Jumat, 12 Juni 2026
- Advertisement -

Jokowi Tak Mau Ikut Campur Urusan Munas Partai

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghormati dinamika yang berkembang di internal partai-partai pengusungnya. Termasuk, soal Musyawarah Nasional Partai Golkar. ’’Munas silahkan munas, mau muktamar silahkkan muktamar, mau kongres silahkan kongres,’’ kata Jokowi, Kamis (11/7/2019).

Menurut dia, sebaiknya urusan musyawarah nasional atau muktamar dan kongres ditanyakan langsung kepada pimpinan partai. Sebab, tidak ada kaitan dengan presiden. ’’Munas tanya presiden, munas ya urusannya partainya lah. Saya bukan ketua partai, itu urusannya partai,’’ ujarnya.

Untuk diketahui, Partai Golkar saat ini sedang mempersiapkan untuk menggelar acara musyawarah nasional (Munas). Kabarnya, musyawarah nasional digelar bulan Desember 2019.

Sementara, calon kandidat ketua umum yang akan maju diketahui baru dua orang yakni Wakil Koordinator bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Airlangga Hartarto selaku petahana ketua umum.(dil)

Sumber: JPNN.com
Editor: Fopin A Sinaga

Baca Juga:  Ada Ancaman Pidana Calon Kepala Daerah di Luar Rekomendasi DPP Parpol

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghormati dinamika yang berkembang di internal partai-partai pengusungnya. Termasuk, soal Musyawarah Nasional Partai Golkar. ’’Munas silahkan munas, mau muktamar silahkkan muktamar, mau kongres silahkan kongres,’’ kata Jokowi, Kamis (11/7/2019).

Menurut dia, sebaiknya urusan musyawarah nasional atau muktamar dan kongres ditanyakan langsung kepada pimpinan partai. Sebab, tidak ada kaitan dengan presiden. ’’Munas tanya presiden, munas ya urusannya partainya lah. Saya bukan ketua partai, itu urusannya partai,’’ ujarnya.

Untuk diketahui, Partai Golkar saat ini sedang mempersiapkan untuk menggelar acara musyawarah nasional (Munas). Kabarnya, musyawarah nasional digelar bulan Desember 2019.

Sementara, calon kandidat ketua umum yang akan maju diketahui baru dua orang yakni Wakil Koordinator bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Airlangga Hartarto selaku petahana ketua umum.(dil)

Sumber: JPNN.com
Editor: Fopin A Sinaga

Baca Juga:  Fraksi DPR Setujui RUU BPH Jadi Kementerian Haji dan Umrah ke Paripurna
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghormati dinamika yang berkembang di internal partai-partai pengusungnya. Termasuk, soal Musyawarah Nasional Partai Golkar. ’’Munas silahkan munas, mau muktamar silahkkan muktamar, mau kongres silahkan kongres,’’ kata Jokowi, Kamis (11/7/2019).

Menurut dia, sebaiknya urusan musyawarah nasional atau muktamar dan kongres ditanyakan langsung kepada pimpinan partai. Sebab, tidak ada kaitan dengan presiden. ’’Munas tanya presiden, munas ya urusannya partainya lah. Saya bukan ketua partai, itu urusannya partai,’’ ujarnya.

Untuk diketahui, Partai Golkar saat ini sedang mempersiapkan untuk menggelar acara musyawarah nasional (Munas). Kabarnya, musyawarah nasional digelar bulan Desember 2019.

Sementara, calon kandidat ketua umum yang akan maju diketahui baru dua orang yakni Wakil Koordinator bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Airlangga Hartarto selaku petahana ketua umum.(dil)

Sumber: JPNN.com
Editor: Fopin A Sinaga

Baca Juga:  Faldo Maldini Maju di Pilgub Sumbar

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari