak Imin. Apalagi selama ini sosok mantan Danjen Kopassu itu selalu dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU), yang menjadi pedoman ‎dari PKB.

"Saya sampaikan ke beliau bahwa, PKB sebetulnya punya peranan yang sangat penting, PKB sebagai stabilisator, penyejuk, pelekat, kita juga ingin seperti itu," pungkas Prabowo.

Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melanjutkan safari politiknya menemui Muhaimin Iskandar. Ketua Umum PKB itu menerimanya di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Senin (14/10).

Cak Imin mengatakan, dalam pertemuan itu ia banyak berdiskusi dengan Prabowo tentang masa depan Indonesia ke depan. Itu semata-mata dilakukan agar Indonesia makmur dan sejahtera ke depannya.

"Apa yang kita bahas semata-mata untuk masa depan Indonesia yang adil dan makmur serta sejahtera," ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (14/10).

Wakil Ketua DPR ini menambahkan, PKB siap bekerja sama dengan Gerindra dalam segala hal. Komitmennya adalah, PKB dan Gerindra ingin bekerja sekuat tenaga bagi kepentingan rakyat Indonesia.

Baca Juga:  Willy Aditya: Perlu Narasi Baru untuk Menghidupkan Pancasila

Cak Imin menegaskan, PKB menerima Gerindra bisa masuk kabinet di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Maaruf Amin. Bagi Cak Imin, membangun Indonesia dibutuhkan kerja sama dengan banyak pihak. Sehingga bisa semakin maksimal.

- Advertisement -

"Ya semua aspek yang menuju pembaharuan dan perbaikan bangsa kita lakukan dengan kerja sama," kata Cak Imin.

‎Sementara itu, Prabowo Subianto mengatakan, pertemuan dengan para elite ‎partai sangat penting. Sebab komunikasi politik harus tetap dilakukan. Memang parpol selalu melakukan kompetisi dalam segala hal. Namun setelah pertarungan selesai, maka para ketua umum harus bisa guyub rukun.

- Advertisement -

"Harus kita cari titik-titik persamaannya, dan negara seperti kita memerlukan penggabungan semua kekuatan untuk bekerja demi rakyat. Jadi kita harus menghindari perpecahan," tutur Prabowo.

Baca Juga:  Bobby dan Gibran Pertemuan Tertutup dengan Ganjar

Karena itu, menurut Prabowo, suatu kehormatan bisa melakukan silaturahmi bersama Cak Imin. Apalagi selama ini sosok mantan Danjen Kopassu itu selalu dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU), yang menjadi pedoman ‎dari PKB.

"Saya sampaikan ke beliau bahwa, PKB sebetulnya punya peranan yang sangat penting, PKB sebagai stabilisator, penyejuk, pelekat, kita juga ingin seperti itu," pungkas Prabowo.

Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melanjutkan safari politiknya menemui Muhaimin Iskandar. Ketua Umum PKB itu menerimanya di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Senin (14/10).

Cak Imin mengatakan, dalam pertemuan itu ia banyak berdiskusi dengan Prabowo tentang masa depan Indonesia ke depan. Itu semata-mata dilakukan agar Indonesia makmur dan sejahtera ke depannya.

"Apa yang kita bahas semata-mata untuk masa depan Indonesia yang adil dan makmur serta sejahtera," ujar Cak Imin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (14/10).

Wakil Ketua DPR ini menambahkan, PKB siap bekerja sama dengan Gerindra dalam segala hal. Komitmennya adalah, PKB dan Gerindra ingin bekerja sekuat tenaga bagi kepentingan rakyat Indonesia.

Baca Juga:  Panaskan Kontestasi di Pilwako, Gerindra Tunggu Arahan DPP

Cak Imin menegaskan, PKB menerima Gerindra bisa masuk kabinet di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Maaruf Amin. Bagi Cak Imin, membangun Indonesia dibutuhkan kerja sama dengan banyak pihak. Sehingga bisa semakin maksimal.

"Ya semua aspek yang menuju pembaharuan dan perbaikan bangsa kita lakukan dengan kerja sama," kata Cak Imin.

‎Sementara itu, Prabowo Subianto mengatakan, pertemuan dengan para elite ‎partai sangat penting. Sebab komunikasi politik harus tetap dilakukan. Memang parpol selalu melakukan kompetisi dalam segala hal. Namun setelah pertarungan selesai, maka para ketua umum harus bisa guyub rukun.

"Harus kita cari titik-titik persamaannya, dan negara seperti kita memerlukan penggabungan semua kekuatan untuk bekerja demi rakyat. Jadi kita harus menghindari perpecahan," tutur Prabowo.

Baca Juga:  PAN Kampar dan Meranti Usung Erick Thohir Jadi Capres, Ini Kata Alfedri

Karena itu, menurut Prabowo, suatu kehormatan bisa melakukan silaturahmi bersama Cak Imin. Apalagi selama ini sosok mantan Danjen Kopassu itu selalu dekat dengan Nahdlatul Ulama (NU), yang menjadi pedoman ‎dari PKB.

"Saya sampaikan ke beliau bahwa, PKB sebetulnya punya peranan yang sangat penting, PKB sebagai stabilisator, penyejuk, pelekat, kita juga ingin seperti itu," pungkas Prabowo.

Jawapos.com
Editor : Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari