Rabu, 4 Maret 2026
- Advertisement -

Nongkrong di Warung Saat Jam Sekolah, Puluhan Pelajar Pekanbaru Diamankan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Puluhan pelajar tingkat SMP sederajat diamankan tim patroli Satpol PP Kota Pekanbaru, Rabu (29/10). Mereka kedapatan nongkrong di beberapa warung saat jam pelajaran masih berlangsung.

Tim patroli menemukan para pelajar tersebut di sejumlah lokasi, antara lain di sekitar Jalan Gobah, Jalan Hang Tuah, Jalan Diponegoro, dan Jalan Ahmad Dahlan. Setelah diamankan, seluruhnya dibawa ke Kantor Satpol PP Pekanbaru untuk didata.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Yuliarso, menyampaikan bahwa total terdapat 32 pelajar yang terjaring razia kali ini. Dari jumlah tersebut, 29 pelajar laki-laki dan tiga pelajar perempuan.

“Kami temukan mereka sedang asyik nongkrong di warung saat jam belajar. Setelah itu, kami amankan dan lakukan pendataan,” ujar Yuliarso.

Baca Juga:  SPPHR Bahas Ketenagakerjaan Sektor Migas

Ia menuturkan, sebagian besar pelajar tersebut mengaku sengaja membolos sekolah. Menurutnya, perilaku ini bisa mengganggu ketertiban umum bila dibiarkan.

“Tidak hanya didata, mereka juga kami berikan surat peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya,” tambah Yuliarso yang didampingi Sekretaris Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto.

Satpol PP Kota Pekanbaru juga akan memanggil orang tua para pelajar yang terjaring razia. Setelah proses pendataan selesai, para pelajar dijemput langsung oleh orang tua masing-masing.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Puluhan pelajar tingkat SMP sederajat diamankan tim patroli Satpol PP Kota Pekanbaru, Rabu (29/10). Mereka kedapatan nongkrong di beberapa warung saat jam pelajaran masih berlangsung.

Tim patroli menemukan para pelajar tersebut di sejumlah lokasi, antara lain di sekitar Jalan Gobah, Jalan Hang Tuah, Jalan Diponegoro, dan Jalan Ahmad Dahlan. Setelah diamankan, seluruhnya dibawa ke Kantor Satpol PP Pekanbaru untuk didata.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Yuliarso, menyampaikan bahwa total terdapat 32 pelajar yang terjaring razia kali ini. Dari jumlah tersebut, 29 pelajar laki-laki dan tiga pelajar perempuan.

“Kami temukan mereka sedang asyik nongkrong di warung saat jam belajar. Setelah itu, kami amankan dan lakukan pendataan,” ujar Yuliarso.

Baca Juga:  SPPHR Bahas Ketenagakerjaan Sektor Migas

Ia menuturkan, sebagian besar pelajar tersebut mengaku sengaja membolos sekolah. Menurutnya, perilaku ini bisa mengganggu ketertiban umum bila dibiarkan.

- Advertisement -

“Tidak hanya didata, mereka juga kami berikan surat peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya,” tambah Yuliarso yang didampingi Sekretaris Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto.

Satpol PP Kota Pekanbaru juga akan memanggil orang tua para pelajar yang terjaring razia. Setelah proses pendataan selesai, para pelajar dijemput langsung oleh orang tua masing-masing.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Puluhan pelajar tingkat SMP sederajat diamankan tim patroli Satpol PP Kota Pekanbaru, Rabu (29/10). Mereka kedapatan nongkrong di beberapa warung saat jam pelajaran masih berlangsung.

Tim patroli menemukan para pelajar tersebut di sejumlah lokasi, antara lain di sekitar Jalan Gobah, Jalan Hang Tuah, Jalan Diponegoro, dan Jalan Ahmad Dahlan. Setelah diamankan, seluruhnya dibawa ke Kantor Satpol PP Pekanbaru untuk didata.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Yuliarso, menyampaikan bahwa total terdapat 32 pelajar yang terjaring razia kali ini. Dari jumlah tersebut, 29 pelajar laki-laki dan tiga pelajar perempuan.

“Kami temukan mereka sedang asyik nongkrong di warung saat jam belajar. Setelah itu, kami amankan dan lakukan pendataan,” ujar Yuliarso.

Baca Juga:  Tegas pada Pelanggar

Ia menuturkan, sebagian besar pelajar tersebut mengaku sengaja membolos sekolah. Menurutnya, perilaku ini bisa mengganggu ketertiban umum bila dibiarkan.

“Tidak hanya didata, mereka juga kami berikan surat peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya,” tambah Yuliarso yang didampingi Sekretaris Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto.

Satpol PP Kota Pekanbaru juga akan memanggil orang tua para pelajar yang terjaring razia. Setelah proses pendataan selesai, para pelajar dijemput langsung oleh orang tua masing-masing.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari