Sabtu, 12 September 2026
- Advertisement -

Prof Leny Nofianti Jadi Rektor Perempuan Pertama UIN Suska Riau, Dilantik di Jakarta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau mencatat sejarah baru. Prof Dr Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA resmi dilantik sebagai rektor perempuan pertama kampus tersebut, menggantikan Prof Dr Khairunnas Rajab MAg.

Pelantikan dilaksanakan pada Senin (26/5/2025) sore di Jakarta, sebagaimana dikonfirmasi oleh Wakil Rektor III UIN Suska, Prof Dr Edi Erwan. “Benar, tadi sore sudah dilantik di Jakarta,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Prof Leny merupakan Guru Besar dalam bidang Ilmu Akuntansi. Dalam pencalonannya sebagai rektor, ia mengusung visi menjadikan UIN Suska Riau sebagai pusat keunggulan akademik dan riset integratif-inovatif yang kompetitif secara global serta berlandaskan nilai-nilai Islam pada tahun 2029.

Baca Juga:  Seru dan Edukatif, Murid SDN 010 Siabu Belajar Media Cetak di Riau Pos

Misi yang dibawanya meliputi peningkatan kualitas pendidikan, riset inovatif, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola yang unggul, dan penguatan kemitraan strategis.

Latar Belakang Pendidikan dan Inspirasi dari Sang Ayah

Prof Leny berasal dari Desa Sungai Salak, Tempuling, Indragiri Hilir (Inhil). Ia merupakan putri dari Mustafa Jalal, seorang guru sekaligus ASN yang berperan penting dalam perjalanan pendidikannya. Demi masa depan anak-anaknya, sang ayah merantau ke Pekanbaru untuk memastikan mereka bisa mengakses pendidikan lebih baik.

“Waktu itu Ayah bilang, kalau anak-anak mau kuliah harus di universitas negeri. Karena biaya kuliah di swasta tak sanggup Ayah tanggung, apalagi harus menguliahkan empat anak sekaligus,” kisah Prof Leny, ibu dari tiga putri ini.

Baca Juga:  Peringati Hari Lingkungan Hidup, UIN Suska Riau Tebar Benih Ikan dan Perkuat Komunikasi Publik

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam kehidupan seorang perempuan karir. Menurutnya, perempuan tetap harus mampu menyeimbangkan antara tugas pekerjaan, pendidikan, dan tanggung jawab dalam rumah tangga.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau mencatat sejarah baru. Prof Dr Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA resmi dilantik sebagai rektor perempuan pertama kampus tersebut, menggantikan Prof Dr Khairunnas Rajab MAg.

Pelantikan dilaksanakan pada Senin (26/5/2025) sore di Jakarta, sebagaimana dikonfirmasi oleh Wakil Rektor III UIN Suska, Prof Dr Edi Erwan. “Benar, tadi sore sudah dilantik di Jakarta,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Prof Leny merupakan Guru Besar dalam bidang Ilmu Akuntansi. Dalam pencalonannya sebagai rektor, ia mengusung visi menjadikan UIN Suska Riau sebagai pusat keunggulan akademik dan riset integratif-inovatif yang kompetitif secara global serta berlandaskan nilai-nilai Islam pada tahun 2029.

Baca Juga:  Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Misi yang dibawanya meliputi peningkatan kualitas pendidikan, riset inovatif, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola yang unggul, dan penguatan kemitraan strategis.

Latar Belakang Pendidikan dan Inspirasi dari Sang Ayah

- Advertisement -

Prof Leny berasal dari Desa Sungai Salak, Tempuling, Indragiri Hilir (Inhil). Ia merupakan putri dari Mustafa Jalal, seorang guru sekaligus ASN yang berperan penting dalam perjalanan pendidikannya. Demi masa depan anak-anaknya, sang ayah merantau ke Pekanbaru untuk memastikan mereka bisa mengakses pendidikan lebih baik.

“Waktu itu Ayah bilang, kalau anak-anak mau kuliah harus di universitas negeri. Karena biaya kuliah di swasta tak sanggup Ayah tanggung, apalagi harus menguliahkan empat anak sekaligus,” kisah Prof Leny, ibu dari tiga putri ini.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam kehidupan seorang perempuan karir. Menurutnya, perempuan tetap harus mampu menyeimbangkan antara tugas pekerjaan, pendidikan, dan tanggung jawab dalam rumah tangga.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau mencatat sejarah baru. Prof Dr Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA resmi dilantik sebagai rektor perempuan pertama kampus tersebut, menggantikan Prof Dr Khairunnas Rajab MAg.

Pelantikan dilaksanakan pada Senin (26/5/2025) sore di Jakarta, sebagaimana dikonfirmasi oleh Wakil Rektor III UIN Suska, Prof Dr Edi Erwan. “Benar, tadi sore sudah dilantik di Jakarta,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Prof Leny merupakan Guru Besar dalam bidang Ilmu Akuntansi. Dalam pencalonannya sebagai rektor, ia mengusung visi menjadikan UIN Suska Riau sebagai pusat keunggulan akademik dan riset integratif-inovatif yang kompetitif secara global serta berlandaskan nilai-nilai Islam pada tahun 2029.

Baca Juga:  5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Misi yang dibawanya meliputi peningkatan kualitas pendidikan, riset inovatif, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola yang unggul, dan penguatan kemitraan strategis.

Latar Belakang Pendidikan dan Inspirasi dari Sang Ayah

Prof Leny berasal dari Desa Sungai Salak, Tempuling, Indragiri Hilir (Inhil). Ia merupakan putri dari Mustafa Jalal, seorang guru sekaligus ASN yang berperan penting dalam perjalanan pendidikannya. Demi masa depan anak-anaknya, sang ayah merantau ke Pekanbaru untuk memastikan mereka bisa mengakses pendidikan lebih baik.

“Waktu itu Ayah bilang, kalau anak-anak mau kuliah harus di universitas negeri. Karena biaya kuliah di swasta tak sanggup Ayah tanggung, apalagi harus menguliahkan empat anak sekaligus,” kisah Prof Leny, ibu dari tiga putri ini.

Baca Juga:  Pengelolaan Aset Dinilai Produktif, UIN Suska Riau Sabet Penghargaan KPKNL

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam kehidupan seorang perempuan karir. Menurutnya, perempuan tetap harus mampu menyeimbangkan antara tugas pekerjaan, pendidikan, dan tanggung jawab dalam rumah tangga.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari