Sabtu, 25 April 2026
- Advertisement -

73 Tenaga Kesehatan Malaysia Positif Terinfeksi Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Rabu (25/3) pukul 12.00 tengah hari terdapat 73 petugas kesehatan KKM yang dideteksi positif corona (Covid-19).

"KKM mengambil maklum bahwa anggota barisan depan sangat komitmen dalam memberikan pelayanan pengobatan dan kesehatan yang terbaik kepada semua rakyat Malaysia dalam  menghadapi kejadian pandemik korona ini," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Rabu (25/3) seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan penyelidikan penyebab infeksi bagi semua anggota kesehatan ini bukan disebabkan oleh pengendalian kasus positif COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM.

"Dari jumlah tersebut didapati penyebab infeksi bagi 47 kasus atau 64.4 persen adalah berkaitan dengan majelis perkawinan yang juga dihadiri oleh mereka yang menghadiri perhimpunan tablig. Lain-lain penyebab adalah seperti sejarah melawat ke luar negara dan dari kontak keluarga yang positif COVID-19," katanya.

Baca Juga:  DPRD Riau Berharap Pj Sekdaprov Bersinergi dengan Positif

Sebanyak 1,895 anggota kesehatan KKM yang mengurus pasien COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM telah menjalani uji pengesahan di mana 1.187 orang adalah negatif manakala 708 lagi masih menunggu keputusan dan tidak ada yang dideteksi positif.

"Semua anggota kesehatan dan barisan depan  dinasihati untuk mengamalkan langkah-langkah pencegahan seperti yang telah disarankan terutama dalam memastikan tangan senantiasa bersih, mengamalkan jarak sosial dan pemakaian alat pelindung diri mengikuti keperluan," terangnya.

KKM memohon agar semua anggota kesehatan dan barisan depan  untuk menginformasikan kepada kepala masing-masing sekiranya terlibat secara langsung atau mempunyai kontak dengan peserta yang menghadiri program ijtimak di Seri Petaling dari 27 Februari 2020 sehingga 3 Maret 2020 atau acara perkawinan pada 6 Maret 2020 di Bangi atau acara perkawinan pada 7 Maret 2020 di Putrajaya yang dihadiri oleh anggota kesehatan.

Baca Juga:  Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Langsung Istirahat di Petamburan

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Rabu (25/3) pukul 12.00 tengah hari terdapat 73 petugas kesehatan KKM yang dideteksi positif corona (Covid-19).

"KKM mengambil maklum bahwa anggota barisan depan sangat komitmen dalam memberikan pelayanan pengobatan dan kesehatan yang terbaik kepada semua rakyat Malaysia dalam  menghadapi kejadian pandemik korona ini," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Rabu (25/3) seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan penyelidikan penyebab infeksi bagi semua anggota kesehatan ini bukan disebabkan oleh pengendalian kasus positif COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM.

"Dari jumlah tersebut didapati penyebab infeksi bagi 47 kasus atau 64.4 persen adalah berkaitan dengan majelis perkawinan yang juga dihadiri oleh mereka yang menghadiri perhimpunan tablig. Lain-lain penyebab adalah seperti sejarah melawat ke luar negara dan dari kontak keluarga yang positif COVID-19," katanya.

Baca Juga:  DPRD Riau Berharap Pj Sekdaprov Bersinergi dengan Positif

Sebanyak 1,895 anggota kesehatan KKM yang mengurus pasien COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM telah menjalani uji pengesahan di mana 1.187 orang adalah negatif manakala 708 lagi masih menunggu keputusan dan tidak ada yang dideteksi positif.

- Advertisement -

"Semua anggota kesehatan dan barisan depan  dinasihati untuk mengamalkan langkah-langkah pencegahan seperti yang telah disarankan terutama dalam memastikan tangan senantiasa bersih, mengamalkan jarak sosial dan pemakaian alat pelindung diri mengikuti keperluan," terangnya.

KKM memohon agar semua anggota kesehatan dan barisan depan  untuk menginformasikan kepada kepala masing-masing sekiranya terlibat secara langsung atau mempunyai kontak dengan peserta yang menghadiri program ijtimak di Seri Petaling dari 27 Februari 2020 sehingga 3 Maret 2020 atau acara perkawinan pada 6 Maret 2020 di Bangi atau acara perkawinan pada 7 Maret 2020 di Putrajaya yang dihadiri oleh anggota kesehatan.

- Advertisement -
Baca Juga:  Resmikan Masjid Jami Tine-Tang, Airlangga: Simbol Keberagaman

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Rabu (25/3) pukul 12.00 tengah hari terdapat 73 petugas kesehatan KKM yang dideteksi positif corona (Covid-19).

"KKM mengambil maklum bahwa anggota barisan depan sangat komitmen dalam memberikan pelayanan pengobatan dan kesehatan yang terbaik kepada semua rakyat Malaysia dalam  menghadapi kejadian pandemik korona ini," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Rabu (25/3) seperti dikutip dari Antara.

Berdasarkan penyelidikan penyebab infeksi bagi semua anggota kesehatan ini bukan disebabkan oleh pengendalian kasus positif COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM.

"Dari jumlah tersebut didapati penyebab infeksi bagi 47 kasus atau 64.4 persen adalah berkaitan dengan majelis perkawinan yang juga dihadiri oleh mereka yang menghadiri perhimpunan tablig. Lain-lain penyebab adalah seperti sejarah melawat ke luar negara dan dari kontak keluarga yang positif COVID-19," katanya.

Baca Juga:  Mohon Doa, 10 Qari-Qariah Rohul ke Final

Sebanyak 1,895 anggota kesehatan KKM yang mengurus pasien COVID-19 yang difasilitasi Tim Kesehatan KKM telah menjalani uji pengesahan di mana 1.187 orang adalah negatif manakala 708 lagi masih menunggu keputusan dan tidak ada yang dideteksi positif.

"Semua anggota kesehatan dan barisan depan  dinasihati untuk mengamalkan langkah-langkah pencegahan seperti yang telah disarankan terutama dalam memastikan tangan senantiasa bersih, mengamalkan jarak sosial dan pemakaian alat pelindung diri mengikuti keperluan," terangnya.

KKM memohon agar semua anggota kesehatan dan barisan depan  untuk menginformasikan kepada kepala masing-masing sekiranya terlibat secara langsung atau mempunyai kontak dengan peserta yang menghadiri program ijtimak di Seri Petaling dari 27 Februari 2020 sehingga 3 Maret 2020 atau acara perkawinan pada 6 Maret 2020 di Bangi atau acara perkawinan pada 7 Maret 2020 di Putrajaya yang dihadiri oleh anggota kesehatan.

Baca Juga:  Indonesia Fact-checking Summit 2021 Akan Bahas Isu Penting Periksa Fakta

Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari