Rabu, 21 Oktober 2026
- Advertisement -

Kebakaran Hebat di Payung Sekaki Pekanbaru: 7 Gudang Avian Terbakar, Tak Ada Korban Jiwa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hebat melanda sedikitnya tujuh unit gudang di kawasan Pergudangan Avian, Jalan Siak II, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Senin (19/10/2026) malam.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta 1 unit mobil rescue guna mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan pergudangan lain di sekitarnya.

Koordinator Bidang Komunikasi dan Informasi DPKP Kota Pekanbaru, Duul Gamar, mewakili Kepala DPKP Zarman Candra, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 18.42 WIB dan petugas tiba di lokasi enam menit kemudian.

“Kebakaran melanda tujuh unit gudang yang berada di dua blok berbeda, yakni unit D9, D10, D11, dan D12 pada Blok D, serta unit EE2, EE3, dan EE5 pada Blok EE,” terang Duul Gamar, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga:  Kawasan Kota Tua Akan Dikembangkan

Petugas langsung melakukan pemadaman serta pelokalisasian area karena lokasi kebakaran berdekatan dengan deretan bangunan gudang lainnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Penyebab pasti kebakaran serta total kerugian materiil hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.(dof)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hebat melanda sedikitnya tujuh unit gudang di kawasan Pergudangan Avian, Jalan Siak II, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Senin (19/10/2026) malam.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta 1 unit mobil rescue guna mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan pergudangan lain di sekitarnya.

Koordinator Bidang Komunikasi dan Informasi DPKP Kota Pekanbaru, Duul Gamar, mewakili Kepala DPKP Zarman Candra, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 18.42 WIB dan petugas tiba di lokasi enam menit kemudian.

“Kebakaran melanda tujuh unit gudang yang berada di dua blok berbeda, yakni unit D9, D10, D11, dan D12 pada Blok D, serta unit EE2, EE3, dan EE5 pada Blok EE,” terang Duul Gamar, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga:  Kawasan Kota Tua Akan Dikembangkan

Petugas langsung melakukan pemadaman serta pelokalisasian area karena lokasi kebakaran berdekatan dengan deretan bangunan gudang lainnya.

- Advertisement -

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Penyebab pasti kebakaran serta total kerugian materiil hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.(dof)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kebakaran hebat melanda sedikitnya tujuh unit gudang di kawasan Pergudangan Avian, Jalan Siak II, Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, Senin (19/10/2026) malam.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran beserta 1 unit mobil rescue guna mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan pergudangan lain di sekitarnya.

Koordinator Bidang Komunikasi dan Informasi DPKP Kota Pekanbaru, Duul Gamar, mewakili Kepala DPKP Zarman Candra, mengonfirmasi bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 18.42 WIB dan petugas tiba di lokasi enam menit kemudian.

“Kebakaran melanda tujuh unit gudang yang berada di dua blok berbeda, yakni unit D9, D10, D11, dan D12 pada Blok D, serta unit EE2, EE3, dan EE5 pada Blok EE,” terang Duul Gamar, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga:  Sisir 12 Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Polda Riau Tes Urine 57 Pengunjung

Petugas langsung melakukan pemadaman serta pelokalisasian area karena lokasi kebakaran berdekatan dengan deretan bangunan gudang lainnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Penyebab pasti kebakaran serta total kerugian materiil hingga kini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.(dof)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari