Senin, 9 Maret 2026
- Advertisement -

Ramadan 1447 H, Umri Perkuat Keimanan Lewat Kajian Tematik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Kajian Tematik Ramadan 1447 Hijriah sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta pemahaman keislaman seluruh civitas akademika di bulan suci. Kegiatan ini diikuti pimpinan, dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa.

Pimpinan Umri juga mengimbau seluruh civitas akademika untuk menunaikan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan serta menghidupkan Ramadan melalui tadarus Al-Qur’an dan partisipasi aktif dalam Kajian Tematik Ramadan.

Kajian Tematik Ramadan 1447 H ini dilaksanakan sebelum salat zuhur berjemaah, setiap Senin hingga Kamis, mulai pekan kedua sampai pekan keempat selama Ramadan. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Baitul Hikmah Umri, Senin (23/2).

Tema yang diangkat setiap pekan berbeda. Pada pekan kedua Ramadan, tema Fiqih Puasa disampaikan oleh Ziyan Al Ghafari Lc MA. Pekan ketiga mengusung tema Adab bersama Salman SUd MPdI. Sementara pekan keempat membahas Fiqih Siroh dengan narasumber Deprizon SPdI MPdI.

Baca Juga:  MAN 1 Pekanbaru Buka Masa Taaruf Siswa Madrasah

Selain kajian tematik, Umri juga menggiatkan tadarus Al-Qur’an di seluruh unit kerja selama Ramadan. Setiap unit diwajibkan mengkhatamkan Al-Qur’an minimal dua kali sebagai bentuk komitmen bersama dalam memakmurkan bulan suci.

Rektor Umri, Saidul Amin MA, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan pembinaan akhlak di lingkungan kampus.

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi madrasah ruhiyah yang membentuk karakter insan akademik yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Melalui kajian tematik ini, seluruh civitas akademika diharapkan dapat memperdalam pemahaman keislaman sekaligus mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.(nto/c)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Kajian Tematik Ramadan 1447 Hijriah sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta pemahaman keislaman seluruh civitas akademika di bulan suci. Kegiatan ini diikuti pimpinan, dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa.

Pimpinan Umri juga mengimbau seluruh civitas akademika untuk menunaikan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan serta menghidupkan Ramadan melalui tadarus Al-Qur’an dan partisipasi aktif dalam Kajian Tematik Ramadan.

Kajian Tematik Ramadan 1447 H ini dilaksanakan sebelum salat zuhur berjemaah, setiap Senin hingga Kamis, mulai pekan kedua sampai pekan keempat selama Ramadan. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Baitul Hikmah Umri, Senin (23/2).

Tema yang diangkat setiap pekan berbeda. Pada pekan kedua Ramadan, tema Fiqih Puasa disampaikan oleh Ziyan Al Ghafari Lc MA. Pekan ketiga mengusung tema Adab bersama Salman SUd MPdI. Sementara pekan keempat membahas Fiqih Siroh dengan narasumber Deprizon SPdI MPdI.

Baca Juga:  BKC FSI Umri Programkan Kegiatan Khatam Al-Qur’an

Selain kajian tematik, Umri juga menggiatkan tadarus Al-Qur’an di seluruh unit kerja selama Ramadan. Setiap unit diwajibkan mengkhatamkan Al-Qur’an minimal dua kali sebagai bentuk komitmen bersama dalam memakmurkan bulan suci.

- Advertisement -

Rektor Umri, Saidul Amin MA, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan pembinaan akhlak di lingkungan kampus.

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi madrasah ruhiyah yang membentuk karakter insan akademik yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Melalui kajian tematik ini, seluruh civitas akademika diharapkan dapat memperdalam pemahaman keislaman sekaligus mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.(nto/c)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar Kajian Tematik Ramadan 1447 Hijriah sebagai upaya meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta pemahaman keislaman seluruh civitas akademika di bulan suci. Kegiatan ini diikuti pimpinan, dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa.

Pimpinan Umri juga mengimbau seluruh civitas akademika untuk menunaikan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan serta menghidupkan Ramadan melalui tadarus Al-Qur’an dan partisipasi aktif dalam Kajian Tematik Ramadan.

Kajian Tematik Ramadan 1447 H ini dilaksanakan sebelum salat zuhur berjemaah, setiap Senin hingga Kamis, mulai pekan kedua sampai pekan keempat selama Ramadan. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Baitul Hikmah Umri, Senin (23/2).

Tema yang diangkat setiap pekan berbeda. Pada pekan kedua Ramadan, tema Fiqih Puasa disampaikan oleh Ziyan Al Ghafari Lc MA. Pekan ketiga mengusung tema Adab bersama Salman SUd MPdI. Sementara pekan keempat membahas Fiqih Siroh dengan narasumber Deprizon SPdI MPdI.

Baca Juga:  Kampriwoto Pimpin Forkom SMA, SMK, SLB Negeri Se-Riau

Selain kajian tematik, Umri juga menggiatkan tadarus Al-Qur’an di seluruh unit kerja selama Ramadan. Setiap unit diwajibkan mengkhatamkan Al-Qur’an minimal dua kali sebagai bentuk komitmen bersama dalam memakmurkan bulan suci.

Rektor Umri, Saidul Amin MA, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan pembinaan akhlak di lingkungan kampus.

Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi madrasah ruhiyah yang membentuk karakter insan akademik yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Melalui kajian tematik ini, seluruh civitas akademika diharapkan dapat memperdalam pemahaman keislaman sekaligus mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.(nto/c)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari