Minggu, 30 November 2025
spot_img

15 Orang Sudah Diperiksa, Indra Kenz Mangkir

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah memeriksa total 15 saksi untuk menyelidiki perkara dugaan penipuan berkedok trading binary option atau perdagangan opsi biner aplikasi Binomo hingga Kamis (16/2/2022).

"Sudah 15 saksi dimintai keterangannya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (16/2).

Ia merinci bahwa belasan saksi itu terdiri dari sembilan orang korban dari kasus dugaan penipuan tersebut.

Kemudian tiga orang ahli, masing-masing berkaitan dengan Informasi Transaksi Elektronik (ITE), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan satu dari Satgas Waspada Investasi (SWI).

Kemudian, kata Ramadhan, terdapat tiga saksi lain yang belum dijelaskan lebih lanjut mengenai identitasnya turut diperiksa oleh penyidik kepolisian.

Baca Juga:  Pengawasan untuk Menekan Arus Mudik dan Penyebaran Corona Harus Ditingkatkan

Ia menyebutkan bahwa penyidik tetap menjadwalkan waktu pemeriksaan terhadap influencer Indra Kesuma alias Indra Kenz untuk dapat dimintai klarifikasinya sebagai  terlapor pada Jumat (16/2).

"Saudara IK akan dimintai pada hari Jumat tanggal 18 Februari 2022 jam 10.00 WIB," ucapnya.

Diketahui, pengacara Indra Kenz sebelumnya mengatakan bahwa kliennya memiliki riwayat penyakit yang sudah dijadwalkan untuk mendapat pengobatan jauh sebelum panggilan pemeriksaan dilayangkan. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar penyidik kepolisian menunda jadwal pemeriksaan besok.

"Dia ada riwayat sakit yang sudah lama, dan telah terjadwal untuk kontrol. Jauh sebelum ada masalah ini," kata Wardaniman, Rabu (16/2).

Namun demikian, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menilai bahwa ketidakhadiran Indra tak akan mempengaruhi proses hukum yang tengah dijalankan.

Baca Juga:  Kapolri Tak Tolerir Demo Lanjutan di Papua

Ia memastikan bahwa penyidik akan tetap melakukan gelar perkara untuk menentukan perkara tersebut dapat naik penyidikan atau tidak besok.

"Dikasih kesempatan makanya (klarifikasi selama penyelidikan, red). Tapi tidak mau datang, ya sudah kami gelar perkara naik sidik," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Kamis (17/2).

Indra Kenz dikabarkan tengah berada di Turki setelah terlihat mengunggah perjalanannya saat transit di Dubai.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah memeriksa total 15 saksi untuk menyelidiki perkara dugaan penipuan berkedok trading binary option atau perdagangan opsi biner aplikasi Binomo hingga Kamis (16/2/2022).

"Sudah 15 saksi dimintai keterangannya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (16/2).

Ia merinci bahwa belasan saksi itu terdiri dari sembilan orang korban dari kasus dugaan penipuan tersebut.

Kemudian tiga orang ahli, masing-masing berkaitan dengan Informasi Transaksi Elektronik (ITE), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan satu dari Satgas Waspada Investasi (SWI).

Kemudian, kata Ramadhan, terdapat tiga saksi lain yang belum dijelaskan lebih lanjut mengenai identitasnya turut diperiksa oleh penyidik kepolisian.

- Advertisement -
Baca Juga:  Reuni

Ia menyebutkan bahwa penyidik tetap menjadwalkan waktu pemeriksaan terhadap influencer Indra Kesuma alias Indra Kenz untuk dapat dimintai klarifikasinya sebagai  terlapor pada Jumat (16/2).

"Saudara IK akan dimintai pada hari Jumat tanggal 18 Februari 2022 jam 10.00 WIB," ucapnya.

- Advertisement -

Diketahui, pengacara Indra Kenz sebelumnya mengatakan bahwa kliennya memiliki riwayat penyakit yang sudah dijadwalkan untuk mendapat pengobatan jauh sebelum panggilan pemeriksaan dilayangkan. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar penyidik kepolisian menunda jadwal pemeriksaan besok.

"Dia ada riwayat sakit yang sudah lama, dan telah terjadwal untuk kontrol. Jauh sebelum ada masalah ini," kata Wardaniman, Rabu (16/2).

Namun demikian, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menilai bahwa ketidakhadiran Indra tak akan mempengaruhi proses hukum yang tengah dijalankan.

Baca Juga:  Jumat Besok, Pengumuman Seleksi PPPK

Ia memastikan bahwa penyidik akan tetap melakukan gelar perkara untuk menentukan perkara tersebut dapat naik penyidikan atau tidak besok.

"Dikasih kesempatan makanya (klarifikasi selama penyelidikan, red). Tapi tidak mau datang, ya sudah kami gelar perkara naik sidik," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Kamis (17/2).

Indra Kenz dikabarkan tengah berada di Turki setelah terlihat mengunggah perjalanannya saat transit di Dubai.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah memeriksa total 15 saksi untuk menyelidiki perkara dugaan penipuan berkedok trading binary option atau perdagangan opsi biner aplikasi Binomo hingga Kamis (16/2/2022).

"Sudah 15 saksi dimintai keterangannya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Kamis (16/2).

Ia merinci bahwa belasan saksi itu terdiri dari sembilan orang korban dari kasus dugaan penipuan tersebut.

Kemudian tiga orang ahli, masing-masing berkaitan dengan Informasi Transaksi Elektronik (ITE), Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan satu dari Satgas Waspada Investasi (SWI).

Kemudian, kata Ramadhan, terdapat tiga saksi lain yang belum dijelaskan lebih lanjut mengenai identitasnya turut diperiksa oleh penyidik kepolisian.

Baca Juga:  Kapolri Tak Tolerir Demo Lanjutan di Papua

Ia menyebutkan bahwa penyidik tetap menjadwalkan waktu pemeriksaan terhadap influencer Indra Kesuma alias Indra Kenz untuk dapat dimintai klarifikasinya sebagai  terlapor pada Jumat (16/2).

"Saudara IK akan dimintai pada hari Jumat tanggal 18 Februari 2022 jam 10.00 WIB," ucapnya.

Diketahui, pengacara Indra Kenz sebelumnya mengatakan bahwa kliennya memiliki riwayat penyakit yang sudah dijadwalkan untuk mendapat pengobatan jauh sebelum panggilan pemeriksaan dilayangkan. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar penyidik kepolisian menunda jadwal pemeriksaan besok.

"Dia ada riwayat sakit yang sudah lama, dan telah terjadwal untuk kontrol. Jauh sebelum ada masalah ini," kata Wardaniman, Rabu (16/2).

Namun demikian, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan menilai bahwa ketidakhadiran Indra tak akan mempengaruhi proses hukum yang tengah dijalankan.

Baca Juga:  Ternyata Main Handphone sambil Makan Bisa Bikin Perut Buncit, Simak

Ia memastikan bahwa penyidik akan tetap melakukan gelar perkara untuk menentukan perkara tersebut dapat naik penyidikan atau tidak besok.

"Dikasih kesempatan makanya (klarifikasi selama penyelidikan, red). Tapi tidak mau datang, ya sudah kami gelar perkara naik sidik," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Kamis (17/2).

Indra Kenz dikabarkan tengah berada di Turki setelah terlihat mengunggah perjalanannya saat transit di Dubai.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari