Jumat, 4 September 2026
- Advertisement -

Suspect yang Sempat Kabur Kini Diisolasi Bersama Suami dan Anak

BATAM (RIAUPOS.CO) — Suspect corona berinisial CN, warga Marina, Tanjunguncang yang sempat kabur saat akan dipindahkan ke ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, Batam, Jumat (20/3) lalu, kini diisolasi bersama suami dan anaknya di RS tersebut.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, mengatakan CN dijemput aparat kepolisian malam itu juga. Melalui pendekatan persuasif, CN dan suami serta anaknya bersedia dirawat di RSUD. Wanita berusia 27 tahun ini terdeteksi demam tinggi sebelum kabur.

"Yang bersangkutan sekarang bersama suami dan anaknya sudah di rumah sakit," ujar Purwadi, kemarin (23/3) siang.

Purwadi menjelaskan, CN menolak diisolasi karena sedang mengasuh anaknya. Sambil mengasuh anaknya, CN juga berjualan di pasar malam kawasan Batuaji.

Baca Juga:  Nadiem Beberkan Target Merdeka Belajar 15 Tahun ke Depan

"Dari siang dia berjualan bersama suaminya. Malam berjualan di pasar malam," katanya.

Sementara itu, dua orang anggota Polda Kepri beserta keluarganya masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari informasi didapat Batam Pos (Riau Pos Group), anggota Polda Kepri berinisial D dan keluarganya telah dipantau sejak 18 Maret. Sedangkan anggota Polda Kepri berinisial A dan keluarganya telah dipantau sejak 13 Maret.

Dikonfirmasi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt membenarkan. "Iya, statusnya ODP," katanya, kemarin (23/3).

Namun, Harry enggan merinci lebih lanjut kenapa dua anggota Polri dan keluarganya masuk kategori ODP.

"Istrinya tenaga medis di RSUD Tanjungpinang. Alhamdulilah, dari pemantauan kami semuanya dalam keadan sehat," ujarnya.

Baca Juga:  Rohul Eks Limo Rajo

Sumber: Batampos.co.id
Editor: Rinaldi

 

BATAM (RIAUPOS.CO) — Suspect corona berinisial CN, warga Marina, Tanjunguncang yang sempat kabur saat akan dipindahkan ke ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, Batam, Jumat (20/3) lalu, kini diisolasi bersama suami dan anaknya di RS tersebut.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, mengatakan CN dijemput aparat kepolisian malam itu juga. Melalui pendekatan persuasif, CN dan suami serta anaknya bersedia dirawat di RSUD. Wanita berusia 27 tahun ini terdeteksi demam tinggi sebelum kabur.

"Yang bersangkutan sekarang bersama suami dan anaknya sudah di rumah sakit," ujar Purwadi, kemarin (23/3) siang.

Purwadi menjelaskan, CN menolak diisolasi karena sedang mengasuh anaknya. Sambil mengasuh anaknya, CN juga berjualan di pasar malam kawasan Batuaji.

Baca Juga:  Rohul Eks Limo Rajo

"Dari siang dia berjualan bersama suaminya. Malam berjualan di pasar malam," katanya.

- Advertisement -

Sementara itu, dua orang anggota Polda Kepri beserta keluarganya masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari informasi didapat Batam Pos (Riau Pos Group), anggota Polda Kepri berinisial D dan keluarganya telah dipantau sejak 18 Maret. Sedangkan anggota Polda Kepri berinisial A dan keluarganya telah dipantau sejak 13 Maret.

Dikonfirmasi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt membenarkan. "Iya, statusnya ODP," katanya, kemarin (23/3).

- Advertisement -

Namun, Harry enggan merinci lebih lanjut kenapa dua anggota Polri dan keluarganya masuk kategori ODP.

"Istrinya tenaga medis di RSUD Tanjungpinang. Alhamdulilah, dari pemantauan kami semuanya dalam keadan sehat," ujarnya.

Baca Juga:  Lelaki Ini Selamat dari Ledakan Beirut karena Masuk Kamar Mandi

Sumber: Batampos.co.id
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BATAM (RIAUPOS.CO) — Suspect corona berinisial CN, warga Marina, Tanjunguncang yang sempat kabur saat akan dipindahkan ke ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, Batam, Jumat (20/3) lalu, kini diisolasi bersama suami dan anaknya di RS tersebut.

Kapolresta Barelang, AKBP Purwadi Wahyu Anggoro, mengatakan CN dijemput aparat kepolisian malam itu juga. Melalui pendekatan persuasif, CN dan suami serta anaknya bersedia dirawat di RSUD. Wanita berusia 27 tahun ini terdeteksi demam tinggi sebelum kabur.

"Yang bersangkutan sekarang bersama suami dan anaknya sudah di rumah sakit," ujar Purwadi, kemarin (23/3) siang.

Purwadi menjelaskan, CN menolak diisolasi karena sedang mengasuh anaknya. Sambil mengasuh anaknya, CN juga berjualan di pasar malam kawasan Batuaji.

Baca Juga:  Perempuan Bercadar Hitam Sempat Membuat Tegang Kawasan Bawaslu

"Dari siang dia berjualan bersama suaminya. Malam berjualan di pasar malam," katanya.

Sementara itu, dua orang anggota Polda Kepri beserta keluarganya masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari informasi didapat Batam Pos (Riau Pos Group), anggota Polda Kepri berinisial D dan keluarganya telah dipantau sejak 18 Maret. Sedangkan anggota Polda Kepri berinisial A dan keluarganya telah dipantau sejak 13 Maret.

Dikonfirmasi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt membenarkan. "Iya, statusnya ODP," katanya, kemarin (23/3).

Namun, Harry enggan merinci lebih lanjut kenapa dua anggota Polri dan keluarganya masuk kategori ODP.

"Istrinya tenaga medis di RSUD Tanjungpinang. Alhamdulilah, dari pemantauan kami semuanya dalam keadan sehat," ujarnya.

Baca Juga:  KPK Segera Analisa Hukuman Romi 1 Tahun

Sumber: Batampos.co.id
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari