SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Rumah milik Camat Merbau, Wan Jumiati, yang juga merupakan istri Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali, hangus terbakar di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Rabu (21/10/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 10.00 WIB tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp100 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita melalui Kapolsek Merbau Iptu Ahmad Fauzi Menara mengonfirmasi bahwa saat kejadian, rumah kayu tersebut sedang ditempati oleh seorang warga bernama Gusnudin.
“Kobaran api pertama kali diketahui oleh saksi yang melihat asap mengepul dari bagian dapur belakang. Api cepat membesar lantaran material bangunan sebagian besar terbuat dari kayu ditambah tiupan angin yang kencang,” ujar Iptu Ahmad Fauzi Menara.
Warga setempat sempat bergotong-royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga si jago merah berhasil dijinakkan sekitar pukul 11.30 WIB.
Dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Petugas kepolisian telah memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, serta mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa.(wir)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Rumah milik Camat Merbau, Wan Jumiati, yang juga merupakan istri Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali, hangus terbakar di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Rabu (21/10/2026) pagi.
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 10.00 WIB tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp100 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetya Adi Sasmita melalui Kapolsek Merbau Iptu Ahmad Fauzi Menara mengonfirmasi bahwa saat kejadian, rumah kayu tersebut sedang ditempati oleh seorang warga bernama Gusnudin.
“Kobaran api pertama kali diketahui oleh saksi yang melihat asap mengepul dari bagian dapur belakang. Api cepat membesar lantaran material bangunan sebagian besar terbuat dari kayu ditambah tiupan angin yang kencang,” ujar Iptu Ahmad Fauzi Menara.
Warga setempat sempat bergotong-royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga si jago merah berhasil dijinakkan sekitar pukul 11.30 WIB.
Dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Petugas kepolisian telah memasang garis polisi, mengamankan barang bukti, serta mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa.(wir)