Senin, 18 Mei 2026
- Advertisement -

Warga Banten Ditemukan Meninggal di Perairan Inhil

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di Perairan Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (16/2/22) sekitar pukul 08.00 WIB.

Seteleha dievakuasi, masyarakat dan petugas menemukan indentitas berupa kartu keluarga (KK). Pada identitas itu diketahui korban bernama Aha Muhaidi (20), Cibogo Situterate, Kecamatan Cikande, Kota Serang, Banten.

"Nelayan setempat yang menemukan jenazah korban," kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, saat dihubungi Riaupos.co, Kamis (17/2/22).

Dijelaskan Kapolres, saat itu 2 nelayan masing-masing bernama Samen dan Sapan, berangkat menggunakan pompong untuk melakukan aktivitas seperti biasa.

Sekitar 20 menit meninggalkan Desa Kuala Selat, salah seorang saksi melihat benda yang tidak biasa dilihat mengapung diayun gelombang. Lalu mereka mencoba mendekati benda yang dimaksud.

"Setelah didekati, saksi terkejut melihat sesosok mayat mengapung dalam posisi terlentang," ungkapnya.

Pada jazad korban terdapat tas yang didalamnya berisi kartu keluarga atas nama Isya dan foto seorang laki-laki menggunakan seragam sekolah dengan tanda pengenal bernama Aha Muhadi.

Selanjutnya saksi menghubungi temannya untuk melaporkan ke pihak desa setempat. Setelah bantuan datang mayat langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan medis.

"Jazad korban dibawa ke Pustu Desa Kuala Selat. Hasil pemeriksaan tubuh bagian luar korban tidak ditemukan tanda kekerasan," imbuhnya.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Rinaldi

 

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di Perairan Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (16/2/22) sekitar pukul 08.00 WIB.

Seteleha dievakuasi, masyarakat dan petugas menemukan indentitas berupa kartu keluarga (KK). Pada identitas itu diketahui korban bernama Aha Muhaidi (20), Cibogo Situterate, Kecamatan Cikande, Kota Serang, Banten.

"Nelayan setempat yang menemukan jenazah korban," kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, saat dihubungi Riaupos.co, Kamis (17/2/22).

Dijelaskan Kapolres, saat itu 2 nelayan masing-masing bernama Samen dan Sapan, berangkat menggunakan pompong untuk melakukan aktivitas seperti biasa.

Sekitar 20 menit meninggalkan Desa Kuala Selat, salah seorang saksi melihat benda yang tidak biasa dilihat mengapung diayun gelombang. Lalu mereka mencoba mendekati benda yang dimaksud.

- Advertisement -

"Setelah didekati, saksi terkejut melihat sesosok mayat mengapung dalam posisi terlentang," ungkapnya.

Pada jazad korban terdapat tas yang didalamnya berisi kartu keluarga atas nama Isya dan foto seorang laki-laki menggunakan seragam sekolah dengan tanda pengenal bernama Aha Muhadi.

- Advertisement -

Selanjutnya saksi menghubungi temannya untuk melaporkan ke pihak desa setempat. Setelah bantuan datang mayat langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan medis.

"Jazad korban dibawa ke Pustu Desa Kuala Selat. Hasil pemeriksaan tubuh bagian luar korban tidak ditemukan tanda kekerasan," imbuhnya.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di Perairan Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (16/2/22) sekitar pukul 08.00 WIB.

Seteleha dievakuasi, masyarakat dan petugas menemukan indentitas berupa kartu keluarga (KK). Pada identitas itu diketahui korban bernama Aha Muhaidi (20), Cibogo Situterate, Kecamatan Cikande, Kota Serang, Banten.

"Nelayan setempat yang menemukan jenazah korban," kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, saat dihubungi Riaupos.co, Kamis (17/2/22).

Dijelaskan Kapolres, saat itu 2 nelayan masing-masing bernama Samen dan Sapan, berangkat menggunakan pompong untuk melakukan aktivitas seperti biasa.

Sekitar 20 menit meninggalkan Desa Kuala Selat, salah seorang saksi melihat benda yang tidak biasa dilihat mengapung diayun gelombang. Lalu mereka mencoba mendekati benda yang dimaksud.

"Setelah didekati, saksi terkejut melihat sesosok mayat mengapung dalam posisi terlentang," ungkapnya.

Pada jazad korban terdapat tas yang didalamnya berisi kartu keluarga atas nama Isya dan foto seorang laki-laki menggunakan seragam sekolah dengan tanda pengenal bernama Aha Muhadi.

Selanjutnya saksi menghubungi temannya untuk melaporkan ke pihak desa setempat. Setelah bantuan datang mayat langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan medis.

"Jazad korban dibawa ke Pustu Desa Kuala Selat. Hasil pemeriksaan tubuh bagian luar korban tidak ditemukan tanda kekerasan," imbuhnya.

Laporan: Indra Efendi (Tembilahan)
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari