Jumat, 23 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Bongkar Muat Pasar Pagi Arengka Ganggu Lalu Lintas Jalan Soekarno Hatta

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tumpukan kendaraan angkutan barang setiap pagi kembali menjadi pemandangan rutin di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di kawasan Pasar Pagi Arengka. Area ini kerap dipadati aktivitas bongkar muat yang memakan badan jalan, sehingga membuat arus kendaraan tersendat.

Keluhan datang dari para pengguna jalan yang merasa terganggu karena sebagian badan jalan “dikuasai” mobil-mobil barang serta kendaraan pembeli. Akibatnya, lalu lintas di jalur utama tersebut melambat setiap pagi, terutama di jam sibuk.

Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin turut menyoroti persoalan ini. Ia mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat, khususnya warga Tuah Madani, Binawidya, dan Marpoyan Damai yang hampir setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Stok Oksigen Mencukupi 

“Masyarakat mengeluhkan rentang pukul 07.00 sampai 09.00 WIB, masih banyak pick up dan truk parkir di badan jalan. Ini benar-benar mengganggu arus kendaraan yang sudah padat sejak pagi,” ujar Zainal.

Menurutnya, aktivitas bongkar muat harus segera ditertibkan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak seharusnya dilakukan dengan menghambat pengguna jalan, terutama pada jam sibuk. “Kita tidak bisa melarang orang mencari nafkah, tapi ketertiban umum juga harus dijaga. Atur saja jam bongkar muat atau lokasi parkirnya. Ini memang perlu pembenahan,” tegasnya.

Zainal meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru mencarikan solusi, termasuk berkoordinasi dengan instansi lain yang memiliki kewenangan penertiban.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru Sunarko mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas di kawasan Pasar Pagi Arengka untuk menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan. Dishub juga menyiapkan satu unit mobil derek untuk menindak kendaraan yang melanggar aturan parkir.

Baca Juga:  Meet and Greet di Mal SKA

Selain penderekan, petugas juga akan melakukan penggembosan ban bagi pengendara yang tetap membandel. Sunarko mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan demi kelancaran bersama. “Penertiban ini untuk mengurangi kemacetan dan menciptakan ketertiban di kawasan Pasar Pagi Arengka,” katanya.

Sementara itu, Kasatpol PP Pekanbaru Yuliarso menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub, Disperindag, dan Dinas PUPR. Ia menilai persoalan ketertiban di Pasar Pagi Arengka harus ditangani secara bersama-sama agar hasilnya lebih efektif.

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tumpukan kendaraan angkutan barang setiap pagi kembali menjadi pemandangan rutin di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di kawasan Pasar Pagi Arengka. Area ini kerap dipadati aktivitas bongkar muat yang memakan badan jalan, sehingga membuat arus kendaraan tersendat.

Keluhan datang dari para pengguna jalan yang merasa terganggu karena sebagian badan jalan “dikuasai” mobil-mobil barang serta kendaraan pembeli. Akibatnya, lalu lintas di jalur utama tersebut melambat setiap pagi, terutama di jam sibuk.

Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin turut menyoroti persoalan ini. Ia mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat, khususnya warga Tuah Madani, Binawidya, dan Marpoyan Damai yang hampir setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Stimulus Pajak Bisa Dinikmati hingga September

“Masyarakat mengeluhkan rentang pukul 07.00 sampai 09.00 WIB, masih banyak pick up dan truk parkir di badan jalan. Ini benar-benar mengganggu arus kendaraan yang sudah padat sejak pagi,” ujar Zainal.

Menurutnya, aktivitas bongkar muat harus segera ditertibkan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak seharusnya dilakukan dengan menghambat pengguna jalan, terutama pada jam sibuk. “Kita tidak bisa melarang orang mencari nafkah, tapi ketertiban umum juga harus dijaga. Atur saja jam bongkar muat atau lokasi parkirnya. Ini memang perlu pembenahan,” tegasnya.

- Advertisement -

Zainal meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru mencarikan solusi, termasuk berkoordinasi dengan instansi lain yang memiliki kewenangan penertiban.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru Sunarko mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas di kawasan Pasar Pagi Arengka untuk menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan. Dishub juga menyiapkan satu unit mobil derek untuk menindak kendaraan yang melanggar aturan parkir.

- Advertisement -
Baca Juga:  Sosialisasi Pemanfaatan OA kepada Unsur Pelaksana Administrasi

Selain penderekan, petugas juga akan melakukan penggembosan ban bagi pengendara yang tetap membandel. Sunarko mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan demi kelancaran bersama. “Penertiban ini untuk mengurangi kemacetan dan menciptakan ketertiban di kawasan Pasar Pagi Arengka,” katanya.

Sementara itu, Kasatpol PP Pekanbaru Yuliarso menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub, Disperindag, dan Dinas PUPR. Ia menilai persoalan ketertiban di Pasar Pagi Arengka harus ditangani secara bersama-sama agar hasilnya lebih efektif.

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tumpukan kendaraan angkutan barang setiap pagi kembali menjadi pemandangan rutin di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di kawasan Pasar Pagi Arengka. Area ini kerap dipadati aktivitas bongkar muat yang memakan badan jalan, sehingga membuat arus kendaraan tersendat.

Keluhan datang dari para pengguna jalan yang merasa terganggu karena sebagian badan jalan “dikuasai” mobil-mobil barang serta kendaraan pembeli. Akibatnya, lalu lintas di jalur utama tersebut melambat setiap pagi, terutama di jam sibuk.

Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin turut menyoroti persoalan ini. Ia mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat, khususnya warga Tuah Madani, Binawidya, dan Marpoyan Damai yang hampir setiap hari melintas di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Ketahuan Nongkrong Saat Jam Kerja, 37 ASN Terjaring Razia Satpol PP

“Masyarakat mengeluhkan rentang pukul 07.00 sampai 09.00 WIB, masih banyak pick up dan truk parkir di badan jalan. Ini benar-benar mengganggu arus kendaraan yang sudah padat sejak pagi,” ujar Zainal.

Menurutnya, aktivitas bongkar muat harus segera ditertibkan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak seharusnya dilakukan dengan menghambat pengguna jalan, terutama pada jam sibuk. “Kita tidak bisa melarang orang mencari nafkah, tapi ketertiban umum juga harus dijaga. Atur saja jam bongkar muat atau lokasi parkirnya. Ini memang perlu pembenahan,” tegasnya.

Zainal meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru mencarikan solusi, termasuk berkoordinasi dengan instansi lain yang memiliki kewenangan penertiban.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru Sunarko mengatakan pihaknya telah menyiagakan petugas di kawasan Pasar Pagi Arengka untuk menertibkan kendaraan yang parkir sembarangan. Dishub juga menyiapkan satu unit mobil derek untuk menindak kendaraan yang melanggar aturan parkir.

Baca Juga:  18 Buku Kir Dicabut

Selain penderekan, petugas juga akan melakukan penggembosan ban bagi pengendara yang tetap membandel. Sunarko mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan demi kelancaran bersama. “Penertiban ini untuk mengurangi kemacetan dan menciptakan ketertiban di kawasan Pasar Pagi Arengka,” katanya.

Sementara itu, Kasatpol PP Pekanbaru Yuliarso menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub, Disperindag, dan Dinas PUPR. Ia menilai persoalan ketertiban di Pasar Pagi Arengka harus ditangani secara bersama-sama agar hasilnya lebih efektif.

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari