Sabtu, 5 April 2025
spot_img

73 Tenaga Kesehatan Malaysia Positif Terinfeksi Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Rabu (25/3) pukul 12.00 tengah hari terdapat 73 petugas kesehatan KKM yang dideteksi positif corona (Covid-19).

"KKM mengambil maklum bahwa anggota barisan depan sangat komitmen dalam memberikan pelayanan pengobatan dan kesehatan yang terbaik kepada semua rakyat Malaysia dalam  menghadapi kejadian pandemik korona ini," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Rabu (25/3) seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan penyelidikan penyebab infeksi bagi semua anggota kesehatan ini bukan disebabkan oleh pengendalian kasus positif COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM.

"Dari jumlah tersebut didapati penyebab infeksi bagi 47 kasus atau 64.4 persen adalah berkaitan dengan majelis perkawinan yang juga dihadiri oleh mereka yang menghadiri perhimpunan tablig. Lain-lain penyebab adalah seperti sejarah melawat ke luar negara dan dari kontak keluarga yang positif COVID-19," katanya.

Baca Juga:  Sesar Sumatera Terus Bergerak, Selasa Malam Pasbar Diguncang Gempa M4,5

Sebanyak 1,895 anggota kesehatan KKM yang mengurus pasien COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM telah menjalani uji pengesahan di mana 1.187 orang adalah negatif manakala 708 lagi masih menunggu keputusan dan tidak ada yang dideteksi positif.

"Semua anggota kesehatan dan barisan depan  dinasihati untuk mengamalkan langkah-langkah pencegahan seperti yang telah disarankan terutama dalam memastikan tangan senantiasa bersih, mengamalkan jarak sosial dan pemakaian alat pelindung diri mengikuti keperluan," terangnya.

KKM memohon agar semua anggota kesehatan dan barisan depan  untuk menginformasikan kepada kepala masing-masing sekiranya terlibat secara langsung atau mempunyai kontak dengan peserta yang menghadiri program ijtimak di Seri Petaling dari 27 Februari 2020 sehingga 3 Maret 2020 atau acara perkawinan pada 6 Maret 2020 di Bangi atau acara perkawinan pada 7 Maret 2020 di Putrajaya yang dihadiri oleh anggota kesehatan.

Baca Juga:  Potong Anggaran DPR, Fahri Hamzah Geram ke Sri Mulyani

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Rabu (25/3) pukul 12.00 tengah hari terdapat 73 petugas kesehatan KKM yang dideteksi positif corona (Covid-19).

"KKM mengambil maklum bahwa anggota barisan depan sangat komitmen dalam memberikan pelayanan pengobatan dan kesehatan yang terbaik kepada semua rakyat Malaysia dalam  menghadapi kejadian pandemik korona ini," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Rabu (25/3) seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan penyelidikan penyebab infeksi bagi semua anggota kesehatan ini bukan disebabkan oleh pengendalian kasus positif COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM.

"Dari jumlah tersebut didapati penyebab infeksi bagi 47 kasus atau 64.4 persen adalah berkaitan dengan majelis perkawinan yang juga dihadiri oleh mereka yang menghadiri perhimpunan tablig. Lain-lain penyebab adalah seperti sejarah melawat ke luar negara dan dari kontak keluarga yang positif COVID-19," katanya.

Baca Juga:  Moeldoko Somasi ICW, Begini Suara Koalisi Masyarakat Sipil

Sebanyak 1,895 anggota kesehatan KKM yang mengurus pasien COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM telah menjalani uji pengesahan di mana 1.187 orang adalah negatif manakala 708 lagi masih menunggu keputusan dan tidak ada yang dideteksi positif.

"Semua anggota kesehatan dan barisan depan  dinasihati untuk mengamalkan langkah-langkah pencegahan seperti yang telah disarankan terutama dalam memastikan tangan senantiasa bersih, mengamalkan jarak sosial dan pemakaian alat pelindung diri mengikuti keperluan," terangnya.

KKM memohon agar semua anggota kesehatan dan barisan depan  untuk menginformasikan kepada kepala masing-masing sekiranya terlibat secara langsung atau mempunyai kontak dengan peserta yang menghadiri program ijtimak di Seri Petaling dari 27 Februari 2020 sehingga 3 Maret 2020 atau acara perkawinan pada 6 Maret 2020 di Bangi atau acara perkawinan pada 7 Maret 2020 di Putrajaya yang dihadiri oleh anggota kesehatan.

Baca Juga:  Gesa Proyek Lelang 

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

73 Tenaga Kesehatan Malaysia Positif Terinfeksi Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Rabu (25/3) pukul 12.00 tengah hari terdapat 73 petugas kesehatan KKM yang dideteksi positif corona (Covid-19).

"KKM mengambil maklum bahwa anggota barisan depan sangat komitmen dalam memberikan pelayanan pengobatan dan kesehatan yang terbaik kepada semua rakyat Malaysia dalam  menghadapi kejadian pandemik korona ini," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Rabu (25/3) seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan penyelidikan penyebab infeksi bagi semua anggota kesehatan ini bukan disebabkan oleh pengendalian kasus positif COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM.

"Dari jumlah tersebut didapati penyebab infeksi bagi 47 kasus atau 64.4 persen adalah berkaitan dengan majelis perkawinan yang juga dihadiri oleh mereka yang menghadiri perhimpunan tablig. Lain-lain penyebab adalah seperti sejarah melawat ke luar negara dan dari kontak keluarga yang positif COVID-19," katanya.

Baca Juga:  Hari Ini, 99 Sekolah Belajar Tatap Muka

Sebanyak 1,895 anggota kesehatan KKM yang mengurus pasien COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM telah menjalani uji pengesahan di mana 1.187 orang adalah negatif manakala 708 lagi masih menunggu keputusan dan tidak ada yang dideteksi positif.

"Semua anggota kesehatan dan barisan depan  dinasihati untuk mengamalkan langkah-langkah pencegahan seperti yang telah disarankan terutama dalam memastikan tangan senantiasa bersih, mengamalkan jarak sosial dan pemakaian alat pelindung diri mengikuti keperluan," terangnya.

KKM memohon agar semua anggota kesehatan dan barisan depan  untuk menginformasikan kepada kepala masing-masing sekiranya terlibat secara langsung atau mempunyai kontak dengan peserta yang menghadiri program ijtimak di Seri Petaling dari 27 Februari 2020 sehingga 3 Maret 2020 atau acara perkawinan pada 6 Maret 2020 di Bangi atau acara perkawinan pada 7 Maret 2020 di Putrajaya yang dihadiri oleh anggota kesehatan.

Baca Juga:  Alga untuk Segarkan Ruangan

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Rabu (25/3) pukul 12.00 tengah hari terdapat 73 petugas kesehatan KKM yang dideteksi positif corona (Covid-19).

"KKM mengambil maklum bahwa anggota barisan depan sangat komitmen dalam memberikan pelayanan pengobatan dan kesehatan yang terbaik kepada semua rakyat Malaysia dalam  menghadapi kejadian pandemik korona ini," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Rabu (25/3) seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan penyelidikan penyebab infeksi bagi semua anggota kesehatan ini bukan disebabkan oleh pengendalian kasus positif COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM.

"Dari jumlah tersebut didapati penyebab infeksi bagi 47 kasus atau 64.4 persen adalah berkaitan dengan majelis perkawinan yang juga dihadiri oleh mereka yang menghadiri perhimpunan tablig. Lain-lain penyebab adalah seperti sejarah melawat ke luar negara dan dari kontak keluarga yang positif COVID-19," katanya.

Baca Juga:  MUI Yakin Iran Tidak Akan Tinggal Diam

Sebanyak 1,895 anggota kesehatan KKM yang mengurus pasien COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM telah menjalani uji pengesahan di mana 1.187 orang adalah negatif manakala 708 lagi masih menunggu keputusan dan tidak ada yang dideteksi positif.

"Semua anggota kesehatan dan barisan depan  dinasihati untuk mengamalkan langkah-langkah pencegahan seperti yang telah disarankan terutama dalam memastikan tangan senantiasa bersih, mengamalkan jarak sosial dan pemakaian alat pelindung diri mengikuti keperluan," terangnya.

KKM memohon agar semua anggota kesehatan dan barisan depan  untuk menginformasikan kepada kepala masing-masing sekiranya terlibat secara langsung atau mempunyai kontak dengan peserta yang menghadiri program ijtimak di Seri Petaling dari 27 Februari 2020 sehingga 3 Maret 2020 atau acara perkawinan pada 6 Maret 2020 di Bangi atau acara perkawinan pada 7 Maret 2020 di Putrajaya yang dihadiri oleh anggota kesehatan.

Baca Juga:  Potong Anggaran DPR, Fahri Hamzah Geram ke Sri Mulyani

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari