Kamis, 2 Juli 2026
- Advertisement -

Lagi, 41 Pengungsi Rohingya Kabur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengungsi Rohingya di Pekanbaru kembali membuat ulah. Terbaru, ada 41 orang di antaranya kembali melarikan diri dari penampungan di Wisma D’Cops II, Jalan Cipta Sari, Kecamatan Bukit Raya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Rabu (29/6) mengatakan hal ini. "Jadi total sudah 75 orang yang kabur," kata dia.

Disampaikannya, 41 pengungsi yang kabur terbaru melarikan diri setelah diberi kebebasan berinteraksi usai menjalani masa karantina selama satu bulan di D’Cops II.

"Saat mereka diberi kesempatan keluar, mereka langsung kabur. Kaburnya bertahap, ada lima tahap," paparnya.

Saat ini, sebut Zulfahmi, jumlah pengungsi Rohingya yang masih bertahan di D’Cops II tinggal 39 orang dari total 114 orang. "Yang kabur ini kebanyakan yang single. Jadi yang tinggal sekarang, itu rata-rata yang sudah berkeluarga," imbuhnya.

Baca Juga:  Dishub Belum Ajukan Sayembara Ulang

Kaburnya puluhan pengungsi Rohingya itu, ungkap mantan Kasatpol PP Pekanbaru ini lantaran tujuan mereka lari dari Myanmar bukan ke Indonesia, tapi ke Malaysia. "Jadi bagaimanapun, bagus pun tempat yang kita siapkan, mereka tetap berusaha untuk kabur. Karena di sana (Malaysia, red) tempat keluarga mereka. Komunitas mereka di Malaysia hampir 100 ribu orang," ulasnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengungsi Rohingya di Pekanbaru kembali membuat ulah. Terbaru, ada 41 orang di antaranya kembali melarikan diri dari penampungan di Wisma D’Cops II, Jalan Cipta Sari, Kecamatan Bukit Raya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Rabu (29/6) mengatakan hal ini. "Jadi total sudah 75 orang yang kabur," kata dia.

Disampaikannya, 41 pengungsi yang kabur terbaru melarikan diri setelah diberi kebebasan berinteraksi usai menjalani masa karantina selama satu bulan di D’Cops II.

"Saat mereka diberi kesempatan keluar, mereka langsung kabur. Kaburnya bertahap, ada lima tahap," paparnya.

Saat ini, sebut Zulfahmi, jumlah pengungsi Rohingya yang masih bertahan di D’Cops II tinggal 39 orang dari total 114 orang. "Yang kabur ini kebanyakan yang single. Jadi yang tinggal sekarang, itu rata-rata yang sudah berkeluarga," imbuhnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Tiga Santri TPQ Pekanbaru Jadi Utusan Riau

Kaburnya puluhan pengungsi Rohingya itu, ungkap mantan Kasatpol PP Pekanbaru ini lantaran tujuan mereka lari dari Myanmar bukan ke Indonesia, tapi ke Malaysia. "Jadi bagaimanapun, bagus pun tempat yang kita siapkan, mereka tetap berusaha untuk kabur. Karena di sana (Malaysia, red) tempat keluarga mereka. Komunitas mereka di Malaysia hampir 100 ribu orang," ulasnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

- Advertisement -

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pengungsi Rohingya di Pekanbaru kembali membuat ulah. Terbaru, ada 41 orang di antaranya kembali melarikan diri dari penampungan di Wisma D’Cops II, Jalan Cipta Sari, Kecamatan Bukit Raya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian, Rabu (29/6) mengatakan hal ini. "Jadi total sudah 75 orang yang kabur," kata dia.

Disampaikannya, 41 pengungsi yang kabur terbaru melarikan diri setelah diberi kebebasan berinteraksi usai menjalani masa karantina selama satu bulan di D’Cops II.

"Saat mereka diberi kesempatan keluar, mereka langsung kabur. Kaburnya bertahap, ada lima tahap," paparnya.

Saat ini, sebut Zulfahmi, jumlah pengungsi Rohingya yang masih bertahan di D’Cops II tinggal 39 orang dari total 114 orang. "Yang kabur ini kebanyakan yang single. Jadi yang tinggal sekarang, itu rata-rata yang sudah berkeluarga," imbuhnya.

Baca Juga:  Dua Tersangka Kasus Sampah

Kaburnya puluhan pengungsi Rohingya itu, ungkap mantan Kasatpol PP Pekanbaru ini lantaran tujuan mereka lari dari Myanmar bukan ke Indonesia, tapi ke Malaysia. "Jadi bagaimanapun, bagus pun tempat yang kita siapkan, mereka tetap berusaha untuk kabur. Karena di sana (Malaysia, red) tempat keluarga mereka. Komunitas mereka di Malaysia hampir 100 ribu orang," ulasnya.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Kota

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari