Sabtu, 30 Mei 2026
- Advertisement -

Ruang Panel Fakultas Saintek UIN Suska Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) KEBARAKAN terjadi di ruang panel Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim pada Sabtu (11/4/2026) dini hari. Peristiwa ini sempat mengejutkan warga kampus, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Insiden tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan kebakaran yang beredar melalui video. Salah seorang mahasiswa akuntansi UIN Suska, Figa Guspianda Axima, mengaku langsung menuju lokasi setelah menerima informasi tersebut.

Karena tempat tinggalnya berada di dekat kampus, ia tiba saat api masih terlihat menyala. Figa menyebut dirinya sempat terkejut dan memastikan langsung kondisi di lapangan setelah mendengar suara mobil pemadam kebakaran.

Setibanya di lokasi, petugas Satuan Pengamanan (Satpam) bersama tim pemadam kebakaran sudah berada di tempat kejadian. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran bermula ketika Satpam yang bertugas melihat aliran listrik di gedung Fakultas Saintek tiba-tiba padam.

Baca Juga:  Kerusakan Jalan Parit Indah Mengkhawatirkan

Kecurigaan muncul saat terlihat asap dari bagian atas ruangan. Petugas kemudian berupaya memeriksa sumber asap tersebut, namun pintu dalam kondisi terkunci dengan rantai sehingga harus dibobol menggunakan alat.

Laporan ke pemadam kebakaran dilakukan sekitar pukul 01.33 WIB. Tim pemadam tiba di lokasi dalam waktu kurang lebih delapan menit. Namun, proses pemadaman tidak bisa langsung dilakukan karena aliran listrik belum sepenuhnya diputus.

Salah seorang saksi, M Falhan Arifin, mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Saintek, mengatakan petugas harus menunggu pihak PLN untuk memastikan arus listrik benar-benar aman sebelum memadamkan api.

Setelah listrik dipadamkan secara menyeluruh, api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 10 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Baca Juga:  Prestasi Tak Berbatas: Riau Apresiasi 109 Pelajar Disabilitas Berbakat

Akibat kebakaran tersebut, satu ruangan panel mengalami kerusakan parah. Selain itu, fasilitas lain seperti toilet, pipa air, serta beberapa kaca jendela turut terdampak.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi saat hujan disertai petir. Kondisi atap yang bocor juga diduga memperparah situasi karena air mengenai instalasi listrik.

“Diduga karena korsleting listrik dan adanya kebocoran air. Di lokasi juga terdapat material yang mudah terbakar,” ujar Falhan.(muh)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) KEBARAKAN terjadi di ruang panel Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim pada Sabtu (11/4/2026) dini hari. Peristiwa ini sempat mengejutkan warga kampus, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Insiden tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan kebakaran yang beredar melalui video. Salah seorang mahasiswa akuntansi UIN Suska, Figa Guspianda Axima, mengaku langsung menuju lokasi setelah menerima informasi tersebut.

Karena tempat tinggalnya berada di dekat kampus, ia tiba saat api masih terlihat menyala. Figa menyebut dirinya sempat terkejut dan memastikan langsung kondisi di lapangan setelah mendengar suara mobil pemadam kebakaran.

Setibanya di lokasi, petugas Satuan Pengamanan (Satpam) bersama tim pemadam kebakaran sudah berada di tempat kejadian. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran bermula ketika Satpam yang bertugas melihat aliran listrik di gedung Fakultas Saintek tiba-tiba padam.

Baca Juga:  Polisi Gadungan Gelapkan PS4, Ditangkap Polresta Pekanbaru

Kecurigaan muncul saat terlihat asap dari bagian atas ruangan. Petugas kemudian berupaya memeriksa sumber asap tersebut, namun pintu dalam kondisi terkunci dengan rantai sehingga harus dibobol menggunakan alat.

- Advertisement -

Laporan ke pemadam kebakaran dilakukan sekitar pukul 01.33 WIB. Tim pemadam tiba di lokasi dalam waktu kurang lebih delapan menit. Namun, proses pemadaman tidak bisa langsung dilakukan karena aliran listrik belum sepenuhnya diputus.

Salah seorang saksi, M Falhan Arifin, mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Saintek, mengatakan petugas harus menunggu pihak PLN untuk memastikan arus listrik benar-benar aman sebelum memadamkan api.

- Advertisement -

Setelah listrik dipadamkan secara menyeluruh, api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 10 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Baca Juga:  Prestasi Tak Berbatas: Riau Apresiasi 109 Pelajar Disabilitas Berbakat

Akibat kebakaran tersebut, satu ruangan panel mengalami kerusakan parah. Selain itu, fasilitas lain seperti toilet, pipa air, serta beberapa kaca jendela turut terdampak.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi saat hujan disertai petir. Kondisi atap yang bocor juga diduga memperparah situasi karena air mengenai instalasi listrik.

“Diduga karena korsleting listrik dan adanya kebocoran air. Di lokasi juga terdapat material yang mudah terbakar,” ujar Falhan.(muh)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) KEBARAKAN terjadi di ruang panel Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim pada Sabtu (11/4/2026) dini hari. Peristiwa ini sempat mengejutkan warga kampus, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Insiden tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan kebakaran yang beredar melalui video. Salah seorang mahasiswa akuntansi UIN Suska, Figa Guspianda Axima, mengaku langsung menuju lokasi setelah menerima informasi tersebut.

Karena tempat tinggalnya berada di dekat kampus, ia tiba saat api masih terlihat menyala. Figa menyebut dirinya sempat terkejut dan memastikan langsung kondisi di lapangan setelah mendengar suara mobil pemadam kebakaran.

Setibanya di lokasi, petugas Satuan Pengamanan (Satpam) bersama tim pemadam kebakaran sudah berada di tempat kejadian. Dari informasi yang dihimpun, kebakaran bermula ketika Satpam yang bertugas melihat aliran listrik di gedung Fakultas Saintek tiba-tiba padam.

Baca Juga:  Persoalan Banjir Belum Ada Solusi

Kecurigaan muncul saat terlihat asap dari bagian atas ruangan. Petugas kemudian berupaya memeriksa sumber asap tersebut, namun pintu dalam kondisi terkunci dengan rantai sehingga harus dibobol menggunakan alat.

Laporan ke pemadam kebakaran dilakukan sekitar pukul 01.33 WIB. Tim pemadam tiba di lokasi dalam waktu kurang lebih delapan menit. Namun, proses pemadaman tidak bisa langsung dilakukan karena aliran listrik belum sepenuhnya diputus.

Salah seorang saksi, M Falhan Arifin, mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Saintek, mengatakan petugas harus menunggu pihak PLN untuk memastikan arus listrik benar-benar aman sebelum memadamkan api.

Setelah listrik dipadamkan secara menyeluruh, api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 10 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Baca Juga:  Pusat UMKM di Jalan Arifin Achmad Segera Diresmikan

Akibat kebakaran tersebut, satu ruangan panel mengalami kerusakan parah. Selain itu, fasilitas lain seperti toilet, pipa air, serta beberapa kaca jendela turut terdampak.

Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi saat hujan disertai petir. Kondisi atap yang bocor juga diduga memperparah situasi karena air mengenai instalasi listrik.

“Diduga karena korsleting listrik dan adanya kebocoran air. Di lokasi juga terdapat material yang mudah terbakar,” ujar Falhan.(muh)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari