Sabtu, 14 Februari 2026
- Advertisement -

Tergerus Sungai Umban, Bahu Jalan Siak II Amblas Rawan Kecelakaan

RUMBAI (RIAUPOS.CO)Kondisi bahu Jalan Siak II di Kecamatan Rumbai semakin memprihatinkan. Bahu jalan tersebut kerap tergerus aliran Sungai Umban yang berada tepat di bawahnya, sehingga menyebabkan retakan dan amblas di sejumlah titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan, Selasa (20/1), bahu jalan yang amblas terlihat cukup parah hingga membentuk lubang dalam dan menganga. Kerusakan tersebut berada persis di aliran Sungai Umban, membuat bahu jalan semakin menyempit dan berada sangat dekat dengan arus lalu lintas yang cukup padat.

Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas. Area bahu jalan juga berbatasan langsung dengan belukar serta jurang yang terus terkikis aliran sungai di bawahnya.

Baca Juga:  Rumah Apung Pemancingan, Program Dosen UMRI Berdayakan Nelayan Sungai Siak

Bahkan, salah satu struktur beton yang membatasi jurang dan badan jalan terlihat miring dan dikhawatirkan dapat sewaktu-waktu ikut terseret ke dalam aliran sungai.

Kerawanan semakin meningkat pada malam hari karena minimnya lampu penerangan jalan di kawasan tersebut, sehingga mengancam keselamatan pengendara.

Seorang pengendara, Arbani, mengaku kondisi bahu jalan yang rusak parah hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah. Padahal, kerusakan sudah mulai mengarah ke badan jalan utama.

“Jelas kami takut kalau melintas di sekitar sini, apalagi malam hari. Lampu penerangan minim, kalau hujan tanahnya makin terkikis. Kami khawatir jalannya tiba-tiba semakin amblas,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah kota dan provinsi segera melakukan perbaikan serta memasang rambu peringatan agar pengendara lebih waspada saat melintasi titik rawan tersebut.

Baca Juga:  Hujan 1 Jam, Jalan Banjir dan Macet Parah

Pengendara lainnya, Budiman, menyebutkan bahu jalan berpotensi terus amblas jika tidak segera ditangani secara serius. Ia khawatir kondisi tersebut dapat memakan korban jiwa.

“Posisinya tepat di Jembatan Sungai Umban. Kami minta pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah, karena ini jalan provinsi dan jalur lintas yang banyak dilewati kendaraan besar,” ucapnya. (ayi)

RUMBAI (RIAUPOS.CO)Kondisi bahu Jalan Siak II di Kecamatan Rumbai semakin memprihatinkan. Bahu jalan tersebut kerap tergerus aliran Sungai Umban yang berada tepat di bawahnya, sehingga menyebabkan retakan dan amblas di sejumlah titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan, Selasa (20/1), bahu jalan yang amblas terlihat cukup parah hingga membentuk lubang dalam dan menganga. Kerusakan tersebut berada persis di aliran Sungai Umban, membuat bahu jalan semakin menyempit dan berada sangat dekat dengan arus lalu lintas yang cukup padat.

Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas. Area bahu jalan juga berbatasan langsung dengan belukar serta jurang yang terus terkikis aliran sungai di bawahnya.

Baca Juga:  Ruas Jalan Teluk Kuantan–Cerenti Amblas 20 Meter, Pengendara Diminta Waspada

Bahkan, salah satu struktur beton yang membatasi jurang dan badan jalan terlihat miring dan dikhawatirkan dapat sewaktu-waktu ikut terseret ke dalam aliran sungai.

Kerawanan semakin meningkat pada malam hari karena minimnya lampu penerangan jalan di kawasan tersebut, sehingga mengancam keselamatan pengendara.

- Advertisement -

Seorang pengendara, Arbani, mengaku kondisi bahu jalan yang rusak parah hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah. Padahal, kerusakan sudah mulai mengarah ke badan jalan utama.

“Jelas kami takut kalau melintas di sekitar sini, apalagi malam hari. Lampu penerangan minim, kalau hujan tanahnya makin terkikis. Kami khawatir jalannya tiba-tiba semakin amblas,” ujarnya.

- Advertisement -

Ia berharap pemerintah kota dan provinsi segera melakukan perbaikan serta memasang rambu peringatan agar pengendara lebih waspada saat melintasi titik rawan tersebut.

Baca Juga:  Hanya Titip Barang, Bayar Kos Separuh

Pengendara lainnya, Budiman, menyebutkan bahu jalan berpotensi terus amblas jika tidak segera ditangani secara serius. Ia khawatir kondisi tersebut dapat memakan korban jiwa.

“Posisinya tepat di Jembatan Sungai Umban. Kami minta pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah, karena ini jalan provinsi dan jalur lintas yang banyak dilewati kendaraan besar,” ucapnya. (ayi)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RUMBAI (RIAUPOS.CO)Kondisi bahu Jalan Siak II di Kecamatan Rumbai semakin memprihatinkan. Bahu jalan tersebut kerap tergerus aliran Sungai Umban yang berada tepat di bawahnya, sehingga menyebabkan retakan dan amblas di sejumlah titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Pantauan di lapangan, Selasa (20/1), bahu jalan yang amblas terlihat cukup parah hingga membentuk lubang dalam dan menganga. Kerusakan tersebut berada persis di aliran Sungai Umban, membuat bahu jalan semakin menyempit dan berada sangat dekat dengan arus lalu lintas yang cukup padat.

Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas. Area bahu jalan juga berbatasan langsung dengan belukar serta jurang yang terus terkikis aliran sungai di bawahnya.

Baca Juga:  111 Putra/Putri Riau Jalani Magang Kerja di PHR 

Bahkan, salah satu struktur beton yang membatasi jurang dan badan jalan terlihat miring dan dikhawatirkan dapat sewaktu-waktu ikut terseret ke dalam aliran sungai.

Kerawanan semakin meningkat pada malam hari karena minimnya lampu penerangan jalan di kawasan tersebut, sehingga mengancam keselamatan pengendara.

Seorang pengendara, Arbani, mengaku kondisi bahu jalan yang rusak parah hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah. Padahal, kerusakan sudah mulai mengarah ke badan jalan utama.

“Jelas kami takut kalau melintas di sekitar sini, apalagi malam hari. Lampu penerangan minim, kalau hujan tanahnya makin terkikis. Kami khawatir jalannya tiba-tiba semakin amblas,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah kota dan provinsi segera melakukan perbaikan serta memasang rambu peringatan agar pengendara lebih waspada saat melintasi titik rawan tersebut.

Baca Juga:  Perbaikan Jembatan Parit Tuamrak Tuai Protes, Akses Warga Terputus

Pengendara lainnya, Budiman, menyebutkan bahu jalan berpotensi terus amblas jika tidak segera ditangani secara serius. Ia khawatir kondisi tersebut dapat memakan korban jiwa.

“Posisinya tepat di Jembatan Sungai Umban. Kami minta pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah, karena ini jalan provinsi dan jalur lintas yang banyak dilewati kendaraan besar,” ucapnya. (ayi)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari