Rabu, 6 Mei 2026
- Advertisement -

Dikeroyok, Aktivis LSM Tewas Bersimbah Darah

SIDIKALANG (RIAUPOS.CO) – Seorang aktivis LSM (Lembaga Swadaya Masyarakaty) Dahlan Purba, ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan di depan rumahnya, Ahad (8/9) malam sekira pukul 23.00 WIB. 

Pria berusia 46 tahun, warga Dusun Pancuran Desa Kalang Simbara Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi itu, diduga dikeroyok 6 pelaku.

Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan, melalui Kasubbag Humas Polres, Iptu Donni Saleh saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/9) membenarkan penemuan jenazah korban. “Kasus itu terungkap atas informasi dari masyarakat setempat tentang adanya perkelahian yang menyebabkan korban meninggal,” katanya.

Mendapat informasi dari masyarakat, Kanit Resum, Ipda Sumitro Manurung, bersama petugas piket Satreskrim, Ipda Hardi Sianipar, bergerak ke lokasi dan menemukan jenazah korban masih tergeletak di pinggir jalan. Tubuhnya bersimbah darah.

Baca Juga:  Pengedar Sabu- Sabu Diamankan Polsek Bungaraya

Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Sidikalang. Hasil pengembangan di lokasi, korban meninggal diduga dikeroyok.

Saat korban dievakuasi ke RSUD, Ipda Hardi Sianipar melihat seorang pria bernama Roy Aritonang, dilarikan ke bagian instalasi gawat darurat (IGD) karena terluka di bagian kepala bekas tembakan senapan angin.

Curiga, Ipda Hardi menelusuri soal luka pria di bagian IGD itu. Saat ditanya, pria bernama Roy Aritonang itu mengakui telah berkelahi dan ikut mengeroyok Dahlan Purba bersama 5 orang temannya. Salahsatu di antaranya perempuan.

Atas pengakuan Roy Aritonang, anggota polisi memburu dan membekuk 3 pelaku lainnya, masing-masing Medi Lestari Aritonang, Niko Naibaho, dan Raden Saragi.

“Dua pelaku lainnya yakni berinisial RA dan bermarga S, masih dalam pencarian petugas,” kata Donni.

Baca Juga:  Mengintip Mitsubishi Outlander 2021 yang Sedang Diuji Jalan

Dahlan Purba diketahui berprofesi sebagai aktivis LSM. Korban meninggal akibat pendarahan hebat di bagian kepala. 

Sumber: Sumutpos.co

Editor: Edwir

SIDIKALANG (RIAUPOS.CO) – Seorang aktivis LSM (Lembaga Swadaya Masyarakaty) Dahlan Purba, ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan di depan rumahnya, Ahad (8/9) malam sekira pukul 23.00 WIB. 

Pria berusia 46 tahun, warga Dusun Pancuran Desa Kalang Simbara Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi itu, diduga dikeroyok 6 pelaku.

Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan, melalui Kasubbag Humas Polres, Iptu Donni Saleh saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/9) membenarkan penemuan jenazah korban. “Kasus itu terungkap atas informasi dari masyarakat setempat tentang adanya perkelahian yang menyebabkan korban meninggal,” katanya.

Mendapat informasi dari masyarakat, Kanit Resum, Ipda Sumitro Manurung, bersama petugas piket Satreskrim, Ipda Hardi Sianipar, bergerak ke lokasi dan menemukan jenazah korban masih tergeletak di pinggir jalan. Tubuhnya bersimbah darah.

Baca Juga:  Buya Syafii Maarif Wafat, Mahfud: Indonesia Kehilangan Guru Bangsa

Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Sidikalang. Hasil pengembangan di lokasi, korban meninggal diduga dikeroyok.

- Advertisement -

Saat korban dievakuasi ke RSUD, Ipda Hardi Sianipar melihat seorang pria bernama Roy Aritonang, dilarikan ke bagian instalasi gawat darurat (IGD) karena terluka di bagian kepala bekas tembakan senapan angin.

Curiga, Ipda Hardi menelusuri soal luka pria di bagian IGD itu. Saat ditanya, pria bernama Roy Aritonang itu mengakui telah berkelahi dan ikut mengeroyok Dahlan Purba bersama 5 orang temannya. Salahsatu di antaranya perempuan.

- Advertisement -

Atas pengakuan Roy Aritonang, anggota polisi memburu dan membekuk 3 pelaku lainnya, masing-masing Medi Lestari Aritonang, Niko Naibaho, dan Raden Saragi.

“Dua pelaku lainnya yakni berinisial RA dan bermarga S, masih dalam pencarian petugas,” kata Donni.

Baca Juga:  Bupati Rohil Ajak Gemar Makan Ikan

Dahlan Purba diketahui berprofesi sebagai aktivis LSM. Korban meninggal akibat pendarahan hebat di bagian kepala. 

Sumber: Sumutpos.co

Editor: Edwir

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIDIKALANG (RIAUPOS.CO) – Seorang aktivis LSM (Lembaga Swadaya Masyarakaty) Dahlan Purba, ditemukan tewas bersimbah darah di pinggir jalan di depan rumahnya, Ahad (8/9) malam sekira pukul 23.00 WIB. 

Pria berusia 46 tahun, warga Dusun Pancuran Desa Kalang Simbara Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi itu, diduga dikeroyok 6 pelaku.

Kapolres Dairi, AKBP Erwin Wijaya Siahaan, melalui Kasubbag Humas Polres, Iptu Donni Saleh saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/9) membenarkan penemuan jenazah korban. “Kasus itu terungkap atas informasi dari masyarakat setempat tentang adanya perkelahian yang menyebabkan korban meninggal,” katanya.

Mendapat informasi dari masyarakat, Kanit Resum, Ipda Sumitro Manurung, bersama petugas piket Satreskrim, Ipda Hardi Sianipar, bergerak ke lokasi dan menemukan jenazah korban masih tergeletak di pinggir jalan. Tubuhnya bersimbah darah.

Baca Juga:  Mengintip Mitsubishi Outlander 2021 yang Sedang Diuji Jalan

Selanjutnya korban dievakuasi ke RSUD Sidikalang. Hasil pengembangan di lokasi, korban meninggal diduga dikeroyok.

Saat korban dievakuasi ke RSUD, Ipda Hardi Sianipar melihat seorang pria bernama Roy Aritonang, dilarikan ke bagian instalasi gawat darurat (IGD) karena terluka di bagian kepala bekas tembakan senapan angin.

Curiga, Ipda Hardi menelusuri soal luka pria di bagian IGD itu. Saat ditanya, pria bernama Roy Aritonang itu mengakui telah berkelahi dan ikut mengeroyok Dahlan Purba bersama 5 orang temannya. Salahsatu di antaranya perempuan.

Atas pengakuan Roy Aritonang, anggota polisi memburu dan membekuk 3 pelaku lainnya, masing-masing Medi Lestari Aritonang, Niko Naibaho, dan Raden Saragi.

“Dua pelaku lainnya yakni berinisial RA dan bermarga S, masih dalam pencarian petugas,” kata Donni.

Baca Juga:  Kawasaki W175 TR Percaya Diri Lawan Pesaing dari Yamaha

Dahlan Purba diketahui berprofesi sebagai aktivis LSM. Korban meninggal akibat pendarahan hebat di bagian kepala. 

Sumber: Sumutpos.co

Editor: Edwir

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari